Tangerang – Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan Gerakan ASRI di lingkungan RT 05 RW 011, Kelurahan Cipayung, Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan fasilitas umum seperti Masjid Al Mubarokah, akses jalan menuju masjid, hingga Jalan Aneka Warga.
Kegiatan dilakukan bersama warga dan pengurus lingkungan setempat. Pembersihan menyasar saluran drainase, area selasar masjid, tempat wudhu, hingga halaman sekitar guna menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap kondisi lingkungan masyarakat.
Gerakan ASRI akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah membangun kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.
Hasil kegiatan terlihat dari kondisi lingkungan yang lebih bersih tanpa tumpukan sampah. Saluran air kembali lancar sehingga mengurangi potensi genangan, sementara area masjid menjadi lebih rapi dan nyaman digunakan untuk beribadah.
Polri mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan segera melaporkan potensi gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110.
Jakarta – Brimob Polda Metro Jaya melakukan pengamanan dan sterilisasi jelang pertandingan ekshibisi Clash of Legend DRX World Legends vs Barcelona Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (18/4/2026).
Sterilisasi dilakukan sebagai bagian dari prosedur pengamanan untuk memastikan seluruh area stadion dalam kondisi aman sebelum digunakan dalam pertandingan. Penyisiran dilakukan oleh Unit Jibom bersama K-9 di sejumlah titik, mulai dari ruang ganti pemain, ruang tunggu VVIP, ruang konferensi pers, tribun VVIP, bangku cadangan, hingga area lapangan dan fasilitas umum.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan pengamanan kegiatan berskala besar menjadi prioritas guna menjamin keselamatan seluruh pihak. “Sterilisasi ini merupakan langkah preventif agar kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya benda mencurigakan, sehingga seluruh area stadion dinyatakan aman untuk digunakan. Setelah proses tersebut, pengamanan dilanjutkan di sekitar area kegiatan untuk memastikan situasi tetap terkendali.
Pertandingan “Clash of Legend” merupakan laga ekshibisi yang menghadirkan mantan pemain sepak bola dunia, yang umumnya digelar sebagai ajang hiburan bagi penggemar dan keluarga. Kegiatan seperti ini biasanya dipadati penonton sehingga pengamanan menjadi hal penting.
Masyarakat yang akan hadir diimbau datang sesuai jadwal, menjaga ketertiban, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Jika menemukan hal mencurigakan, dapat segera melapor melalui Call Center Polri 110 agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
Jakarta – Reformasi internal yang dilakukan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan hasil positif. Upaya pembenahan yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo dinilai berhasil meningkatkan kualitas kinerja institusi kepolisian yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Transformasi menuju konsep Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) disebut menjadi fondasi utama dalam mendorong perubahan internal. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembenahan berkelanjutan oleh seluruh personel dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai kinerja Polri saat ini menunjukkan tren yang semakin baik dan patut diapresiasi.
“Reformasi internal Polri yang dilakukan saat ini semakin menunjukkan hasil nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini bukti kesungguhan seluruh jajaran Polri dalam melakukan pembenahan,” ujar Fernando.
Ia mengungkapkan, capaian kinerja Polri pada tahun 2025 yang mencapai angka 91,54 persen menjadi indikator kuat keberhasilan reformasi tersebut. Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian itu tidak membuat institusi berpuas diri.
“Capaian 91,54 persen tentu harus terus ditingkatkan. Polri tidak boleh berpuas diri dan harus terus melakukan inovasi serta pembenahan agar kepercayaan publik semakin kuat,” katanya.
Dalam aspek penegakan hukum, Polri dinilai berhasil menunjukkan kinerja konkret, khususnya dalam pemberantasan narkoba. Berbagai pengungkapan kasus dengan barang bukti dalam jumlah besar, termasuk puluhan kilogram sabu, menjadi bukti keseriusan aparat dalam memerangi kejahatan narkotika.
Selain itu, Polri juga berhasil menindak 845 kasus perjudian, baik yang dilakukan secara konvensional maupun melalui platform digital. Penindakan tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketertiban sosial di tengah perkembangan teknologi.
Tidak hanya itu, keberhasilan dalam membongkar penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam melindungi kepentingan negara dan masyarakat luas.
