Author: restrodepok

  • Libatkan Warga Sekitar, Wakapolri Sebut SPPG Polri di Gedawang Sebagai Bukti Kepedulian Polri Pada Masyarakat

    Libatkan Warga Sekitar, Wakapolri Sebut SPPG Polri di Gedawang Sebagai Bukti Kepedulian Polri Pada Masyarakat

    Polda Jateng, Kota Semarang | Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., meninjau langsung progres pembangunan Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG) Polri yang berlokasi di Aspol Gedawang, Jalan Empu Sendok Raya, Banyumanik, Kota Semarang, Sabtu (20/9/2025).

    Dalam kesempatan itu, Wakapolri didampingi Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Wakapolda Brigjen Pol Latif Usman, para Pejabat Utama Polda Jateng, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M. Syahduddi, serta jajaran PJU Polrestabes Semarang.

    Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa SPPG Gedawang akan memiliki kapasitas produksi yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah di sekitar lokasi.

    “Setiap harinya, SPPG ini mampu memproduksi hingga 4.100 porsi makanan bergizi yang akan didistribusikan kepada 1.840 siswa SD, 1.675 siswa SMP, dan 585 siswa SMA/SMK di wilayah Gedawang dan sekitarnya. Kami berharap program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak bangsa, tetapi juga memperkuat upaya pemerintah dalam penanggulangan stunting secara nasional,” ungkapnya.

    Kepala Proyek, Dwi Agung, SPPG Polri Gedawang menjelaskan bahwa dibangun di atas lahan seluas 1.535 m² dengan luas bangunan mencapai 611 m². Proses pembangunannya berlangsung cepat, hanya memakan waktu dua bulan sejak awal Agustus, dan ditargetkan rampung pada akhir September 2025. Dirinya menyebut pembangunannya selama ini telah berjalan sesuai dengan rencana dan diharapkan SPPG ini sudah mulai beroperasi pada awal Oktober mendatang.

    “Progres pembangunan sudah hampir selesai, dan kami optimistis SPPG ini dapat segera berproduksi sesuai jadwal,” jelasnya.

    Dalam operasionalnya, SPPG Gedawang tidak hanya mengedepankan kuantitas, tetapi juga kualitas. Hal itu ditegaskan Annisa Shafa, ahli gizi di SPPG Gedawang.

    “Sebagai ahli gizi, tugas kami memastikan menu yang disiapkan seimbang, bergizi, dan sesuai standar. Selain itu, kami juga mengawasi sanitasi dan kebersihan mulai dari proses produksi hingga makanan siap didistribusikan. Harapannya, SPPG ini memberi manfaat luas, tidak hanya untuk anak sekolah, tapi juga ibu hamil dan menyusui,” tuturnya.

    Selain memberi manfaat kesehatan, SPPG juga membuka lapangan kerja baru. Sebanyak 54 tenaga kerja lokal dari Kelurahan Gedawang dilibatkan sebagai pegawai, mulai dari tenaga produksi, administrasi, hingga distribusi.

    Salah satunya adalah Prinawati, warga Gedawang yang kini bertugas sebagai akuntan. Dirinya tertarik menjadi pegawai di SPPG Polri Gedawang usai mendapat informasi pekerjaan ini dari ketua RT dan kelurahan.

    “Saya tertarik bergabung karena ingin ikut mendukung program pemerintah memenuhi gizi anak-anak sekolah. Semoga program ini berjalan lancar dan bisa membantu mengentaskan stunting, sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto,” ungkapnya.

    Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan komitmen Polri untuk terus mendukung program-program strategis yang bermanfaat bagi masyarakat. Dengan hadirnya SPPG Polri Gedawang, diharapkan kualitas gizi generasi muda meningkat, masalah stunting dapat ditekan, sekaligus memberikan dorongan ekonomi bagi warga sekitar.

