Category: Uncategorized

  • Catatan Kritis Para Akademisi dalam Rakernis Densus 88: Terorisme Kini Tak Lagi Bergerak dengan Cara Lama

    Catatan Kritis Para Akademisi dalam Rakernis Densus 88: Terorisme Kini Tak Lagi Bergerak dengan Cara Lama

    Jakarta, 20 Mei 2026 — Ancaman terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan terus mengalami perubahan. Jika dahulu ancaman identik dengan organisasi tertutup, doktrin ideologi yang kaku, dan pola rekrutmen konvensional, kini ancaman berkembang lebih cair melalui ruang digital, algoritma, komunitas virtual, hingga kerentanan psikologis generasi muda.

    Perubahan wajah ancaman tersebut menjadi perhatian utama dalam Bedah Buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital” pada rangkaian Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Densus 88 Antiteror Polri Tahun Anggaran 2026, yang dihadiri langsung oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.; Kepala BNPT, Komjen Pol. (Purn.) Eddy Hartono, S.I.K., M.H.; serta Kadensus 88 AT Polri, Irjen Pol. Sentot Prasetyo, S.I.K.

    Forum tersebut menjadi ruang bertemunya perspektif keamanan, psikologi, hukum, teknologi, dan perlindungan anak untuk membaca ancaman terorisme modern yang dinilai bergerak lebih cepat dibanding pola penanganan konvensional.

    Dalam pemaparannya, Wakapolri menegaskan bahwa perubahan ancaman harus direspons dengan perubahan cara berpikir dan strategi pencegahan.

    “Kita sedang menghadapi ancaman yang tidak lagi selalu tumbuh melalui organisasi besar dengan struktur formal, tetapi bergerak melalui ruang digital, algoritma, dan fragmen ideologi yang sulit dipetakan. Negara tidak boleh hanya hadir saat api sudah membesar; pencegahan sosial harus hadir lebih awal, sedangkan penegakan hukum menjadi langkah terakhir yang terukur,” ujar Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo.

    Menurut Wakapolri, mitigasi embrio terorisme tidak dapat hanya mengandalkan penindakan, tetapi harus memperkuat literasi digital, perlindungan anak, dan kemampuan masyarakat membaca risiko sejak dini.

    Sementara itu, Kepala BNPT, Komjen Pol. (Purn.) Eddy Hartono, menegaskan bahwa perubahan ancaman ekstremisme menuntut sinergi nasional yang lebih kuat.

    “Terorisme dan ekstremisme tidak lagi dapat dipandang sebagai persoalan satu institusi. Ancaman ini lintas sektor, lintas ruang, dan lintas generasi. Karena itu, pencegahan harus dibangun melalui kolaborasi antara aparat keamanan, dunia pendidikan, keluarga, komunitas, hingga platform digital,” ujar Kepala BNPT.

    Ia menilai pendekatan preventif menjadi penting agar negara mampu membangun ketahanan masyarakat sebelum ancaman berkembang menjadi tindakan nyata.

    Di sisi lain, Kadensus 88 AT Polri, Irjen Pol. Sentot Prasetyo, menekankan bahwa Densus 88 terus memperkuat strategi penanggulangan yang lebih adaptif seiring perubahan pola ancaman.

    “Kami melihat langsung bagaimana pola ekstremisme berubah. Ancaman kini lebih cair, lebih personal, dan sering kali berawal dari paparan digital yang tidak terdeteksi. Karena itu, pendekatan penanggulangan harus semakin berbasis pencegahan, asesmen risiko, dan perlindungan kelompok rentan,” kata Irjen Pol. Sentot Prasetyo.

    Ia juga menggarisbawahi pentingnya penguatan deteksi dini terhadap kerentanan anak dan remaja yang menjadi kelompok paling rentan terhadap paparan ekstremisme digital.

    Dalam forum tersebut, para akademisi memberikan apresiasi terhadap substansi buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital”, sekaligus menyampaikan sejumlah catatan kritis agar strategi pencegahan ekstremisme lebih adaptif, berbasis bukti ilmiah, dan tetap menjunjung prinsip perlindungan masyarakat.

