Category: Uncategorized

  • TNI dan Polri Berbagi 150 Paket Sembako untuk Korban Kebakaran di Semper Timur

    Jakarta Utara – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI, Kodim 0502/Jakarta Utara bersama Forkopimko Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar kegiatan Serbuan Teritorial berupa pembagian 150 paket sembako dan 150 makanan siap santap bagi para pengungsi korban kebakaran di Jalan Cakung Drainase RT 05/11, Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Rabu (24/9/2025).

    Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Jami Al-Furqon ini dihadiri langsung oleh Dandim 0502/JU Kolonel Inf H. Dony Gredinand, Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz, serta Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat. Hadir pula jajaran pejabat TNI, Polri, Pemerintah Kota, hingga perangkat kecamatan dan kelurahan setempat.

    Sebanyak 61 jiwa terdampak dari kebakaran tersebut, terdiri dari balita, anak-anak, orang dewasa, hingga lansia. Bantuan berupa paket sembako antara lain beras, gula, minyak goreng, teh, kopi, mi instan, dan sarden disalurkan secara simbolis kepada 10 perwakilan warga korban kebakaran.

    Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi TNI, Polri, dan Pemerintah Kota dalam memberikan perhatian langsung kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah.

    “Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan dukungan moril dan bantuan nyata. Harapannya, bantuan ini bisa sedikit meringankan beban para warga korban kebakaran,” ujarnya.

    Selain penyaluran bantuan, rombongan pejabat juga menyempatkan diri melaksanakan salat Dzuhur berjemaah bersama warga di Masjid Jami Al-Furqon.

    Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, menegaskan bahwa kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

    “Kebersamaan ini menjadi momentum penting memperkuat solidaritas antara aparat dan masyarakat melalui pembagian sembako, terlebih dalam menghadapi musibah ini,” kata Kapolres.

    Kegiatan ditutup dengan suasana penuh keakraban. Para pengungsi mengaku sangat terbantu dengan perhatian yang diberikan oleh TNI, Polri, dan Pemerintah Kota.

  • Polri Siap Tingkatkan Pelayanan Publik Jadi Lebih Cepat dan Transparan

    Jakarta. Polri menyelenggarakan Forum Belajar Bersama di Ruang Rapat Posko Presisi, Bareskrim Polri. Kegiatan ini diusung sebagai upaya Polri memperkuat pelayanan publik dengan mengedepankan prinsip transparansi dan efisiensi.

    Kegiatan tersebut diselenggarakan dengan mengusung tema Strategi Polri Presisi Menuju Pelayanan Publik yang Prima dan Anti-Korupsi. Kegiatan ini dipimpin oleh Brigjen Pol Dr. Indarto, S.H., S.Sos., S.I.K., M.Si., selaku Wakaposko Presisi.

    Kegiatan ini menghadirkan narasumber Nathalya Wani Sabu yang memiliki beragam pengalaman dalam bidang teknologi dan keamanan siber. Nathalya, yang saat ini menjabat sebagai Senior Adviser Fraud Banking Investigation dan Executive VP Center of Digital Bank/Head of layanan call center bank, serta Ketua Komite Cyber Security Perbanas, memberikan wawasan berharga mengenai penggunaan teknologi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

    Nathalya Wani Sabu pun menekankan pentingnya membangun pemimpin yang memiliki karakter kuat. Dengan begitu, mampu memberikan arahan tegas dan memastikan tim bekerja dengan semangat tinggi, meski dalam kesulitan.

    “Pemimpin harus seperti harimau, yang mengaum dengan keberanian dan semangat yang tinggi, meskipun tim yang dipimpin seperti kucing sekalipun,” ujarnya, dikutip Kamis (25/9/25).

    Salah satu topik utama yang dibahas adalah strategi pelayanan melalui layanan call center bank dengan keunggulan dalam hal kecepatan respons. Nathalya Wani Sabu menjelaskan, layanan call center bank ini diharapkan dapat memberikan respons dalam waktu kurang dari dua menit.

    “Untuk memastikan efisiensi yang mendukung peluang bisnis,” ungkapnya

    Salah satu inovasi yang diterapkan adalah penggunaan chatbot untuk menjawab pertanyaan umum. Diharapkan, dengan ini dapat mengurangi beban petugas layanan, meskipun pengembangan chatbot masih terus dilakukan.