    “Keberadaan SPPG ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi Polri dengan pemerintah dalam mendukung kesejahteraan rakyat. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta mendukung program ini, agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi generasi mendatang,”

  • Polda Metro Jaya Gelar Program Satu Jam Mengaji Bersama Polisi di Jagakarsa, Ajak Warga Jaga Jakarta

    Polda Metro Jaya Gelar Program Satu Jam Mengaji Bersama Polisi di Jagakarsa, Ajak Warga Jaga Jakarta

    Jakarta – Direktorat Binmas Polda Metro Jaya kembali melaksanakan program Satu Jam Mengaji Bersama Polisi sebagai bagian dari kegiatan cooling system untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Kegiatan berlangsung pada Jumat (19/9/2025) di Masjid Jami Al Mubarok, Jalan Raya Lenteng Agung No. 42, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

    Program ini dipimpin oleh Kasubditbinpolmas Ditbinmas Polda Metro Jaya, AKBP H. Jajang Hasan Basri, S.Ag., M.Si., mewakili Dirbinmas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Harri Muharram Firmansyah, S.I.K. Ia didampingi beberapa personel Ditbinmas serta Bhabinkamtibmas Jagakarsa, Aipda Ronny.

    Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DKM Masjid Jami Al Mubarok, Ust. H. Duloh, pengurus masjid Ust. Sigit, Imam Masjid Ust. Toni, dan para jamaah.

    Rangkaian kegiatan dimulai dengan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan sambutan DKM Masjid, penyampaian materi program oleh AKBP Jajang Hasan Basri, sesi tanya jawab, penyerahan sarana kontak, hingga penutupan dengan doa dan foto bersama.

    Dalam materinya, AKBP Jajang menekankan pentingnya memakmurkan masjid sebagai pusat kegiatan umat sekaligus sarana menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). “Dengan memakmurkan masjid, umat akan terbantu kebutuhannya, sehingga situasi kamtibmas tetap kondusif. Mari bersama-sama kita Jaga Jakarta agar tetap aman, damai, dan sejuk,” ujarnya.

    Selain itu, ia juga mengingatkan jamaah untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi maupun menyebarkan hoaks yang berpotensi menimbulkan keresahan. Ia menyinggung peristiwa akhir Agustus lalu yang sempat menorehkan duka bagi bangsa, sebagai pelajaran agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menyalurkan aspirasi.

    Program Satu Jam Mengaji Bersama Polisi menjadi salah satu wujud pendekatan humanis Polda Metro Jaya dalam merangkul masyarakat melalui kegiatan keagamaan. Diharapkan, kegiatan ini dapat terus digelar di masjid-masjid lainnya untuk mempererat persaudaraan, memperkuat ukhuwah, sekaligus mengajak masyarakat bersama-sama Jaga Jakarta.

  • Rayakan HUT ke-77, Polwan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Gelar Bakti Sosial dan Santuni Anak Yatim

    Rayakan HUT ke-77, Polwan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Gelar Bakti Sosial dan Santuni Anak Yatim

    Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-77 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia, jajaran Polwan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menggelar kegiatan bakti sosial, doa bersama, serta pemberian santunan kepada anak yatim/piatu pada Jumat (19/9/2025).

    Acara berlangsung di halaman serta Musholla Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dengan penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Sebanyak 300 orang menerima manfaat dari kegiatan tersebut, di antaranya 62 pekerja harian lepas (PHL), 33 pasukan kuning, 99 wartawan Forum Wartawan Polri (FWP), 7 tukang taman, 15 pengurus Masjid Al Kautsar Polda Metro Jaya, serta 84 anak yatim/piatu.

    Kegiatan diawali dengan doa bersama anak yatim yang dipimpin oleh Ustad Asep. Doa khusus dipanjatkan untuk kesehatan, keselamatan, dan kelancaran tugas seluruh keluarga besar Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, dan secara umum Polri semuanya.

    Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, SIK, MSi, menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial Polri.
    “Bakti sosial ini adalah wujud rasa syukur sekaligus komitmen Polwan Ditreskrimsus untuk terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya sekadar berbagi, tapi juga mempererat kebersamaan dan menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama,” ungkapnya.