    Radikalisasi di Era Digital Tidak Lagi Selalu Bertahap

    Psikolog forensik Dr. Zora Arfina Sukabdi menilai buku tersebut memperkaya teori counter-terrorism yang selama ini digunakan. Menurutnya, proses radikalisasi di era digital tidak selalu berlangsung bertahap sebagaimana teori klasik, tetapi dapat mengalami lompatan cepat akibat intensitas paparan digital.

    Ia menyoroti kerentanan generasi muda yang mengalami alienasi sosial, perasaan tidak terlihat (invisible), hingga kehilangan makna, yang dapat menjadi pintu masuk narasi ekstrem.

    Ekstremisme Modern Kini Dibentuk oleh Algoritma dan Identitas Digital

    Guru Besar hukum pidana Prof. Harkristuti Harkrisnowo, S.H., M.A., Ph.D. menilai kelompok ekstrem modern tidak lagi sekadar membangun propaganda, tetapi juga pengalaman emosional, identitas kelompok, dan keterikatan psikologis yang menarik bagi generasi digital.

    Ia mengingatkan agar strategi penanggulangan tetap berpijak pada hak asasi manusia dan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy).

    Luka Psikologis Bisa Menjadi Pintu Masuk Radikalisasi

    Psikolog forensik Dra. Adityana Kasandra Putranto menyoroti bahwa akar kerentanan terhadap radikalisasi sering kali bukan hanya konten ekstrem, tetapi riwayat perundungan, krisis identitas, hingga keterasingan sosial yang tidak tertangani.

    Menurutnya, intervensi perlu mencakup pendekatan klinis dan penguatan kesehatan mental, bukan hanya kontra-radikalisasi.

    AI dan Analisis Data Didorong Jadi Instrumen Deteksi Dini

    Pakar analisis data Dr. Ismail Fahmi menekankan perlunya kolaborasi antara aparat dan komunitas riset untuk membangun sistem deteksi dini berbasis kecerdasan buatan, guna mengenali anomali perilaku digital sebelum berkembang menjadi ancaman.

    Meski berasal dari disiplin berbeda, para akademisi menyampaikan satu benang merah yang sama: terorisme modern tidak lagi dapat dipahami dengan pola lama.

    Ancaman kini bergerak melalui ruang digital, dipengaruhi algoritma, kondisi psikologis, budaya visual, hingga dinamika sosial yang semakin kompleks. Karena itu, penanganannya membutuhkan sinergi psikologi, pendidikan, hukum, teknologi, perlindungan anak, dan masyarakat.

    Rakernis Densus 88 AT Polri Tahun Anggaran 2026 menjadi momentum memperkuat strategi penanggulangan terorisme yang lebih prediktif, preventif, dan berbasis ilmu pengetahuan, sejalan dengan arah Transformasi Polri dalam menjaga keamanan nasional menghadapi perubahan ancaman global.

    Karena ancaman yang berubah menuntut cara memahami dan mencegahnya ikut berubah.

  • Kapolri Buka Judo Cup: Tanamkan Nilai Sportivitas hingga Persiapkan SDM Tangguh

    Kapolri Buka Judo Cup: Tanamkan Nilai Sportivitas hingga Persiapkan SDM Tangguh

    JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri pembukaan ‘Judo Kapolri Cup 2026’ di Gor Segiri, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Ia menekankan untuk mengutamakan nilai sportivitas dalam pelaksanaannya.

    Sigit menjelaskan, kejuaraan judo ini juga dibuka untuk kategori umum. Menurut Sigit, kegiatan ini diharapkan bisa membuka kesempatan untuk melahirkan atlet-atlet talenta baru.

    “Tentunya harapan kita selain kita
    mendapatkan talenta-talenta baru yang kemudian bisa dipersiapkan untuk mendukung program-program yang terkait dengan event-event kejuaraan Judo, baik nasional maupun internasional untuk terus menjaga dan mengelola, dan juga mendapatkan
    atlet-atlet baru,” kata Sigit, Senin (18/5/2026).

