Category: Uncategorized

  • Patroli Brimob PMJ dan Polres Amankan 3 Terduga Pengguna Sabu Saat Patroli Dini Hari di Jakarta Utara

    Patroli Brimob PMJ dan Polres Amankan 3 Terduga Pengguna Sabu Saat Patroli Dini Hari di Jakarta Utara

    Jakarta – Tim gabungan Patroli Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Utara mengamankan tiga pria yang diduga menyalahgunakan narkotika jenis sabu. Ketiganya diamankan saat petugas menyisir kawasan Warakas, Tanjung Priok, pada Jumat (5/6/2026) dini hari.

    Pengungkapan kasus tersebut bermula ketika petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang ditemui di lokasi. Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa sabu, korek api, serta satu unit sepeda motor. Tiga pria itu selanjutnya dibawa ke Polres Metro Jakarta Utara untuk menjalani proses pemeriksaan oleh penyidik Satresnarkoba.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan kegiatan rutin yang dilakukan bersama jajaran kewilayahan bertujuan menjaga situasi tetap aman sekaligus menekan berbagai bentuk pelanggaran hukum. Menurutnya, kehadiran personel di lapangan tidak hanya mengantisipasi tawuran dan kejahatan jalanan, tetapi juga mendukung upaya pemberantasan penyalahgunaan narkotika.

    “Keberadaan anggota di tengah masyarakat merupakan langkah preventif sekaligus respons cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas. Dengan demikian, masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman,” ujarnya

    Usai mengamankan ketiga terduga pengguna narkoba tersebut, tim melanjutkan penyisiran ke sejumlah titik rawan lainnya dan tidak menemukan kejadian menonjol. Polri mengimbau masyarakat untuk menjauhi narkoba serta segera melaporkan aktivitas mencurigakan melalui layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses selama 24 jam.

  • Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas

    Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas

    Jakarta – Dalam acara Penutupan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P3N) 27, Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si. menegaskan lima pesan penting kepada seluruh peserta. Ace berpesan agar alumni P3N 27 tampil sebagai pemimpin nasional yang berintegritas, adaptif dan visioner, mampu menjadi perekat persatuan, peka secara strategis, dan kolaboratif.

    “Pertama, para alumni P3N 27 harus menjadi pemimpin nasional yang memiliki integritas, karakter kebangsaan, dan keteguhan moral dalam menjalankan tugas dan pengabdian,” kata Ace saat memberikan sambutan Penutupan P3N 27 di Ruang Dwi warna Purwa, Lemhannas RI, pada Kamis (4/6).

    Di tengah situasi geopolitik global yang kian tidak menentu, Ace memandang bahwa pemimpin nasional tidak cukup hanya unggul secara intelektual, melainkan juga perlu memiliki integritas, kepekaan sosial, ketangguhan moral, serta komitmen yang kuat terhadap Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

    Pada pesan kedua, Ace menyebutkan bahwa alumni dituntut untuk menjadi pemimpin yang adaptif sekaligus visioner dalam menyikapi perubahan global. Perkembangan geopolitik, disrupsi teknologi, artificial intelligence, ekonomi digital, dan ancaman siber mengharuskan hadirnya pemimpin yang mampu berpikir strategis, cepat beradaptasi, serta menghadirkan solusi inovatif bagi kemajuan bangsa.

    ”Seluruh dinamika dan tantangan tersebut menuntut hadirnya pemimpin nasional yang memiliki kapasitas strategis, berpikir jauh ke depan, mampu membaca perubahan global, dan memiliki keteguhan dalam menjaga kepentingan nasional,” imbuh Ace.

    Pesan ketiga, Ace menekankan kepada para alumni untuk menjadi perekat persatuan dan penjaga kohesi nasional, serta memiliki rasa empati dan kepekaan sosial yang tinggi. Hal ini dilakukan untuk menjaga persatuan serta mencegah polarisasi dan konflik sosial yang mengganggu stabilitas nasional.

    Lalu pada pesan keempat, Ace menyoroti tentang kepekaan strategis para alumni terhadap berbagai tantangan nasional dan global. Menurutnya, pemimpin nasional harus mampu membaca perubahan, mengantisipasi risiko, dan menyiapkan langkah-langkah strategis bagi masa depan bangsa.