    Bantuan yang diberikan berupa paket sembako beras 5 kilogram dan dana tali asih. Penyaluran bantuan disiapkan langsung oleh jajaran Ditreskrimsus di bawah arahan Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

    Salah satu penerima bantuan, Rani (12), anak yatim dari Jakarta Timur, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini.
    “Terima kasih banyak kepada bapak dan ibu polisi. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk saya dan teman-teman. Kami merasa diperhatikan,” katanya dengan wajah ceria.

    Apresiasi juga datang dari salah satu wartawan Forum Wartawan Polri (FWP) yang turut menerima bantuan.
    “Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Ditreskrimsus, terutama Polwan yang selalu menunjukkan kepedulian. Ini bukti bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tapi juga peduli pada masyarakat,” ujarnya.

    Kegiatan bakti sosial dalam rangka HUT ke-77 Polwan RI ini berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Momen ini sekaligus menjadi refleksi bahwa Polwan bukan hanya menjadi garda terdepan dalam tugas kepolisian, tetapi juga memiliki peran penting dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

  • Polsek Cipayung Salurkan Bantuan Sembako Kapolda Metro Jaya kepada Warga dan Ojol

    Polsek Cipayung Salurkan Bantuan Sembako Kapolda Metro Jaya kepada Warga dan Ojol

    Jakarta – Polsek Cipayung menggelar kegiatan bhakti sosial Jumat Peduli dengan menyalurkan bantuan sembako dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si kepada masyarakat, Jumat (19/9/2025).

    Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Cipayung Kompol Saut Parulian Tobing, S.Sos., M.M bersama 30 personel Polsek. Turut hadir Waka Polsek AKP Sutrisno, para Kanit, Kapolsubsektor, Bhabinkamtibmas, hingga jajaran staf Polsek Cipayung.

    Sebanyak 100 paket sembako dibagikan kepada pengemudi ojek online (ojol), warga di slum area, masyarakat sekitar Mako Polsek, hingga mantan narapidana terorisme (napiter). Paket bantuan tersebut berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, susu, serta 5 bungkus mie instan.

    Pembagian dilakukan di beberapa titik, yakni halaman Mako Polsek Cipayung, Jl. Bambu Kuning Utara, serta Jl. H. Kaning, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung. Warga penerima bantuan terlihat antusias dan menyampaikan rasa syukur atas kepedulian yang diberikan Polri.

    “Bantuan ini sangat membantu kami, apalagi di tengah kebutuhan hidup yang semakin berat. Terima kasih kepada Kapolda Metro Jaya dan jajaran Polsek Cipayung,” ungkap salah seorang pengemudi ojol penerima paket sembako.

    Kapolsek Cipayung Kompol Saut Parulian Tobing menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam kepedulian sosial,” ujarnya.

  • Polsek Cipayung Salurkan Bantuan Sembako Kapolda Metro Jaya kepada Warga dan Ojol

    Polsek Cipayung Salurkan Bantuan Sembako Kapolda Metro Jaya kepada Warga dan Ojol

    Jakarta – Polsek Cipayung menggelar kegiatan bhakti sosial Jumat Peduli dengan menyalurkan bantuan sembako dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si kepada masyarakat, Jumat (19/9/2025).

    Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Cipayung Kompol Saut Parulian Tobing, S.Sos., M.M bersama 30 personel Polsek. Turut hadir Waka Polsek AKP Sutrisno, para Kanit, Kapolsubsektor, Bhabinkamtibmas, hingga jajaran staf Polsek Cipayung.

    Sebanyak 100 paket sembako dibagikan kepada pengemudi ojek online (ojol), warga di slum area, masyarakat sekitar Mako Polsek, hingga mantan narapidana terorisme (napiter). Paket bantuan tersebut berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, susu, serta 5 bungkus mie instan.

    Pembagian dilakukan di beberapa titik, yakni halaman Mako Polsek Cipayung, Jl. Bambu Kuning Utara, serta Jl. H. Kaning, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Cipayung. Warga penerima bantuan terlihat antusias dan menyampaikan rasa syukur atas kepedulian yang diberikan Polri.