“Berbagai keberhasilan ini patut diapresiasi. Polri terus menorehkan prestasi dengan kinerja yang baik dan memuaskan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambah Fernando.
Ia berharap Polri terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga konsistensi reformasi internal agar mampu menjadi institusi yang semakin tangguh dan dipercaya.
“Saya berharap Polri terus meningkatkan kinerjanya demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Menjaga Polri yang kuat dan profesional adalah kepentingan bersama sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tutupnya.
Jakarta – Polwan Polda Metro Jaya menggelar kegiatan olahraga bersama dalam rangka memperingati Hari Kartini di lapangan depan Gedung Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jumat (17/4/2026). Usai berolahraga, para polwan melanjutkan kegiatan dengan kurve atau kerja bakti di sekitar lingkungan Polda Metro Jaya.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB itu diikuti personel Polwan Polda Metro Jaya. Momentum ini menjadi bagian dari peringatan Hari Kartini sekaligus upaya menjaga kebugaran, kekompakan, dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kerja.
Dir PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Pol. Rita Wulandari Wibowo mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar seremoni peringatan Hari Kartini, tetapi juga menjadi bentuk penguatan soliditas dan semangat pengabdian personel Polwan.
“kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk peringatan Hari Kartini, tetapi juga menjadi upaya memperkuat soliditas, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan kerja,” ujar Kombes Rita.
Kombes Pol. Rita Wulandari Wibowo menuturkan semangat Kartini harus terus hidup dalam pelaksanaan tugas Polwan, baik dalam memberikan pelayanan maupun saat menjalankan peran pengayoman di tengah masyarakat. Menurutnya, Polwan dituntut tetap profesional, humanis, dan responsif dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Semangat Kartini menjadi inspirasi bagi Polwan untuk terus berperan aktif, profesional, dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Kombes Rita.
Selain untuk menjaga kebugaran, kegiatan kurve di sekitar Mapolda Metro Jaya juga dilakukan guna menciptakan lingkungan kerja yang bersih, rapi, dan nyaman. Hal itu dinilai penting untuk menunjang kinerja personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Polwan Polda Metro Jaya ingin menunjukkan bahwa semangat Kartini tidak hanya diwujudkan lewat peringatan simbolik, tetapi juga melalui aksi nyata, kedisiplinan, kekompakan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Jum’at Peduli dalam rangka memperingati Hari Kartini di Lapangan Depan Gedung Ditreskrimsus, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sekaligus penguatan bagi para pengemudi ojek online (ojol) perempuan yang setiap hari berjuang di jalan demi keluarga. Dalam kesempatan tersebut, turut dibagikan sebanyak 350 paket sembako sebagai bentuk dukungan nyata kepada mereka.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Dr. Rita Wulandari Wibowo mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari semangat Kartini yang dihadirkan oleh para polisi wanita (Polwan) untuk mendukung perempuan tangguh di lapangan.
“Pada hari ini kami melaksanakan rangkaian kegiatan Hari Kartini, di mana Polwan Kartini Polda Metro Jaya memberikan semangat dan penguatan kepada para ojol perempuan hebat. Mereka adalah penyemangat yang terus berjuang untuk keluarganya,” ujar Kombes Rita.
Kombes Rita menambahkan, selain memberikan motivasi, pihaknya juga memberikan edukasi terkait keselamatan dan perlindungan perempuan, baik di jalan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami memberikan penguatan agar mereka terhindar dari kecelakaan dan kekerasan. Apabila menemukan situasi kekerasan atau ketidaktertiban, kami bekali untuk segera menghubungi layanan 110 maupun platform Direktorat Reserse PPA dan PPO. Kami siap memberikan perlindungan kepada perempuan-perempuan hebat di jalan,” jelasnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga sejalan dengan program Kapolda Metro Jaya dalam mendorong peran aktif perempuan, termasuk Polwan, untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sementara itu, perwakilan ojol perempuan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Polda Metro Jaya.
“Terima kasih Bapak Kapolda atas Jumat berkahnya untuk kami para wanita hebat. Terima kasih untuk Kartini Polda Metro Jaya yang selalu mendukung kami para ojol perempuan. Semoga kebaikan ini membawa berkah untuk semua,” ucapnya.
Kegiatan Jum’at Peduli ini diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan serta dukungan bagi perempuan yang bekerja di sektor informal seperti ojek online.