    Selanjutnya, pada pesan kelima, Ace mendorong para alumni untuk membangun kerja sama, koordinasi, dan kolaborasi lintas sektor untuk mencapai tujuan nasional sekaligus menghilangkan ego sektoral. ”Jejaring strategis antarlembaga, antarsektor, dan antargenerasi sangat penting dalam memperkuat kolaborasi nasional guna mendukung terwujudnya indonesia emas 2045,” jelas Ace.

    Mengakhiri sambutannya, Ace turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kekompakan alumni P3N 27, serta mengucapkan selamat atas keberhasilan menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan di Lemhannas RI.

    ”Saya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya, serta ucapan selamat kepada seluruh peserta pendidikan pemantapan pimpinan nasional angkatan 27. Para peserta telah menunjukkan kerja keras, disiplin, dedikasi, serta semangat belajar yang tinggi, meskipun harus melalui rangkaian kegiatan yang padat dan penuh tantangan. Semangat inilah yang mencerminkan kesiapan saudara-saudara untuk menjadi pemimpin yang tangguh, berintegritas, dan visioner,” kata Ace.

    Pada kesempatan yang sama, Deputi Pendidikan Pimpinan Tingkat Nasional Lemhannas RI Marsda TNI Ir. Bob Henry Panggabean, M.I.P. melaporkan bahwa seluruh program pendidikan telah berjalan dengan baik dan lancar.

    Berdasarkan hasil sidang pada Rabu, 3 Juni 2026, dewan penilai yang dipimpin Gubernur Lemhannas RI memutuskan dan menetapkan bahwa sebanyak 84 peserta P3N 27 dinyatakan lulus, serta memberikan dua penghargaan, yaitu Penghargaan Predikat Akademik Terbaik dan Predikat Kertas Kerja Perorangan (KKP) Terbaik.

    Predikat Akademik Terbaik diraih oleh Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, S.H., S.I.K., M.H. dari Polri. Kemudian Predikat KKP Terbaik diraih oleh Laksma TNI Ignatius Bayu Trikuncoro, S.E. dari TNI AL.

    Turut hadir mendampingi Gubernur Lemhanans RI, antara lain, Wakil Gubernur Lemhannas RI Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma; Para Deputi Lemhannas RI; Para Tenaga Pengajar, Tenaga Pengkaji, dan Tenaga Profesional; Para Pejabat Struktural; dan Perista Lemhannas RI.

    Hadir pula dalam kegiatan tersebut, antara lain, Wakil Ketua Umum I DPP IKAL Lemhannas RI Marsdya TNI (Purn) Daryatmo, S.IP.; Gubernur Lemhannas RI Periode 2011-2016 sekaligus Sekretaris Jenderal DPP IKAL Lemhannas RI Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, C.E.S., D.E.A.; Kepala BNN RI Komjen Pol Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.; Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan RI Prof. Dr. Rudi Margono, S.H., M.Hum.; Asisten Personel Panglima TNI Marsda TNI Djohn Amarul, S.A.B.; Koordinator Staf Ahli KASAD Letjen TNI Muhammad Zamroni, S.I.P., M.Si.; Inspektur Jenderal TNI AL Laksdya TNI Achmad Wibisono; Koordinator Staf Ahli Kasau Marsda TNI Andi Wijaya, S.Sos.; Plt. Deputi I Kepala staf Kepresidenan Drs. Heru Kreshna Reza; Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Ir. Martini Mohamad Paham, MBA.; Inspektur Wilayah II Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum Ignatius Purwanto, S.H.; Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Buya Amirsyah Tambunan; dan Plt. Kepala BPSDM Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Dr. Muhammad Tito Andrianto, S.H., M.H.

    Kepala Biro Humas Settama Lemhannas RI
    Brigadir Jenderal TNI Muhammad Arif Nur

    Biro Humas Lemhannas RI
    Jalan Medan Merdeka Selatan 10, Jakarta 10110
    Telp. 021-3832108/09
    http://www.lemhannas.go.id
    Instagram : @lemhannas_ri
    Facebook : lembagaketahanannasionalri
    Twitter : @LemhannasRI

  • Tawa Anak-Anak Papua Sambut Kehadiran Satgas Damai Cartenz, Hangatkan Panti Asuhan di Keerom

    Papua – Kehadiran Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 tidak hanya diwujudkan melalui upaya menjaga stabilitas keamanan di Papua, tetapi juga melalui aksi nyata kemanusiaan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan di dua panti asuhan di Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (3/6/2026).

    Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menyasar Panti Asuhan Muhammadiyah Arso X dan Panti Asuhan Shalom Arso VIII. Namun lebih dari sekadar menyerahkan bantuan, kehadiran para personel menjadi momen yang menghadirkan kehangatan dan kedekatan bagi anak-anak yang sehari-harinya tinggal jauh dari pelukan keluarga.

    Di Panti Asuhan Shalom Arso VIII, suasana penuh keceriaan terlihat ketika anak-anak dan personel Satgas bermain bersama. Gelak tawa terdengar saat berbagai permainan sederhana digelar. Anak-anak yang berasal dari berbagai wilayah pedalaman Papua, mulai dari Korowai, perbatasan Keerom hingga Pegunungan Bintang, tampak antusias memperkenalkan diri dan berbagi cerita tentang cita-cita mereka.

    Kebersamaan tersebut menciptakan suasana yang hangat dan akrab. Tidak ada sekat antara aparat dan masyarakat. Yang terlihat hanyalah sekelompok anak Papua yang menikmati perhatian, kasih sayang, dan kebersamaan dari para personel yang hadir.

    Selain berinteraksi dengan anak-anak, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 juga menyerahkan bantuan sosial kepada pengelola kedua panti asuhan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan sehari-hari anak-anak yang berada di bawah pembinaan panti.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan sosial merupakan bagian dari komitmen Operasi Damai Cartenz untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat Papua, khususnya generasi muda.

    “Anak-anak Papua adalah masa depan bangsa yang harus kita jaga dan dukung bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran negara tidak hanya dalam bentuk pengamanan, tetapi juga melalui perhatian, kepedulian, dan kasih sayang kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.

    Menurutnya, membangun Papua yang aman dan damai tidak hanya dilakukan melalui upaya penegakan hukum, tetapi juga dengan memperkuat hubungan kemanusiaan dan menumbuhkan harapan bagi generasi penerus.

    Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa pendekatan humanis akan terus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Operasi Damai Cartenz.

    “Melihat senyum dan kebahagiaan anak-anak merupakan energi positif bagi kami. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat bagi anak-anak Papua untuk terus belajar, tumbuh, dan meraih masa depan yang lebih baik,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.

    Ia menambahkan bahwa membangun kedekatan dengan masyarakat merupakan salah satu fondasi penting dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan harmonis di Papua.

    Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi gambaran bahwa sentuhan kemanusiaan memiliki makna yang besar. Di tengah berbagai tantangan yang ada, senyum anak-anak Papua menjadi pengingat bahwa harapan selalu tumbuh dari kepedulian, kebersamaan, dan perhatian yang tulus.

    Melalui bakti sosial ini, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menunjukkan bahwa menjaga Papua bukan hanya tentang menciptakan rasa aman, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan harapan bagi generasi yang akan melanjutkan masa depan Bumi Cenderawasih.

  • Desk Ketenagakerjaan Polri Berhasil Mediasi Sengketa PT Kerta Gaya Pusaka, 131 Pekerja Terima Hak Senilai Rp10 Miliar

    Jakarta – Desk Ketenagakerjaan Polri berhasil melaksanakan mediasi penyelesaian sengketa ketenagakerjaan antara manajemen PT Kerta Gaya Pusaka dan 131 pekerja.

    Permasalahan tersebut bermula dari pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dialami para pekerja sejak tahun 2021. Hingga saat ini, para pekerja belum menerima kompensasi PHK maupun kekurangan upah yang menjadi hak mereka.

    Melalui fasilitasi dan mediasi yang dilaksanakan pada Rabu (3/6/2026), yang dihadiri oleh Kepala Desk Ketenagakerjaan Polri Brigjen Pol. Mohammad Irhamni, Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan Andi Gani Nena Wea, perwakilan pekerja, serta manajemen PT Kerta Gaya Pusaka, para pihak akhirnya mencapai kesepakatan.