    “Bantuan ini sangat membantu kami, apalagi di tengah kebutuhan hidup yang semakin berat. Terima kasih kepada Kapolda Metro Jaya dan jajaran Polsek Cipayung,” ungkap salah seorang pengemudi ojol penerima paket sembako.

    Kapolsek Cipayung Kompol Saut Parulian Tobing menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat. “Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga dalam kepedulian sosial,” ujarnya.

  • FPU 7 MINUSCA Siap Berangkat Ke Africa Tengah, Kadivhubinter Polri : Misi Perdamaian, Polri Terlatih

    Lembang, 19 September 2025 – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga perdamaian dunia melalui partisipasi aktif dalam misi PBB. Hari ini, Divisi Hubungan Internasional Polri melaksanakan upacara tradisi pembaretan sebagai penanda berakhirnya pelatihan pasukan Formed Police Unit (FPU) 7 yang akan bertugas dalam misi MINUSCA (United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic).

    Kadivhubinter Polri, Irjen Pol. Amur Chandra Juli Buana menyampaikan bahwa pembaretan ini menjadi puncak dari rangkaian pelatihan intensif yang telah dijalani oleh para personel. “Ini adalah FPU 7 MINUSCA yang akan kita kirim ke misi di Afrika Tengah. Insya Allah pada tanggal 25 September akan kita berangkatkan secara resmi dan dilepas langsung oleh Bapak Kapolri,” ungkapnya usai kegiatan.

    Dalam pelatihan ini, sebanyak 148 personel turut dilibatkan. Menariknya, terdapat juga 19 peserta asing dari 6 negara yang mengikuti program pelatihan sebagai bagian dari Training of Trainers (ToT), mencerminkan kerja sama internasional yang semakin erat dalam misi perdamaian global.

    Irjen Amur juga menekankan pentingnya menjaga reputasi Indonesia dalam setiap penugasan internasional. “Kita doakan bersama, pasukan yang akan kita berangkatkan ini tetap menjaga nama baik bangsa. Berangkat dengan jumlah 148 personel, dan Insya Allah kembali juga dengan jumlah yang sama,” ujarnya.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tantangan dalam misi kali ini akan lebih besar dari biasanya. Hal ini dikarenakan pasukan akan bertugas di tengah penyelenggaraan pemilihan umum dan pemilihan presiden di Afrika Tengah—sebuah kondisi yang rentan terhadap konflik dan ketegangan sosial.

    “Tugas mereka akan lebih berat karena pemilihan presiden di sana memang penuh dengan konflik. Tapi saya yakin FPU kita yang kita berangkatkan, dengan bekal pelatihan yang sudah disiapkan, pasti akan sanggup dan mampu menjalankan tugasnya, termasuk dalam mengamankan proses demokrasi di negara tersebut,” tegasnya optimis.

    Sebagai catatan, FPU Indonesia dikenal dunia sebagai salah satu kontingen terbaik dan paling dapat diandalkan dalam misi PBB. Profesionalisme dan integritas pasukan Indonesia telah menjadi contoh positif dalam setiap penugasan, dan FPU 7 MINUSCA diharapkan kembali mengukir prestasi yang sama.

  • Kapolda Metro Jaya Gelar “Jumat Peduli”, Ojol Siap Jadi Mitra Jaga Jakarta

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono menggelar kegiatan Jumat Peduli di depan Lobby Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (19/9/2025). Pejabat Utama Polda Metro Jaya turut hadir dalam kegiatan ini.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan kegiatan ini menunjukkan komitmen Kapolda Metro Jaya dalam menjaga keamanan Jakarta. “Salah satu kegiatan, selain tugas rutin kepolisian, adalah kegiatan preemtif berupa imbauan, penyuluhan, hingga sosialisasi ke seluruh lapisan masyarakat untuk membangun sistem keamanan dan menjaga lingkungan,” ujar Ade Ary.