Jakarta – Polda Metro Jaya menurunkan polisi wanita (Polwan) dalam pelayanan aksi penyampaian pendapat yang digelar Dewan Pengurus Nasional Tani Merdeka Indonesia di depan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (17/4/2026). Kehadiran Polwan menjadi bagian dari upaya pelayanan humanis agar penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Sekitar 200 peserta aksi hadir dalam kegiatan tersebut. Untuk mendukung kelancaran jalannya aksi, sebanyak 252 personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan diterjunkan ke lokasi guna memberikan pelayanan aksi penyampaian pendapat.
Selain melakukan pelayanan kepada peserta aksi, petugas juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas secara situasional menyesuaikan dinamika di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi, sehingga kegiatan masyarakat dan pengguna jalan tetap berjalan lancar.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan keterlibatan Polwan dalam kegiatan ini merupakan wujud pelayanan humanis Polri dalam mengawal setiap penyampaian pendapat di muka umum. “Kami hadir untuk memberikan pelayanan dan pengamanan secara humanis agar kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” kata Kombes Budi Hermanto.
Menurutnya Kombes Budi Hermanto kehadiran Polwan juga diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih sejuk dan komunikatif selama kegiatan berlangsung. Polda Metro Jaya, kata dia, tetap mengedepankan pendekatan persuasif sekaligus memastikan hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dapat terlindungi dengan baik.
“Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan yang berlaku, serta menghormati hak pengguna jalan lainnya. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan 110,” tambahnya.
Jakarta – Polri resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Haji dan Umrah sebagai langkah konkret dalam memperkuat perlindungan jemaah serta menindak berbagai praktik penyelenggaraan ibadah haji ilegal. Pembentukan satgas ini merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi antara Polri dan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.
Wakabareskrim Polri, Irjen Pol Nunung Syaifuddin, menyampaikan bahwa Polri berkomitmen penuh untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
“Polri berkomitmen mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi agar berjalan dengan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jemaah haji Republik Indonesia,” ujar Irjen Nunung dalam keterangannya, Jumat (17/4).
Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji saat ini berada dalam dinamika strategis global, termasuk kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada biaya transportasi, akomodasi, dan logistik. Selain itu, penguatan regulasi melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 juga menuntut peningkatan pengawasan dan sinergi antar lembaga, khususnya terkait praktik haji non-kuota dan non-prosedural.
Menurut Irjen Nunung, penyelenggaraan haji tidak hanya menyangkut aspek ibadah, tetapi juga perlindungan warga negara, citra bangsa, serta kepercayaan internasional.
“Satgas ini menjadi instrumen strategis dalam memastikan perlindungan jemaah sekaligus penegakan hukum terhadap pelanggaran penyelenggaraan haji yang terjadi,” tegasnya.
Indonesia sendiri memperoleh kuota sekitar 221.000 jemaah pada tahun 2026, yang menjadi salah satu terbesar di dunia. Tingginya animo masyarakat ini diakui turut menghadirkan tantangan serius, terutama dalam aspek pengawasan dan potensi penyimpangan.
Dalam pemantauan yang dilakukan, Polri menemukan berbagai modus operandi yang marak terjadi. Modus tersebut antara lain penyalahgunaan visa non-haji seperti visa ziarah dan visa kerja, di mana calon jemaah diberangkatkan satu tahun sebelumnya untuk mendapatkan izin tinggal (ighomah) yang kemudian digunakan untuk berhaji. Selain itu, terdapat penawaran haji tanpa antre (0 tahun) dengan biaya tinggi yang tidak sesuai ketentuan resmi, menggunakan visa furoda, mujamalah, dan/atau visa amil yang sebenarnya tidak dipungut biaya oleh Pemerintah Arab Saudi.
Polri juga menemukan praktik penggunaan visa dari negara lain seperti Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam, dan negara lainnya untuk memberangkatkan Warga Negara Indonesia secara ilegal melalui negara tersebut menuju Arab Saudi.
Tak hanya itu, ditemukan pula kasus jemaah gagal berangkat dari sejumlah embarkasi internasional seperti Jakarta, Surabaya, Batam, dan Makassar, serta penelantaran jemaah di luar negeri tanpa kejelasan akomodasi, transportasi, maupun kepastian pelaksanaan ibadah. Modus lain yang turut teridentifikasi adalah skema ponzi atau penipuan keuangan dengan menggunakan dana jemaah baru untuk memberangkatkan jemaah lama, serta penggelapan dana jemaah dengan dalih force majeure untuk menghindari kewajiban pengembalian dana.
