Category: Uncategorized

  • Operasi Keselamatan Jaya 2026 Dimulai, Polda Metro Jaya Sentuh Pelajar

    Operasi Keselamatan Jaya 2026 Dimulai, Polda Metro Jaya Sentuh Pelajar

    Jakarta – Satgas Preemtif Polda Metro Jaya mengawali Operasi Keselamatan Jaya 2026 dengan pendekatan edukatif dan humanis pada Senin, 2 Februari 2026. Sejak pukul 07.00 WIB, petugas menyasar lingkungan pendidikan dan ruang publik, mulai dari SMA Negeri 91 Jakarta hingga Stasiun Juanda.

    Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin menjelaskan bahwa pelaksanaan Operasi Keselamatan Jaya 2026 difokuskan pada kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sebagai langkah awal membangun kesadaran serta kepatuhan berlalu lintas.

    “Pendekatan humanis dan komunikatif kami terapkan untuk memperkuat pemahaman keselamatan di jalan raya. Pelajar, pengguna transportasi publik, serta masyarakat umum kami berikan edukasi langsung mengenai pentingnya perilaku tertib berlalu lintas guna menekan risiko kecelakaan,” ujarnya.

    Menurut Kombes Pol Komarudin, keselamatan berlalu lintas tidak dapat terwujud tanpa keterlibatan aktif masyarakat, termasuk pelajar sebagai generasi muda. Karena itu, edukasi yang menyasar lingkungan sekolah dan ruang publik dinilai efektif untuk menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

    “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Edukasi di sekolah dan area publik menjadi upaya strategis untuk membangun budaya tertib berlalu lintas,” ujarnya.

    Operasi Keselamatan Jaya 2026 akan berlangsung hingga pertengahan Februari dan digelar di sejumlah titik strategis dengan menyasar pelajar, pengguna transportasi publik, serta masyarakat umum. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

  • Polres Metro Depok Laksanakan Apel Operasi Keselamatan Jaya 2026

    Depok – Polres Metro Depok melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Jaya 2026 sebagai tanda dimulainya pelaksanaan operasi lalu lintas yang bertujuan meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

    Apel tersebut dipimpin oleh Kabag Ops Polres Metro Depok AKBP Maulana Jali Karepesina dan diikuti oleh para Pejabat Utama (PJU) serta seluruh personel Polres Metro Depok. Kegiatan apel juga dihadiri oleh perwakilan TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan, sebagai wujud sinergitas lintas sektoral dalam mendukung keberhasilan operasi.

    Rangkaian apel ditandai dengan penyematan pita biru kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya Operasi Keselamatan Jaya 2026.

    Operasi Keselamatan Jaya 2026 dilaksanakan selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026, dan berlangsung secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya.

    Tujuan utama operasi ini adalah meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, serta menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan, dan fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. Operasi ini tidak dimaksudkan untuk mencari-cari kesalahan pengguna jalan, melainkan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

    Sasaran operasi difokuskan pada pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Dalam pelaksanaannya, operasi mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, dan represif secara proporsional.

    Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dilakukan secara berkelanjutan, dengan meningkatkan kehadiran personel di titik-titik rawan kecelakaan dan kemacetan. Penegakan hukum dilaksanakan secara profesional dengan memaksimalkan ETLE statis, ETLE mobile, serta drone patrol presisi, yang disertai dengan penindakan manual secara selektif dan humanis.

    Operasi Keselamatan Jaya 2026 merupakan bagian dari implementasi program prioritas Polda Metro Jaya “Jaga Jakarta”, yang meliputi Jaga Lingkungan, Jaga Warga, Jaga Aturan, dan Jaga Amanah. Keempat pilar tersebut menjadi pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

  • Polda Metro Jaya Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026, Libatkan 2.939 Personel

    Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Jaya 2026 di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Senin (2/2/2026). Apel ini menandai dimulainya operasi kewilayahan bidang lalu lintas menjelang Ramadhan, yang melibatkan unsur TNI, Pemprov DKI Jakarta, serta pemangku kepentingan terkait.