    Di sisi lain, Sigit berharap, kegiatan ini juga bisa mendorong masyarakat yang memiliki UMKM untuk bisa juga dikolaborasikan. Sehingga kemudian ini menjadi satu kegiatan yang tentunya bermanfaat bagi semua lapisan unsur warga.

    “Jadi tentunya ini adalah bentuk dari kolaborasi dari Polri dengan PJSI (Persatuan Judo Seluruh Indonesia) dan juga masyarakat dan pemerintah daerah untuk mendukung program-program olahraga agar semua yang dilakukan ini tentunya ke depan akan terus kita laksanakan untuk bisa memilih atlet-atlet yang baik,” ujar Sigit.

    Selain meningkatkan perekonomian di wilayah, Sigit menuturkan bahwa kegiatan ini bisa dijadikan bekal untuk menciptakan sumber daya manusia (sdm) yang tangguh dalam menghadapi segala bentuk tantangan.

    “Di satu sisi juga menghidupkan ekonomi daerah, dan juga kita menanamkan nilai-nilai disiplin, nilai-nilai semangat, nilai-nilai sportivitas, nilai-nilai fair play, dan tentunya ini menjadi penting untuk bekal bagi generasi-generasi kita dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Dan kita harus mempersiapkan SDM-SDM yang tangguh,” tutup Sigit.

  • Polisi Amankan Pria Diduga Curi Barang dari Mobil Box SAP Express di Cilincing

    Polisi Amankan Pria Diduga Curi Barang dari Mobil Box SAP Express di Cilincing

    Jakarta – Polisi menangkap seorang pria berinisial RS alias B terkait dugaan pencurian barang dari dalam mobil box SAP Express Courier di Jembatan Rusun Cilincing, Jalan Akses Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Aksi tersebut sebelumnya viral di media sosial.

    Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, mobil box melintas di lokasi dan terjebak kemacetan.

    “Peristiwa ini berawal dari video viral di media sosial. Setelah menerima informasi tersebut, jajaran Polsek Cilincing langsung melakukan pengecekan ke TKP dan menindaklanjuti dugaan pencurian tersebut,” Dalam keterangannya, Pada Senin (18/5/2026).

    Dalam video yang beredar, terlihat dua pria diduga mengambil barang dari dalam mobil box. Barang yang diambil berupa satu kotak mainan blok susun DIY merek Laiyinl.

    Kombes Pol Erick mengatakan Tim Opsnal Reskrim Polsek Cilincing yang dipimpin AKP M Fauzan Yonnadi kemudian melakukan cek TKP pada Kamis (14/5) sekitar pukul 02.50 WIB. Polisi juga mencari saksi, korban, serta mengamankan barang bukti.

    Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan satu orang pelaku berinisial RS alias B. Pelaku bersama barang bukti selanjutnya dibawa ke Polsek Cilincing untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    “Untuk sementara satu orang terduga pelaku sudah diamankan. Kami masih melakukan pengembangan untuk mencari satu pelaku lainnya serta menelusuri kemungkinan barang bukti lain,” katanya.

    Kombes Erick mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menjadi korban atau mengetahui adanya tindak pidana di lingkungan sekitar.

    “Masyarakat jangan ragu melapor. Setiap informasi dan laporan akan kami tindaklanjuti. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat juga dapat menghubungi Call Center Polri 110 atau kantor polisi terdekat,” pungkasnya.

  • Resmikan Asrama dan Sarpras Polda Kaltim, Kapolri: Berikan Pengabdian Terbaik untuk Masyarakat

    Resmikan Asrama dan Sarpras Polda Kaltim, Kapolri: Berikan Pengabdian Terbaik untuk Masyarakat

    Kaltim – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan asrama polisi (aspol) Tunggal Panaluan Presisi dan sarana prasaran Polda Kalimantan Timur (Kaltim) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

    Peresmian tersebut di antaranya meliputi, asrama polisi, rumah sakit Bhayangkara tingkat IV, rumah susun Sepaku Polres Penajam Paser Utara dan gedung kantor serta fasum di KM 13 Karang Joan Balikpapan.