    Selain itu, Kapolda Metro Jaya juga mengingatkan seluruh jajarannya untuk selalu menegakkan hukum, melindungi masyarakat, dan menciptakan rasa aman bagi warga. Kegiatan Jumat Peduli ini dilakukan secara serentak oleh Polda Metro Jaya dan 13 Polres di wilayah hukumnya, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan mitra kamtibmas.

    Dalam kesempatan ini, Kabidhumas juga menyampaikan apresiasi kepada komunitas pengemudi ojek online (Ojol) yang hadir. Mereka hadir dari berbagai platform, seperti Maxim, Gojek, Grab, dan Lalamove.

    Perwakilan Ojol mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Metro Jaya karena telah peduli terhadap kami. Kami siap menjadi mitra terbaik Polda Metro Jaya untuk menjaga Jakarta.”

    Kabidhumas menambahkan, kegiatan ini diharapkan terus berlangsung, karena keamanan merupakan kebutuhan dan harapan bersama.

  • POLSEK CIPUTAT TIMUR LAKSANAKAN PATROLI STRONG POINT DI PASAR CIPUTAT UNTUK CEGAH GANGGUAN KAMTIBMAS

    Ciputat, 19 September 2025 — Dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Polsek Ciputat Timur melaksanakan kegiatan Patroli Strong Point pada hari Jum’at, 19 September 2025, pukul 10.30 WIB. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh IPDA Winra Manurung, SH selaku Perwira Pengawas (Pawas), dengan melibatkan 9 personel kepolisian.

    Patroli dilaksanakan di kawasan Jl. H. Usman, Kelurahan Ciputat, Kecamatan Ciputat, tepatnya di sekitar area Pasar Ciputat, yang merupakan salah satu titik strategis dengan tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi.

    Hasil kegiatan Patroli Strong Point:

    Personel Polsek Ciputat Timur melakukan pemantauan dan pengawasan di jalur utama Jl. H. Usman untuk mengantisipasi potensi kejahatan jalanan, seperti pencurian, penjambretan, dan tindakan premanisme.

    Petugas memberikan imbauan langsung kepada para juru parkir di lokasi agar tidak melakukan praktik pungutan liar (pungli) yang meresahkan masyarakat.

    Selain itu, masyarakat sekitar juga dihimbau untuk ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan senantiasa menjalin kerja sama dengan aparat keamanan setempat demi terciptanya suasana yang aman dan tertib.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Polsek Ciputat Timur dalam rangka pencegahan dini terhadap gangguan kamtibmas serta sebagai wujud kehadiran polisi di tengah masyarakat.

    Dengan adanya patroli ini, diharapkan masyarakat merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, khususnya di area pasar yang menjadi pusat keramaian.

  • Polsek Ciputat Timur Gelar “Jumat Peduli” Bersama Pengemudi Ojek Online: Bagikan Sembako dan Layanan Kesehatan Gratis

    Ciputat Timur, 19 September 2025 — Dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polsek Ciputat Timur menggelar kegiatan sosial bertajuk “Jumat Peduli” pada hari Jumat, 19 September 2025, mulai pukul 09.05 WIB hingga selesai. Kegiatan ini berlangsung di halaman Polsek Ciputat Timur, Jl. Ir. H. Juanda No.70, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur.

    Kegiatan Jumat Peduli kali ini menyasar para pengemudi ojek online (OJOL) yang kerap menjadi garda terdepan dalam melayani mobilitas masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, para pengemudi menerima bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari beras dan kebutuhan pokok lainnya, serta mendapat layanan pengecekan kesehatan gratis yang bekerja sama dengan Puskesmas Pisangan.

    Kapolsek Ciputat Timur, KOMPOL Bambang Askar Sodiq, S.H., M.H., memimpin langsung jalannya kegiatan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya para pekerja sektor informal seperti pengemudi OJOL.

    “Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli akan kesejahteraan masyarakat,” ujar KOMPOL Bambang.