    Operasi Keselamatan Jaya 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan 2.939 personel gabungan. Rinciannya terdiri dari Satgas Polda Metro Jaya 1.086 personel, Satgas Res jajaran 1.713 personel, unsur TNI 80 personel, serta Satpol PP dan Dinas Perhubungan 60 personel.

    Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono mengatakan operasi ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara humanis. “Operasi ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi membangun budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.

    Sasaran operasi meliputi pelanggaran berisiko tinggi seperti melawan arus, melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, tidak memakai helm, penggunaan knalpot tidak sesuai ketentuan, serta TNKB tidak sesuai peruntukan. Penindakan dilakukan melalui ETLE statis dan mobile, patroli drone Presisi, serta penindakan manual di lapangan.

    “Keberhasilan operasi tidak diukur dari banyaknya penindakan, melainkan kemampuan menekan pelanggaran dan korban kecelakaan. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu tertib dan mengutamakan keselamatan,” tutupnya.

  • Operasi Pekat Jaya 2026, Brimob–Samapta Gagalkan Balap Liar dan Tawuran di Jaktim

    Jakarta — Patroli gabungan Brimob dan Samapta Polda Metro Jaya menggagalkan aksi balap liar serta potensi tawuran dalam Operasi Pekat Jaya 2026 di Jakarta Timur, Sabtu dini hari (31/1/2026).

    Patroli menyasar sejumlah titik rawan, antara lain Jatinegara, Pulogadung, Cakung, Cawang, Matraman, Kebon Pala, Pisangan Baru, Jalan Pemuda, dan Jalan I Gusti Ngurah Rai. Petugas membubarkan balap liar di Jalan Pemuda dan mengamankan kendaraan untuk diserahkan ke Polsek Pulogadung. Sementara di wilayah Pisangan Baru, polisi menggagalkan potensi tawuran dengan mengamankan sejumlah senjata tajam yang diserahkan ke Pos Polisi Kebon Sereh.

    Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan Operasi Pekat Jaya 2026 dilaksanakan secara intensif untuk menekan balap liar, tawuran, dan kejahatan jalanan. “Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.

    Hingga patroli berakhir, situasi wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur terpantau aman dan kondusif.

  • Bersihkan Rumah Allah Pascabanjir, Polri dan Warga Bener Meriah Gotong Royong Siapkan Meunasah Sambut Ramadan

    Bener Meriah — Pasca bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bener Meriah, kepedulian Polri terhadap pemulihan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan.

    Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Polri bersama masyarakat bergotong royong membersihkan rumah ibadah agar kembali layak digunakan untuk beribadah.

    Polres Bener Meriah bersama personel Brimob Polda Aceh yang tergabung dalam BKO, berkolaborasi dengan masyarakat melaksanakan bakti sosial pascabanjir di Meunasah Al Taqwa, Kampung Lampahan Timur, Kabupaten Bener Meriah. Jumat, (30/1/2026).

    Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan lumpur, sampah, serta normalisasi area meunasah yang terdampak banjir sekaligus memastikan sarana ibadah dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman, khususnya untuk menyambut Bulan suci Ramadhan.

    Kabag SDM Polres Bener Meriah, AKP Yulizan, mengatakan bahwa bakti sosial tersebut untuk mempercepat pemulihan kehidupan warga.
    “Hari ini Polres Bener Meriah bersama personel Brimob Polda Aceh dan masyarakat melaksanakan kerja bakti membersihkan Meunasah Al Taqwa, Harapannya meunasah ini dapat kembali digunakan untuk beribadah, terutama menyambut ibadah tarawih di bulan suci Ramadan nanti,” ujar AKP Yulizan.

    Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Meunasah Al Taqwa Lampahan Timur, Tengku Rizal Pahlevi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian dan bantuan yang diberikan Polri. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Aceh, Bapak Kapolres Bener Meriah, serta Satuan Brimob Polda Aceh yang telah membantu membersihkan dan menormalisasikan kembali meunasah kami. Insyaallah, menjelang Ramadan, meunasah ini sudah bisa digunakan kembali oleh masyarakat,” ungkapnya.