“Modus ini kerap dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan praktik penipuan dan pemberangkatan non-prosedural yang merugikan masyarakat,” ungkap Nunung.
Selain itu, maraknya biro perjalanan haji dan umrah ilegal juga menjadi perhatian serius. Biro ilegal tersebut umumnya tidak terdaftar sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) maupun Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) resmi, menggunakan identitas, logo, atau afiliasi palsu, menawarkan paket yang tidak transparan dan tidak sesuai ketentuan, serta tidak memiliki standar pelayanan dan perlindungan jemaah.
Sebagai langkah penanganan, Satgas Haji Polri mengedepankan tiga strategi utama, yakni upaya preemtif, preventif, dan penegakan hukum.
Dalam upaya preemtif, Polri melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait prosedur resmi ibadah haji serta meningkatkan literasi publik terhadap modus penipuan. Sementara itu, langkah preventif dilakukan melalui pengawasan bersama dan koordinasi lintas sektor dengan kementerian terkait, imigrasi, serta maskapai.
Di sisi lain, penegakan hukum dilakukan secara tegas terhadap pelaku penipuan, penggelapan, dan penyalahgunaan dokumen, termasuk penertiban biro perjalanan ilegal.
“Bareskrim Polri berkolaborasi dengan Kementerian Haji dan Umrah dalam upaya penegakan hukum terhadap segala bentuk pelanggaran penyelenggaraan ibadah haji,” jelasnya.
Berdasarkan data tahun 2026, tercatat sebanyak 77 aduan terkait haji dan umrah, dengan 21 kasus telah diselesaikan dan sisanya masih dalam proses penanganan.
Menutup keterangannya, Nunung mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan memastikan seluruh proses dilakukan melalui jalur resmi.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk memastikan pendaftaran ibadah haji dilakukan melalui jalur resmi, memverifikasi legalitas biro perjalanan, tidak tergiur dengan tawaran haji tanpa antre, serta selalu memastikan penggunaan visa haji resmi,” tutupnya.
Polri menegaskan akan terus hadir dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan aman, tertib, dan memberikan perlindungan maksimal bagi seluruh jemaah Indonesia.
Polres Metro Depok menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional pada Jumat (17/4/2026) di halaman Mapolres Metro Depok. Kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap tanggal 17 ini diikuti oleh seluruh jajaran personel, mulai dari pejabat utama, perwira, hingga bintara dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polres.
Upacara berlangsung dengan khidmat, diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih, penghormatan pasukan, serta pembacaan teks Pancasila dan Tribrata sebagai pedoman hidup anggota Polri. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar, mencerminkan kedisiplinan serta kesiapan personel dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Bertindak sebagai inspektur upacara, pimpinan Polres dalam amanatnya menekankan pentingnya menjaga integritas dan meningkatkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Ia mengingatkan bahwa tantangan tugas ke depan semakin kompleks, sehingga seluruh anggota dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap perilaku.
“Melalui momentum Hari Kesadaran Nasional ini, saya mengajak seluruh personel untuk senantiasa meningkatkan disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya memberikan pelayanan yang humanis, cepat, dan transparan kepada masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap institusi Polri harus terus dijaga dan ditingkatkan melalui kinerja nyata di lapangan.
Selain itu, seluruh personel diingatkan untuk menjaga soliditas dan sinergitas, baik di internal institusi maupun dengan instansi terkait lainnya. Hal ini dinilai penting guna mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polres Metro Depok.
Upacara Hari Kesadaran Nasional ini juga menjadi sarana evaluasi bagi seluruh anggota dalam merefleksikan pelaksanaan tugas yang telah dilakukan, sekaligus memperkuat komitmen untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh personel senantiasa diberikan kekuatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas. Dengan terselenggaranya upacara ini, diharapkan seluruh jajaran Polres Metro Depok semakin solid dan profesional dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Jayapura – Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak Papua melalui kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Pelangi, Abepura, Kota Jayapura, Rabu (15/4).