    Turut hadir dalam kegiatan ini:

    AKP Sugiyanto (Wakapolsek Ciputat Timur)

    AKP Edi Efendi, S.H. (Kanit Samapta)

    IPTU Kustam Supriyanto (Kanit Binmas)

    IPDA Rinto Hardianto (Kanit Provos)

    dr. Husnaeni (Kepala Puskesmas Pisangan)

    dr. Husnaeni dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kesibukan kerja. Pemeriksaan kesehatan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula, serta konsultasi medis ringan.

    Para pengemudi OJOL mengapresiasi kegiatan ini dan berharap kegiatan serupa bisa rutin dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap para pekerja lapangan yang rentan terhadap risiko kesehatan dan tekanan ekonomi.

    Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan doa bersama agar Polri dan masyarakat senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas masing-masing.

  • Tangani Aksi Anarkis, Polda Jateng Tegas Bedakan Aksi Damai dan Pelaku Kerusuhan

    Polda Jateng, Kota Semarang | Polda Jawa Tengah menegaskan kembali, aparat kepolisian tidak mengamankan massa aksi damai, melainkan hanya pelaku kerusuhan yang terbukti melakukan tindak anarkis. Penegasan ini disampaikan Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman dalam konferensi pers di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Jumat (19/9/2025) siang.

    Kegiatan yang turut dihadiri oleh Dirreskrimum Kombes Pol Dwi Subagio, Kabid Humas Kombes Pol Artanto, serta Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M. Syahduddi ini juga menghadirkan lima tersangka baru beserta barang bukti, terkait kasus pelemparan bom molotov di depan Mapolda Jateng, pembakaran mobil di halaman DPRD Jateng, serta perusakan Pos Polisi di kawasan Simpang Lima Semarang.

    “Polda Jateng tidak mengamankan para pendemo, tapi mengamankan para perusuh yang melakukan perusakan, pembakaran, dan penyerangan terhadap petugas,” tegas Brigjen Latif.

    Wakapolda menekankan, langkah penegakan hukum ini semata-mata untuk melindungi masyarakat luas dan memastikan aksi anarkis tidak berkembang lebih besar. Dirinya juga menegaskan bahwa polisi tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum secara damai.

    Berdasarkan data yang dihimpun Polda Jateng, tercatat sejak 25 Agustus hingga 18 September 2025 polisi mengamankan sebanyak 2.263 orang yang terdiri dari 872 orang dewasa dan 1.391 anak-anak. Dari jumlah itu, 2.145 orang dibebaskan setelah menjalani pembinaan berupa wajib lapor. Sementara itu, 118 orang diproses hukum, dengan 72 orang dilakukan penahanan dan menjalani proses hukum tanpa penahaan.

    Dari lima tersangka tersebut, dua diantaranya terbukti sebagai pelaku dalam kasus pelemparan bom molotov di depan Mapolda Jateng yang ditangani oleh Ditreskrimum Polda Jateng. Direktur Reskrimum Kombes Pol Dwi Subagio menyebut ini menjadi perhatian khusus karena para pelaku terindikasi merencanakan penyerangan.

    “Modus para pelaku yakni ABP dan RP adalah melakukan pengawasan terhadap petugas, kemudian melemparkan batu dan bom molotov ke arah aparat. Motif utamanya menimbulkan kerusuhan dan melukai petugas,” jelasnya.

    Sedangkan tiga pelaku lain yakni RR, AV dan MZI adalah adalah bagian dari lima pelaku yang diamankan Polrestabes Semarang terkait kasus pembakaran mobil di Kantor DPRD Jawa Tengah dan perusakan Pos Lalu Lintas di Simpang Lima. Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M. Syahduddi juga mengungkap, dua pelaku lain yakni ARM dan IRD tidak ditampilkan karena masih berstatus anak di bawah umur.

    “Para pelaku memiliki peran berbeda, mulai dari melempar batu, merusak fasilitas hingga membakar kendaraan. Mereka diduga terprovokasi informasi dari media sosial maupun grup percakapan,” ujarnya.

    Ditegaskan bahwa penanganan proses hukum terhadap para pelaku dilakukan secara profesional, terutama terhadap pelaku yang masih dibawah umur dengan mengedepankan hak mereka sebagai anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).