    Ungkapan syukur juga disampaikan oleh warga setempat yang merasakan langsung manfaat dari kegiatan tersebut. Salah seorang warga dan jamaah Meunasah Al Taqwa, Abdul Rahman (47), mengaku terharu atas kepedulian Polri.
    “Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Meunasah ini sempat penuh lumpur akibat banjir. Dengan bantuan Bapak-bapak Polisi, sekarang sudah bersih dan bisa kami persiapkan untuk ibadah Ramadan. Semoga menjadi amal ibadah bagi semuanya,” tuturnya.

    Melalui kegiatan bakti sosial Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan mengabdi kepada masyarakat, menjaga sinergi, serta membantu memulihkan kehidupan sosial dan keagamaan warga, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan yang penuh berkah.

  • Sat Reskrim Polres Metro Bekasi Ungkap Kasus Penculikan Anak di Tambun Selatan, Pelaku Diamankan di Bandung

    Kabupaten Bekasi – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Metro Bekasi melalui Unit Jatanras berhasil mengungkap kasus penculikan anak yang terjadi di wilayah Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Pelaku berinisial M.A.R. alias L berhasil diamankan bersama korban dalam kondisi selamat.

    Kasus penculikan tersebut dilaporkan pada tanggal 26 Januari 2026. Pelapor berinisial M merupakan ibu kandung korban yang masih berusia anak.

    Peristiwa penculikan terjadi pada Minggu, 25 Januari 2026, di Jalan Pahlawan Raya Blok No.7, Desa Setiamekar. Saat itu, korban berinisial M.A.A. diminta keluarga untuk membeli gas LPG di warung dekat rumah. Namun setelah pergi, korban tidak kunjung kembali ke rumah.

    Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir terlihat bersama seorang pria yang mengenakan atribut ojek online dan mengendarai sepeda motor. Pelaku diduga memaksa korban ikut dengannya dengan cara menakut-nakuti korban menggunakan senjata tajam jenis belati yang disimpan di dashboard sepeda motor.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Jatanras Sat Reskrim Polres Metro Bekasi bergerak cepat melakukan penyelidikan. Dari hasil analisa dan pelacakan, diketahui pelaku berada di wilayah Kabupaten Bandung. Pada Kamis, 29 Januari 2026, tim melakukan pengejaran hingga ke Terminal Leuwipanjang.

    Petugas kemudian menghentikan sebuah bus antarkota jurusan Bandung–Merak di kawasan Babakan Ciparay, Kota Bandung, dan berhasil mengamankan pelaku bersama korban di dalam bus tersebut. Selanjutnya, pelaku dan korban dibawa ke Polres Metro Bekasi untuk proses hukum lebih lanjut.

    Dari hasil pemeriksaan, motif pelaku melakukan penculikan adalah untuk mengancam orang tua korban agar mau kembali menjalin hubungan asmara dengan pelaku. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 450 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun dan dapat diperberat hingga 15 tahun karena korban merupakan anak di bawah umur.

    Keberhasilan pengungkapan kasus ini mendapat apresiasi langsung dari orang tua korban. Dengan penuh haru, ibu korban menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran Polres Metro Bekasi.

    “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polres Metro Bekasi, khususnya Sat Reskrim dan Unit Jatanras, yang telah bekerja cepat dan profesional hingga anak saya bisa kembali dengan selamat. Kami sekeluarga sangat bersyukur dan berharap pelaku diproses sesuai hukum,” ujar orang tua korban.

    Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk kejahatan terhadap anak dan akan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku. Hal senada disampaikan Kasat Reskrim dalam hal ini diwakili Wakasat Reskrim AKP Perida, yang memastikan penyidikan dilakukan secara profesional dan transparan.

    Sebagai bentuk komitmen Polres Metro Bekasi dalam memberikan ruang pengaduan langsung kepada masyarakat, Kapolres Metro Bekasi juga terus mengajak warga memanfaatkan layanan CLBK (Curhat Langsung ke Bunda Kapolres Metro Bekasi).

    Melalui program CLBK, masyarakat dapat menyampaikan keluhan, masukan, maupun informasi secara langsung demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Bekasi.