Kegiatan tersebut menyasar langsung anak-anak panti sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendekatan humanis Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan sosial.
Kepala Panti Asuhan Pelangi, Yudith M. Renda, mengapresiasi kehadiran Satgas Damai Cartenz yang dinilai membawa dampak positif bagi anak-anak di panti tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan serta perhatian yang diberikan. Ini sangat berarti bagi anak-anak kami dan menjadi motivasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Dalam kegiatan itu, personel Satgas tidak hanya menyalurkan bantuan berupa sembako dan makanan ringan, tetapi juga menggelar permainan interaktif (ice breaking) guna menciptakan suasana hangat, penuh keceriaan, serta mempererat kedekatan dengan anak-anak.
Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membangun hubungan emosional dengan masyarakat Papua, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus.
“Bakti sosial ini menjadi bentuk nyata kepedulian kami terhadap anak-anak Papua. Kami ingin memastikan bahwa mereka merasakan kehadiran negara melalui sentuhan kemanusiaan, bukan semata aspek keamanan,” ujar Ka Ops Damai Cartenz.
Ia menambahkan bahwa pendekatan humanis akan terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah Papua guna menciptakan rasa aman sekaligus kepercayaan masyarakat.
Sementara itu, Waka Ops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan sosial serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” katanya.
Kegiatan diakhiri dengan foto bersama antara personel Satgas dan anak-anak panti, yang mencerminkan suasana kebersamaan dan kedekatan emosional.
Melalui kegiatan ini, Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan peran tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap masa depan anak-anak Papua.
Bali – Polda Bali menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal perhelatan olahraga bergengsi berskala internasional, Kemala Run 2026. Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan puluhan ribu peserta lari, sebanyak 1.595 personel gabungan disiagakan guna mengamankan jalannya acara yang akan dipusatkan di Bali United Training Centre Pantai Purnama Jl. Ida Bagus Mantra Gianyar, Bali.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy dalam keterangan resminya pada Kamis (16/4/2026), menyampaikan bahwa persiapan pengamanan telah dimatangkan melalui koordinasi lintas sektoral. “Polda Bali berkomitmen penuh untuk menyukseskan Kemala Run 2026. Fokus utama kami adalah memastikan aspek keamanan (security) dan kelancaran arus lalu lintas (safety and mobility) bagi seluruh elemen yang terlibat,” ujar Ariasandy.
Rincian Kekuatan Personel yang diterjunkan Polda Bali dari total 1.595 personel yang diterjunkan, kekuatan pengamanan terdiri dari: 1.397 Personel: Anggota Polda Bali dan jajaran Polres terkait. 198 Personel bantuan Instansi Terkait, diantaranya: TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar, serta partisipasi aktif dari Pecalang Adat Bali dan unsur pam swakarsa lainnya. Strategi Pengamanan sangat ketat dan berlapis pada Event yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 April 2026 ini diperkirakan akan diikuti oleh sekitar 11.000 pelari, dari seluruh Indonesia maupun mancanegara. Mengingat tingginya jumlah peserta, Polda Bali akan menerapkan pola pengamanan ketat di titik-titik strategis: Zona Sterilisasi: Pengamanan intensif pada area Start dan Finish. Rute Lari: Penempatan personel di sepanjang jalur rute 5K, 10K, hingga 21K (Half Marathon). Manajemen Lalu Lintas: Pengaturan arus kendaraan secara real-time untuk mencegah penumpukan kendaraan serta memastikan lintasan lari bebas dari hambatan kendaraan bermotor.
Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan wisatawan apabila pada hari pelaksanaan nanti terjadi pengalihan arus lalu lintas atau gangguan Kamseltibcarlantas di sekitar lokasi acara. “Kami memohon doa restu dan dukungan seluruh masyarakat Bali. Kesuksesan Kemala Run 2026 bukan sekadar keberhasilan acara olahraga, namun merupakan representasi wajah Bali di mata dunia. Keamanan yang terjamin akan memberikan efek sangat positif yang signifikan bagi citra pariwisata Bali ke depan.
Polda Bali mengimbau bagi masyarakat yang akan beraktivitas di wilayah Gianyar pada Minggu pagi untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan memantau informasi pengalihan arus yang akan disosialisasikan lebih lanjut melalui kanal media sosial resmi Humas Polda Bali,” tutup Kabid Humas.