    “Pertama tentunya saya hari ini sangat senang mendapatkan kesempatan untuk meresmikan kegiatan, meresmikan beberapa fasilitas. Yang pertama adalah fasilitas untuk anggota yaitu Asrama Tunggal Panaluan yang tadi dilaporkan nanti akan ditempati oleh perwira, kemudian bintara, dan juga ada anggota yang masih
    bujang,” kata Sigit, Senin (18/5/2026).

    Sigit menyatakan dengan pembangunan aspol Tunggal Panaluan Presisi, diharapkan bisa semakin meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

    “Dan ini tentunya harapan kita, ini bisa meningkatkan motivasi bagi seluruh anggota yang bertugas, sehingga bisa memberikan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat,” ujar Sigit.

    Lebih dalam, Sigit juga menekankan pembangunan sejumlah sarana dan prasarana Polda Kaltim bisa semakin menguatkan pelayanan serta tugas pokok dari jajaran kepolisian dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

    “Dimana fasilitas satker yang dibangun ini berada
    kurang lebih 30 menit ya dari IKN. Sehingga harapan kita, selain bisa melayani masyarakat di sekitar, di sisi lain juga apabila ada kegiatan-kegiatan yang membutuhkan kehadiran Polri di IKN, ini pun bisa terjangkau. Saya tentunya berterima kasih juga kepada Pak Gubernur yang sudah mendukung dengan dana hibahnya, sehingga kemudian kerja sama antara kami dan didukung oleh pembangunan yang didukung oleh dana hibah ini bisa terbangun fasilitas kepolisian,” ucap Sigit.

    Oleh karena itu, Sigit mengingatkan kepada seluruh jajaran untuk terus semangat dalam memberikan pelayanan operasional kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia juga mengapresiasi sinergisitas dan kolaborasi seluruh Forkopimda.

    “Dan tentunya kita juga yakin bahwa dengan kondisi stabilitas keamanan yang terus terjaga, maka harapan kita program-program yang terkait
    dengan pembangunan baik oleh pemerintah daerah di tingkat kabupaten, di tingkat provinsi, maupun pusat yang dilaksanakan di sini juga akan berjalan dengan aman, lancar, dan baik,” papar Sigit.

    Dengan adanya pembangunan aspol dan sarpras ini, Sigit menegaskan agar semua personel bisa semakin termotivasi untuk memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat.

    “Sekali lagi terima kasih dan saya minta untuk seluruh anggota terus tingkatkan motivasi, tingkatkan semangat rekan-rekan dalam bekerja memberikan pengabdian
    yang terbaik untuk masyarakat,” tutup Sigit.

  • SATRESNARKOBA POLRES METRO DEPOK BERKOMITMEN TEKAN PEREDARAN OBAT DAFTAR G

    SATRESNARKOBA POLRES METRO DEPOK BERKOMITMEN TEKAN PEREDARAN OBAT DAFTAR G

    Depok – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Depok kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran obat daftar G di wilayah Kota Depok. Dalam pengungkapan kasus periode April hingga 18 Mei 2026, Satresnarkoba Polres Metro Depok berhasil mengamankan sebanyak 41 pelaku dari 28 lokasi berbeda yang tersebar di wilayah hukum Polres Metro Depok.

    Dari hasil operasi tersebut, petugas turut menyita barang bukti sebanyak 12.314 butir obat daftar G yang diduga diperjualbelikan secara ilegal tanpa izin dan tanpa resep dokter.

    Kasat Resnarkoba Polres Metro Depok, Kompol Yefta Aruan, dalam keterangannya menegaskan bahwa pihaknya serius dan berkomitmen untuk memberantas peredaran obat daftar G yang dinilai sangat meresahkan masyarakat, khususnya kalangan remaja.