    📲 WhatsApp Bunda Kapolres Metro Bekasi: 0813-8399-0086
    ☎️ Call Center Polres Metro Bekasi: 110

  • Pada hari Sabtu, 31 Januari 2026, Kepolisian Resor Metro Depok turut ambil bagian dalam kegiatan Jalan Santai yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-100 Tahun Masehi Nahdlatul Ulama (NU).

    Kapolres Metro Depok hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap peringatan satu abad Nahdlatul Ulama, organisasi keagamaan yang telah memberikan kontribusi besar bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Kehadiran Kapolres sekaligus menunjukkan komitmen Polri dalam menjalin sinergi dengan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan guna menjaga persatuan, kerukunan, serta stabilitas keamanan di wilayah Kota Depok.

    Kegiatan jalan santai diawali dengan apel singkat dan sambutan dari panitia serta para tokoh yang hadir. Dalam suasana yang penuh keakraban, Kapolres Metro Depok menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Jalan santai tidak hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan persaudaraan yang selama ini dijunjung tinggi oleh Nahdlatul Ulama.

    Sepanjang rute jalan santai, Kapolres Metro Depok tampak berbaur bersama masyarakat, menyapa peserta, dan berdialog secara langsung dengan warga. Momen tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengajak masyarakat agar terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, serta memperkuat kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

    Pengamanan kegiatan dilakukan secara humanis oleh jajaran Polres Metro Depok dengan melibatkan personel di sejumlah titik strategis. Hal ini bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan aman hingga selesai. Berkat koordinasi yang baik antara panitia, aparat keamanan, dan seluruh peserta, kegiatan jalan santai berlangsung dengan penuh kegembiraan tanpa kendala berarti.

    Peringatan Hari Lahir ke-100 Nahdlatul Ulama melalui kegiatan jalan santai ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang NU dalam menjaga keutuhan NKRI, meneguhkan nilai Islam rahmatan lil ‘alamin, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa. Kapolres Metro Depok berharap semangat kebersamaan dan persatuan yang tercermin dalam kegiatan ini dapat terus terjaga dan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

    Dengan berakhirnya kegiatan jalan santai tersebut, seluruh peserta meninggalkan lokasi dengan kesan positif dan rasa bangga atas terselenggaranya peringatan satu abad Nahdlatul Ulama yang berlangsung aman, tertib, dan penuh makna, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat di Kota Depok.

  • Ditbinmas Polda Metro Jaya Beri Penyuluhan ke PKK Cipinang Melayu, Bahas Narkoba hingga Tawuran

    Jakarta Timur — Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Metro Jaya menggelar kegiatan penyuluhan kepada organisasi wanita/PKK di Kantor Sekretariat RW 10 Cipinang Melayu, Jalan Harapan 6 No. 40 RT 07 RW 10, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Jumat (30/1/2026).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026 yang bertujuan menekan berbagai penyakit masyarakat, khususnya yang berdampak pada generasi muda. Materi penyuluhan difokuskan pada pencegahan kenakalan remaja, terutama bahaya penyalahgunaan narkotika serta potensi konflik sosial akibat aksi tawuran.

    Kasibintenakta Subdit Binsos Ditbinmas Polda Metro Jaya, Kompol Susanto, menyampaikan bahwa peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam membentengi anak-anak dari pengaruh negatif. Menurutnya, ibu-ibu PKK memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pembinaan karakter dan pengawasan pergaulan remaja di lingkungan tempat tinggal.

    “Melalui penyuluhan ini, kami mengajak para orang tua, khususnya ibu-ibu PKK, untuk lebih peduli dan aktif mengawasi pergaulan anak-anaknya. Penyalahgunaan narkotika dan tawuran sering berawal dari kurangnya komunikasi dan pengawasan di dalam keluarga,” ujar Kompol Susanto.

    Sementara itu, perwakilan Ibu-Ibu PKK Cipinang Melayu menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan. Mereka secara tegas menolak aksi premanisme, tawuran, serta peredaran dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang di wilayahnya.