    Dia juga mengingatkan prinsip penting dalam kepemimpinan yang berbunyi “Bekerjalah dua level di atasmu, sampai gajimu tidak pantas untukmu.” Hal ini menggambarkan pentingnya kerja keras dan dedikasi dalam mencapai tujuan organisasi.

    Lebih lanjut ia menekankan perlunya pemimpin yang mampu menetapkan Key Performance Indicators (KPI) yang terukur untuk menilai keberhasilan transformasi pelayanan publik. Keberhasilan dalam layanan publik, ujarnya, bukan hanya tentang memberikan jawaban yang benar, tetapi juga memberikan pengalaman menyenangkan bagi masyarakat.

  • Bangun Citra Positif, Polda Metro Jaya Dorong Pemanfaatan PoliceTube

    Jakarta – Bidhumas Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Pembinaan dan Peningkatan Kemampuan bidang Kehumasan bersama para Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) satker, Kamis (25/9/2025). Acara berlangsung di Ruang M2C Bidhumas Polda Metro Jaya, dipimpin langsung Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi.

    Dalam kegiatan ini, dibahas pentingnya pemanfaatan platform PoliceTube sebagai wadah digital resmi Polri. PoliceTube disebut dapat memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta citra positif Polri di mata masyarakat.

    “PoliceTube akan menjadi etalase resmi digital Polri. Di sini, masyarakat bisa lebih mudah mengakses informasi seputar kinerja, program, edukasi, hingga himbauan kamtibmas tanpa bercampur dengan konten hiburan atau provokatif,” jelas Brigjen Pol Ade Ary.

    Para pemateri yang hadir, di antaranya Dr. Syukur, SH, MH, Abdul Rachman S.M, dan Ridwan Arfan, menekankan bahwa PoliceTube bukan sekedar media informasi, melainkan juga ruang kreatif bagi anggota Polri di seluruh Indonesia untuk berbagi kegiatan positif.

    Beberapa fitur yang ditawarkan PoliceTube antara lain:

    • Interaksi Publik: masyarakat dapat memberi komentar dan tanggapan terhadap video yang diunggah.
    • Podcast: sarana edukasi dan klarifikasi berita yang efektif, sekaligus wadah sosialisasi program Polri.
    • Lapor Peristiwa: masyarakat bisa langsung mengunggah video kejadian di lapangan yang nantinya terintegrasi dengan dashboard Polsek terdekat.

    Dengan sistem tersebut, masyarakat dapat berperan aktif membantu Polri dalam percepatan respon terhadap suatu kejadian.

    Selain untuk percepatan informasi, PoliceTube juga diharapkan menjadi sarana agar masyarakat mengetahui beragam tugas Polri yang selama ini jarang terpublikasi.

    “Bukan hanya tentang Polisi yang bertugas di lapangan, tapi juga fungsi lainnya yang sama penting. Termasuk menyampaikan perilaku baik Polisi, bukan hanya hal negatif yang sering viral,” kata salah satu pemateri.

    Diharapkan dengan adanya pelatihan khusus pengoperasian PoliceTube agar setiap satker mampu memaksimalkan platform ini.

  • Polri Panen Raya Jagung di Eco Wisata Kapuk Muara, Wujud Nyata Ketahanan Pangan Nasional

    Jakarta Utara, Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak di kawasan Eco Wisata Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Rabu (24/9/2025). Tepat pukul 10.45 WIB, kegiatan Panen Raya Jagung digelar sebagai bagian dari program ketahanan pangan yang sejalan dengan kebijakan Presiden Republik Indonesia.

    Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya, SH, SIK, MSi, didampingi Wakapolsek Kompol Tomb Pea, SH, MM, serta jajaran perwira Polsek Metro Penjaringan. Hadir pula perwakilan dari Dinas Pertamanan dan Kehutanan DKI Jakarta, pengelola Eco Wisata, Ketua Kelompok Tani Mangrove DKI Jakarta, hingga tokoh masyarakat setempat.

    Dalam kesempatan tersebut, para peserta tidak hanya melakukan panen bersama, tetapi juga langsung mengolah sebagian hasil panen untuk dinikmati di lokasi. Hal ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus bentuk apresiasi terhadap hasil kerja keras para petani dan dukungan berbagai pihak.

    Kapolsek Metro Penjaringan menyampaikan bahwa panen raya ini adalah wujud nyata dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

    “Jagung adalah salah satu komoditas strategis. Tidak hanya sebagai sumber pangan masyarakat, tetapi juga berperan penting dalam industri pakan ternak, pangan olahan, hingga energi terbarukan. Melalui panen raya ini, kita membuktikan bahwa sinergi petani, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat menghasilkan produksi yang melimpah dan stabil,” ujarnya.

    Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi pemicu semangat untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian dengan teknologi modern, pemanfaatan lahan yang optimal, dan pendampingan berkelanjutan bagi para petani.

    Kegiatan panen raya jagung resmi ditutup dengan suasana aman, tertib, dan kondusif. Acara kemudian dilanjutkan dengan foto bersama sebagai bentuk dokumentasi kebersamaan.

    Panen raya ini tidak hanya menghasilkan jagung, tetapi juga menumbuhkan optimisme bahwa kemandirian pangan Indonesia bisa diwujudkan dari kolaborasi nyata di lapangan.

  • Bareskrim Polri Ungkap Sindikat Pembobolan Rekening Dormant Senilai Rp204 Miliar, 9 Tersangka Diamankan

    Jakarta, 25 September 2025 – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan sindikat pembobolan rekening bank dormant dengan total kerugian mencapai Rp204 miliar. Pengungkapan ini merupakan hasil kerja tim Subdit 2 Perbankan yang diawali dari laporan polisi pada 2 Juli 2025 dan penyelidikan intensif sejak awal Juli.

    Sindikat ini diketahui menyamar sebagai Satgas Perampasan Aset dan berhasil menyusup ke dalam sistem perbankan melalui kerja sama dengan oknum internal bank. Mereka menyasar rekening-rekening dormant—rekening yang tidak aktif—untuk kemudian memindahkan dana secara ilegal ke sejumlah rekening penampungan.

    Dalam konferensi pers, Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol. Helfi Assegaf mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi lintas lembaga yang solid.

    “Kunci keberhasilan pengungkapan tindak pidana ini adalah respon cepat, analisis mendalam, kecermatan, dan kerja keras penyidik Subdit 2 Perbankan Dittipideksus Bareskrim Polri, yang didukung oleh koordinasi intensif dan berkesinambungan dengan PPATK,” ujar Brigjen Helfi Assegaf di Bareskrim Polri, Kamis (25/9).

    Menurut Brigjen Helfi, eksekusi pembobolan dilakukan pada hari Jumat pukul 18.00 WIB, di luar jam operasional, untuk menghindari sistem deteksi internal bank. Salah satu eksekutor, yang merupakan mantan teller bank, diberikan User ID Core Banking System oleh Kepala Cabang Pembantu. Dari situ, dana Rp204 miliar berhasil dipindahkan tanpa sepengetahuan nasabah.

    Dana tersebut kemudian disebar ke 5 rekening penampungan, sebelum akhirnya terdeteksi oleh pihak bank yang segera melaporkan ke Bareskrim.

    Polri menetapkan 9 orang tersangka, terdiri dari tiga kelompok:

    1. Oknum Karyawan Bank:
    • AP (Kepala Cabang Pembantu)
    • GRH (Consumer Relation Manager)
    1. Pelaku Pembobolan:
    • C alias K (Mastermind, mengaku sebagai Satgas)
    • DR (Konsultan hukum)
    • NAT (Eks pegawai bank, eksekutor transaksi ilegal)
    • R (Mediator)
    • TT (Fasilitator keuangan ilegal)
    1. Pelaku Pencucian Uang:
    • DH (Pembuka blokir rekening)
    • IS (Pemilik rekening penampungan)

    Dua tersangka, yakni C alias K dan DH, juga diduga terlibat dalam kasus penculikan Kepala Cabang Bank BRI Cempaka Putih, yang saat ini ditangani oleh Polda Metro Jaya.

    Selain memulihkan seluruh dana senilai Rp204 miliar, penyidik juga mengamankan:

    • 22 unit ponsel
    • 1 hard disk eksternal
    • 2 DVR CCTV
    • 1 mini PC
    • 1 laptop Asus ROG

    Para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal dari empat undang-undang berbeda, antara lain:

    • UU Perbankan: Maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp200 miliar
    • UU ITE: Maksimal 6 tahun penjara dan denda Rp600 juta
    • UU Transfer Dana: Maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp20 miliar
    • UU TPPU: Maksimal 20 tahun penjara dan denda Rp10 miliar

    Brigjen Helfi mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi penyalahgunaan rekening dormant.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk senantiasa memantau aktivitas rekening secara rutin, memperbarui data diri, dan mengaktifkan notifikasi transaksi. Hal ini penting agar tidak menjadi sasaran sindikat pembobol bank,” tegasnya.