    “Satresnarkoba Polres Metro Depok berkomitmen untuk terus menekan dan memberantas peredaran obat daftar G di wilayah Kota Depok. Kami akan melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku yang memperjualbelikan obat-obatan tersebut secara ilegal,” ujar Kompol Yefta Aruan.

    Ia menjelaskan, pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres Metro Depok dalam menjaga situasi kamtibmas serta melindungi generasi muda dari penyalahgunaan obat-obatan berbahaya.

    Selain penindakan hukum, Satresnarkoba Polres Metro Depok juga terus mengedepankan langkah preventif melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya penyalahgunaan obat daftar G.

    Polres Metro Depok mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba maupun obat-obatan terlarang di lingkungan sekitar.

  • Jakarta Bhayangkara Presisi Juara AVC Men’s Club Championship 2026

    Jakarta Bhayangkara Presisi Juara AVC Men’s Club Championship 2026

    Pontianak — Tim bola voli putra Indonesia, Jakarta Bhayangkara Presisi, berhasil menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara AVC Men’s Club Championship 2026 usai memenangkan partai final yang berlangsung di Pontianak, Minggu (17/5/2026).

    Pada laga final melawan klub Foolad Sirjan Iranian tersebut, Bhayangkara Presisi tampil solid sejak awal pertandingan. Permainan disiplin, pertahanan rapat, serta serangan yang efektif membuat wakil Indonesia mampu mengatasi perlawanan lawannya dan memastikan gelar juara Asia.

    Kemenangan ini sekaligus menjadi pencapaian penting bagi voli Indonesia di level antarklub Asia. Sepanjang turnamen, Bhayangkara Presisi tampil konsisten dan mampu bersaing menghadapi klub-klub kuat dari berbagai negara Asia.

    Kapolda Kalimantan Barat selaku Ketua PBV Polri sekaligus Manajer Jakarta Bhayangkara Presisi. Irjen Pol. Pipit Rismanto menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh pemain, pelatih, dan official yang telah membawa nama Indonesia meraih prestasi di tingkat Asia.

    “Prestasi ini bukan hanya milik Bhayangkara Presisi, tetapi menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia. Kami ingin menunjukkan kepada Asia bahwa Indonesia mampu bersaing, bahkan menjadi yang terbaik. Kemenangan ini adalah hasil kerja keras seluruh tim, pelatih, official, dukungan Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat Indonesia,” ujar Pipit.

    Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi perkembangan olahraga voli nasional dan mendorong lahirnya atlet-atlet muda berprestasi.

    “Bhayangkara Presisi hadir bukan sekadar bertanding, tetapi membawa nama besar Indonesia. Semoga kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan voli Indonesia di panggung dunia,” tambahnya.

    Keberhasilan Bhayangkara Presisi menjuarai AVC Men’s Club Championship 2026 juga membuka peluang bagi klub Indonesia untuk tampil lebih kompetitif pada level internasional di masa mendatang.

  • Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 Resmi Bergulir di GOR Segiri Samarinda

    Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 Resmi Bergulir di GOR Segiri Samarinda

    Samarinda – Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 resmi dimulai di GOR Segiri Samarinda pada Minggu (17/5/2026). Ajang bergengsi tersebut diikuti para atlet judo dari seluruh Polda jajaran yang siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka di atas matras dalam persaingan yang ketat dan sportif.

    Pelaksanaan kejuaraan mempertandingkan sejumlah kategori, yakni kategori putra, kategori putri, serta kategori beregu campuran. Atmosfer kompetisi tampak begitu semarak sejak pagi hari dengan hadirnya para atlet, official, dan pendukung yang memadati arena pertandingan.

    Pada kategori putra, pertandingan digelar di kelas -60 kilogram, 60-66 kilogram, 66-73 kilogram, 73-81 kilogram, 81-90 kilogram, serta kelas +90 kilogram. Sementara untuk kategori putri mempertandingkan kelas -52 kilogram, 52-57 kilogram, 57-63 kilogram, 63-70 kilogram, 70-78 kilogram, dan kelas +78 kilogram.