    “Kami Keluarga Besar Ibu-Ibu PKK Cipinang Melayu dengan tegas menolak aksi premanisme, tawuran, serta peredaran obat-obatan terlarang. Kami mendukung penuh Polri dalam Operasi Pekat Jaya 2026 demi menjaga lingkungan yang aman dan masa depan anak-anak kami,” ujar perwakilan PKK.

    Ditbinmas Polda Metro Jaya menegaskan akan terus bersinergi dengan masyarakat melalui kegiatan penyuluhan dan pembinaan sebagai langkah preventif untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.

  • Bawa 6 Sajam, 3 Pemuda Diduga Hendak Tawuran Diamankan Patroli Perintis Presisi

    Bawa 6 Sajam, 3 Pemuda Diduga Hendak Tawuran Diamankan Patroli Perintis Presisi

    Jakarta — Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Metro Jaya mengamankan tiga pemuda yang diduga hendak melakukan aksi tawuran saat patroli dini hari di Jl. Cilosari, Cikini, Menteng, Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Polisi juga menyita enam senjata tajam jenis celurit serta tiga unit sepeda motor.r.

    Penindakan dilakukan setelah petugas menerima laporan warga terkait sekelompok pemuda yang berkumpul sambil membawa senjata tajam. Tim patroli kemudian bergerak cepat ke lokasi dan melakukan pengamanan untuk mencegah terjadinya aksi kekerasan.

    Direktur Samapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo selaku Kaopsda Pekat Jaya 20206 mengatakan patroli rutin tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan potensi tawuran dan kejahatan jalanan, khususnya pada jam rawan. “Patroli Perintis Presisi kami lakukan secara konsisten sebagai upaya pencegahan dini terhadap tawuran dan gangguan kamtibmas lainnya,” ujarnya.

    Dari hasil pemeriksaan awal, petugas mengamankan tiga pemuda beserta barang bukti berupa enam celurit, tiga sepeda motor, dan sejumlah barang pribadi. Selanjutnya, para pemuda tersebut dibawa ke Subdit Jatanras untuk proses penanganan lebih lanjut.

    Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta segera melaporkan potensi gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110 yang aktif 24 jam.

  • Kebersamaan di TPA Maju Bersama, Kapolda hingga Pangdam Jaya Makan Siang Bareng Warga

    Kebersamaan di TPA Maju Bersama, Kapolda hingga Pangdam Jaya Makan Siang Bareng Warga

    Jakarta Barat — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri bersama Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi dan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono makan siang bersama warga di TPA Maju Bersama, Kampung Sawah Balong, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (30/1/2026). Momen kebersamaan itu menjadi simbol sinergi TNI–Polri yang hadir langsung di tengah masyarakat.

    Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para pimpinan TNI–Polri tampak berbaur tanpa sekat dengan warga dan anak-anak didik. Interaksi berlangsung cair, sederhana, dan humanis, mencerminkan pendekatan aparat negara dalam membangun kedekatan emosional serta kepercayaan publik.

    Tak hanya makan siang bersama, Kapolda Metro Jaya juga menyalurkan bantuan sosial dan pendidikan. Bantuan itu meliputi paket sembako untuk warga slum area, perlengkapan sekolah bagi puluhan siswa, serta sarana pendidikan berupa satu unit televisi 55 inci lengkap dengan bracket dan satu unit laptop untuk sekolah.

    Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada anggota Pokdar Kamtibmas Polsek Kembangan yang dinilai berdedikasi membantu tugas kepolisian, termasuk dalam pengungkapan kasus curanmor dan pencegahan aksi tawuran. Apresiasi tersebut menjadi bentuk penguatan kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas.

    TPA Maju Bersama sendiri merupakan pusat pembinaan anak-anak yang dirintis sejak 2019 oleh Ipda Agus Riyanto, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kembangan. Selain sebagai tempat pendidikan keagamaan, TPA ini berkembang menjadi ruang pembentukan karakter, pendidikan dasar, serta ruang aman bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di kawasan Kampung Sawah Balong.

    “Negara harus hadir bukan hanya saat ada persoalan, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan kepedulian, kebersamaan, dan perhatian. Inilah makna kehadiran Polri dan TNI di tengah masyarakat,” ujar Irjen Pol Asep Edi Suheri.