    Polri saat ini masih mengembangkan kasus ini untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan sindikat tersebut.

  • Polres Metro Depok Ungkap Kasus Ganja 78 Kilogram, Enam Tersangka Diamankan

    Depok – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro Depok berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis ganja dengan total barang bukti mencapai 78,657 kilogram.

    Dalam pengungkapan tersebut, enam tersangka berinisial RDN, DNM, AJ, RDG, AMS, dan MAR diamankan di lokasi serta waktu berbeda. Selain ganja, polisi juga menyita dua unit timbangan, empat koper besar, dan enam handphone yang digunakan untuk transaksi narkoba.

    Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini dilakukan selama sebulan penuh, yakni periode 5 Agustus hingga 5 September 2025.

    “Awalnya, kami mengamankan dua tersangka di sebuah rumah di Jalan Swadarma Raya, Blok B, Kelurahan Sukamaju, Cilodong, Depok pada Selasa (5/8/2025). Dari hasil pengungkapan ini kemudian anggota mengembangkan kembali,” ujar Waras saat konferensi pers, Kamis (25/9/2025).

    Dari pengembangan kasus tersebut, polisi kembali mengamankan tersangka lainnya di wilayah Kelurahan Makasar, Jakarta Timur pada Kamis (7/8/2025).

    Polisi mengungkapkan bahwa dari enam tersangka, RDN dan DNM berperan sebagai bandar, sementara AJ, RDG, AMS, dan MAR berperan sebagai kurir.

    Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat 2 dan atau Pasal 111 Ayat 2 Juncto Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling sedikit 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

  • Brimob Polda Metro Jaya Tunjukkan Pengamanan Humanis di Aksi Unjuk Rasa Jakarta

    Brimob Polda Metro Jaya Tunjukkan Pengamanan Humanis di Aksi Unjuk Rasa Jakarta

    Jakarta, 22 September 2025 – Suasana berbeda tampak dalam pengamanan aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin (22/9/2025). Di tengah riuh orasi dan padatnya barisan massa, personel Brimob Polda Metro Jaya justru hadir dengan pendekatan humanis.

    Bukan dengan tameng atau pengeras suara, melainkan dengan senyum ramah, roti, dan air mineral yang dibagikan kepada peserta aksi. Langkah sederhana itu langsung mencairkan ketegangan, membuat barisan massa perlahan lebih tertib.

    Tak berhenti di situ, momen haru terjadi ketika aparat bersama peserta aksi melantunkan shalawat dengan penuh kekhusyukan. Harmoni doa yang menyatu di tengah panas terik siang hari menggambarkan kedekatan antara aparat dan masyarakat.

    “Pengamanan ini menyejukkan hati. Rasanya seperti kita saling menjaga, bukan berhadapan,” ungkap Damar, salah satu peserta aksi.

    Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., Komandan Brimob Polda Metro Jaya, menegaskan bahwa pendekatan penuh kepedulian menjadi kunci terciptanya suasana kondusif. “Kami percaya tugas pengamanan bukan hanya menjaga ketertiban, tetapi juga menghormati kemanusiaan. Dengan sikap terbuka dan empati, kami ingin memastikan setiap warga yang menyampaikan aspirasi merasa dihargai. Semoga cara ini menjadi teladan bahwa dialog dan kepedulian dapat membangun kedamaian,” ujarnya.

    Aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak pagi pun berakhir aman hingga sore hari. Kehadiran Brimob bukan sekadar pelaksana tugas, tetapi juga pembawa pesan bahwa demokrasi di Indonesia dapat dijaga dengan hati yang teduh dan tindakan yang menebar kebaikan.

  • Cooling System: Satu Jam Mengaji Bersama Polisi Polda Metro Jaya, Wujud Nyata Jaga Jakarta

    Cooling System: Satu Jam Mengaji Bersama Polisi Polda Metro Jaya, Wujud Nyata Jaga Jakarta

    Jakarta – Direktorat Binmas Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Cooling System melalui program Satu Jam Mengaji Bersama Polisi yang berlangsung khidmat. Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan antara anggota kepolisian dan masyarakat dalam mempererat silaturahmi serta menumbuhkan semangat kebersamaan menjaga keamanan dan ketertiban.

    Acara diisi dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah, serta doa bersama yang dipimpin oleh ustaz dan diikuti para personel kepolisian serta masyarakat. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat nilai spiritual sekaligus menjadi benteng moral dalam menghadapi tantangan sosial di Ibu Kota.