    Adapun kategori beregu campuran terdiri dari kelas -57 kilogram (48, 52, 57), -73 kilogram (55, 60, 66, 73), -70 kilogram (57, 63, 70), -90 kilogram (73, 81, 90), +70 kilogram (70, 78, +78), dan +90 kilogram (90, 100, +100).

    Kabid Humas Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc. menjelaskan, pada hari pertama pelaksanaan kejuaraan akan digelar babak penyisihan untuk kategori putra dan putri. Selanjutnya, pada sore hari akan dilaksanakan proses timbang badan bagi atlet yang akan bertanding pada kategori beregu campuran.

    “Untuk hari ini dilaksanakan babak penyisihan kategori putra dan putri. Kemudian sore nanti akan dilaksanakan timbang badan untuk kategori beregu campuran,” ujar Kombes Pol Yuliyanto.

    Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, namun juga mampu mempererat silaturahmi antar atlet serta menjadi wadah pembinaan atlet judo berprestasi di tingkat nasional.

  • POLDA METRO JAYA MENGGAGALKAN PEREDARAN 32 KG SABU ASAL MALAYSIA

    POLDA METRO JAYA MENGGAGALKAN PEREDARAN 32 KG SABU ASAL MALAYSIA

    Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melalui subdit 3 yang dipimpin AKBP. Ade Candra, S.I.K, M.Si. berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat bruto 32.044 gram atau 32 kilogram yang diduga berasal dari jaringan Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pelaku berinisial V.AR. (32). pada Sabtu (9/5/2026) sore.

    Penangkapan bermula dari informasi masyarakat terkait aktivitas peredaran narkotika di wilayah Jalan Kirana Legacy, Cilincing, Jakarta Utara. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi berhasil mengamankan V.AR. (32). beserta dua bungkus besar sabu yang dibalut lakban cokelat dengan berat bruto mencapai 2.169 gram.

    Dari hasil interogasi awal, petugas kemudian melakukan pengembangan ke sebuah apartemen diwilayah Kabupaten Bekasi. Di lokasi kedua tersebut, polisi kembali menemukan 28 bungkus besar sabu dengan total berat bruto sekitar 29,7 kilogram, serta sejumlah barang bukti lain berupa timbangan manual, cutter, tas besar, dan telepon genggam.

    Berdasarkan pemeriksaan sementara, pelaku mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang yang berada di Malaysia. Polisi menduga sabu tersebut merupakan bagian dari jaringan peredaran narkotika internasional yang beroperasi lintas negara.

    Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP. Ade Candra mengatakan “Polda Metro Jaya kembali menggagallkan peredaran Narkoba jaringan Internasional jenis Sabu dengan barang bukti sebanyak kurang lebih 30 kilogram dan satu orang tersangka berinisial V.AR. (32), untuk tersangka dan barang bukti ini kami amankan disalahsatu apartemen Sayana diwilyah Bekasi dan asal barang bukti Sabu ini dari Malaysia dan akan diedarkan diwilayah Jakarta dan sekitarnya”.

    untuk selanjutnya seluruh barang bukti dan juga tersangka telah diamankan di kantor Ditresnarkoba guna kepentingan penyidikan lebih lanjut

  • Tim 3P Polres Metro Jaksel Amankan 9 Pemuda Diduga Hendak Tawuran di Radio Dalam

    Jakarta – Tim Patroli Perintis Presisi (3P) Polres Metro Jakarta Selatan mengamankan sembilan pemuda yang diduga hendak melakukan penyerangan di kawasan Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (17/5/2026) dini hari.

    Para pemuda itu diamankan saat Tim 3P melaksanakan patroli di Jalan Radio Dalam Raya, tepatnya di sekitar Kimia Farma. Lokasi tersebut diketahui menjadi salah satu titik rawan terjadinya tawuran pada waktu dini hari hingga menjelang pagi.

    Saat patroli berlangsung sekitar pukul 04.00 WIB, petugas melihat rombongan sepeda motor yang berboncengan tiga dan mencurigakan. Tim kemudian melakukan pengejaran, pemeriksaan, serta pendataan terhadap para pemuda tersebut.

    Dari hasil pemeriksaan, polisi mengamankan sembilan pemuda, delapan unit telepon genggam, dan empat unit sepeda motor. Berdasarkan hasil pendataan awal, mereka diketahui berasal dari aliansi “Mabadboys” dan “gold3n.circlee” yang diduga akan melakukan penyerangan ke kawasan Radio Dalam. Meski begitu, petugas tidak menemukan barang bukti senjata tajam.

    Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan mengatakan patroli dini hari terus ditingkatkan untuk mengantisipasi tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan. Menurutnya, kehadiran polisi di titik rawan menjadi langkah pencegahan agar gangguan kamtibmas tidak terjadi.

    “Patroli ini kami intensifkan terutama pada jam-jam rawan. Tujuannya untuk mencegah tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

    Selain di Radio Dalam, Tim 3P juga menyisir sejumlah titik rawan lainnya, seperti Jalan Kemuning Raya, Kolong Rawajati, Traffic Light Pancoran, Jalan Galunggung, Jalan Satrio, hingga kawasan ITC Fatmawati. Petugas juga memberikan imbauan kepada pemuda yang masih berkumpul hingga larut malam agar kembali ke rumah masing-masing.

    Sembilan pemuda yang diamankan kemudian diserahkan ke Polsek Kebayoran Baru untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut. Polres Metro Jakarta Selatan mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan potensi tawuran, balap liar, maupun gangguan kamtibmas lainnya melalui layanan Call Center Polri 110.

  • Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Amankan Peresmian Gereja di Kiwirok, Wujudkan Ibadah Aman dan Penuh Kedamaian

    Pegunungan Bintang – Personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan pengamanan kegiatan peresmian Gereja Injil Indonesia di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Jumat (15/05/2026).

    Kegiatan pengamanan dipimpin oleh Danpos Kiwirok, IPTU Enabel Julian K., S.Pd., dengan melibatkan 14 personel Satgas Tindak Ops Damai Cartenz 2026. Kehadiran aparat bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan ibadah dan peresmian gereja berjalan aman, tertib, dan penuh khidmat.

    Sejak pagi hari, personel telah bersiaga di sekitar lokasi guna memberikan rasa aman kepada masyarakat yang hadir mengikuti kegiatan keagamaan tersebut. Selain melakukan pengamanan, personel juga menjalin komunikasi humanis dengan tokoh agama dan masyarakat setempat sebagai bentuk pendekatan persuasif yang terus dikedepankan dalam pelaksanaan tugas di Papua.

    Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif. Masyarakat terlihat antusias dan merasa tenang dengan kehadiran aparat keamanan yang turut membantu menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari komitmen aparat dalam menjamin kebebasan masyarakat menjalankan ibadah dengan aman dan damai.

    “Kehadiran personel dalam kegiatan keagamaan bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat agar dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan penuh sukacita. Kami terus mengedepankan pendekatan humanis dan penuh rasa hormat terhadap nilai-nilai keagamaan serta budaya masyarakat Papua,” ujar Ka Ops Damai Cartenz 2026.

    Ia juga menegaskan bahwa stabilitas keamanan di Papua harus dibangun melalui kerja sama, toleransi, dan semangat persaudaraan antar seluruh elemen masyarakat.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. mengatakan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat akan terus dilakukan secara profesional dan persuasif guna menciptakan situasi yang kondusif.

    “Kami ingin masyarakat merasakan bahwa aparat hadir sebagai pelindung dan pengayom. Melalui pendekatan dialogis dan humanis, kami berharap hubungan baik antara aparat dan masyarakat dapat terus terjalin demi terciptanya Papua yang aman dan damai,” ungkapnya.

    Kegiatan pengamanan peresmian gereja di Kiwirok ini menjadi bagian dari upaya Operasi Damai Cartenz 2026 dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat keharmonisan dan toleransi di tengah masyarakat Papua.