    Dirbinmas Polda Metro Jaya menegaskan, kegiatan religius ini merupakan bagian dari strategi Cooling System untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas. “Melalui kegiatan mengaji bersama, kami ingin menanamkan pesan damai, mempererat ukhuwah, dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama Jaga Jakarta,” ujarnya.

    Polda Metro Jaya berkomitmen menghadirkan suasana kondusif dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Dengan semangat Jaga Jakarta, kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga harmoni, menolak segala bentuk provokasi, dan memperkuat persaudaraan demi terciptanya keamanan serta kedamaian di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

  • Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Cilincing, Satu Remaja Diamankan

    Polisi Gagalkan Tawuran Remaja di Cilincing, Satu Remaja Diamankan

    Jakarta Utara, – Polisi berhasil menggagalkan aksi tawuran remaja di kawasan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (21/9/2025) dini hari. Dalam operasi patroli rutin KRYD (Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan), aparat Polsek Cilincing mengamankan seorang remaja berinisial MD (15) yang kedapatan membawa airsoft gun tanpa izin resmi.

    Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, S.T.K., S.I.K., menjelaskan peristiwa itu bermula saat tim patroli mendapati tiga remaja berboncengan dengan satu sepeda motor di sekitar Puri Dalam, Kalibaru. Pemeriksaan kemudian menemukan salah satu dari mereka membawa senjata airsoft gun lengkap dengan peluru gotri.

    “Dari hasil pendalaman, terungkap bahwa mereka sebelumnya sudah berjanji melalui media sosial Instagram untuk melakukan tawuran di wilayah Kalibaru. Beruntung sebelum bentrokan terjadi, anggota berhasil mencegah dan mengamankan mereka,” kata AKP Bobi di Jakarta, Selasa (23/9/2025).

    MD, yang diketahui sudah tidak bersekolah dan tidak memiliki pekerjaan, kini diamankan di Polsek Cilincing untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi menjeratnya dengan Undang-Undang Darurat terkait kepemilikan airsoft gun, dengan tetap memperhatikan aspek perlindungan anak karena pelaku masih di bawah umur.

    AKP Bobi menegaskan, pihaknya akan terus memperketat patroli di titik rawan tawuran remaja. Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih peduli terhadap aktivitas anak-anak mereka, sehingga tidak mudah terjerumus dalam tindak kenakalan remaja.

  • Tinjau Langsung SPPG Pabelan, Kapolri Tekankan Perkuat Food Security

    Semarang – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pabelan, Polres Semarang, Jawa Tengah. Dalam kunjungan tersebut, Sigit meminta jajarannya untuk memperkuat pengawasan kualitas makanan atau Quality Control melalui penerapan Food Security.

    Langkah ini, kata dia, untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersaji aman dan higienis bagi para penerima manfaat.

    “Saya selalu sampaikan pesan ke jajaran agar terkait dengan proses masak, distribusi sampai dengan di tempat selalu dilakukan Quality Control dengan melaksanakan tes Food Security. Sehingga memastikan bahwa pada saat makanan sampai di sekolah semua dalam keadaan higienis siap saja karena itu menjadi penekanan kita khususnya di jajaran SPPG di bawah naungan Mabes Polri dan Polda jajaran,” ujar Sigit.

    Sigit mengungkapkan, hingga saat ini terdapat 617 SPPG Polri dengan rincian 103 SPPG telah operasional, 31 SPPG tahap persiapan operasional, dan 483 SPPG masih dalam tahap pembangunan. Jika seluruhnya beroperasi, layanan tersebut diperkirakan dapat menjangkau 2.159.500 penerima manfaat dan menyerap 30.850 tenaga kerja.

    Menurutnya, SPPG Pabelan Polres Semarang mulai beroperasi pada 22 September 2025 dengan melibatkan 50 orang pekerja untuk melayani 3.497 penerima manfaat, mulai dari pelajar, ibu menyusui, hingga ibu hamil.

    Dalam kesempatan yang sama, Sigit juga meninjau kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menyalurkan beras SPHP. Hingga 22 September 2025, Polri tercatat telah menyalurkan 72.567 ton beras SPHP pada 54.454 lokasi di seluruh Indonesia.

    “Polri berkomitmen untuk terus mendukung keberhasilan berbagai program pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai modal utama menggapai visi bersama Indonesia maju menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Sigit.