    Dalam hasil mediasi tersebut, manajemen PT Kerta Gaya Pusaka menyatakan kesediaannya untuk membayarkan kompensasi PHK dan kekurangan upah kepada 131 pekerja dengan total nilai mencapai Rp10 miliar.

    Kepala Desk Ketenagakerjaan Polri Brigjen Pol. Mohammad Irhamni mengatakan keberhasilan penyelesaian kasus ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada pekerja sekaligus menjaga keberlangsungan hubungan industrial yang harmonis.

    “Desk Ketenagakerjaan Polri hadir untuk memastikan setiap permasalahan ketenagakerjaan dapat diselesaikan secara adil, profesional, dan mengedepankan dialog. Penyelesaian kasus PT Kerta Gaya Pusaka ini menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif dan restorative justice mampu memberikan kepastian hukum sekaligus memenuhi hak-hak pekerja yang selama ini tertunda,” ujar Brigjen Pol. Mohammad Irhamni kepada Wartawan di Jakarta.

    Ia menegaskan bahwa Polri akan terus mendukung terciptanya iklim ketenagakerjaan yang kondusif melalui upaya mediasi, perlindungan hukum, serta pengawasan terhadap pelaksanaan hak dan kewajiban para pihak dalam hubungan industrial.

    Keberhasilan penyelesaian sengketa ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan perlindungan ketenagakerjaan bagi seluruh masyarakat, dengan mengedepankan penegakan hukum yang berorientasi pada penyelesaian masalah, keadilan restoratif, serta terciptanya hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan di Indonesia.

  • Polsek Bojonggede Gelar Razia Stasioner, Antisipasi Curanmor, Begal, Senjata Tajam dan Narkoba

    BOJONGGEDE – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Bojonggede melaksanakan kegiatan Razia Stasioner pada sejumlah titik strategis di wilayah hukum Polsek Bojonggede.

    Kegiatan tersebut diikuti oleh 12 personel Polsek Bojonggede dan dipimpin oleh Kapolsek Bojonggede AKP Abdullah Safiih, S.H., yang dalam pelaksanaannya diwakili oleh Piket Perwira Pengawas (Pawas) IPDA Asep Sopian, S.H.

    Razia dilaksanakan di sepanjang Jalan Raya Bojonggede, Terminal Bojonggede, hingga Jalan Tegar Beriman Pabuaran dengan sasaran utama pencegahan berbagai bentuk gangguan kamtibmas yang berpotensi meresahkan masyarakat.

    Adapun sasaran kegiatan meliputi antisipasi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor), aksi begal, kepemilikan senjata tajam, serta penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas secara humanis dan profesional, serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap tindak kejahatan.

    IPDA Asep Sopian, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan razia stasioner merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan guna menekan angka kriminalitas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan.

    “Melalui kegiatan ini, kami berupaya mencegah terjadinya tindak kejahatan jalanan seperti curanmor dan begal, serta mengantisipasi peredaran narkoba maupun kepemilikan senjata tajam yang dapat mengganggu keamanan masyarakat,” ujarnya.

    Polsek Bojonggede juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

    Dengan dilaksanakannya Razia Stasioner secara rutin dan berkelanjutan, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Bojonggede tetap aman, nyaman, dan kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.

  • Polsek Bojonggede Gelar Patroli Malam “Jaga Jakarta On The Spot”, Perkuat Keamanan Lingkungan dan Serap Aspirasi Warga

    BOJONGGEDE – Dalam upaya memperkuat sistem keamanan lingkungan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, Polsek Bojonggede melaksanakan kegiatan “Jaga Jakarta On The Spot” yang berlangsung di Perumahan Griya Citayam Asri RT 05 RW 02, Desa Bojongbaru, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

    Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Bojonggede AKP Abdullah Safi’ih, S.H. dan dihadiri Wakapolsek Bojonggede AKP Ade Sudrajat, S.H., M.M., Kanit Intelkam IPTU Agustinus, Kanit Binmas IPTU Yayat Darojat, S.H., Panit Binmas IPDA Asep Sofyan, S.H., Bhabinkamtibmas Desa Bojongbaru AIPTU Sahrul Amin, Ketua RW 02 Maulana, Ketua RT 05 RW 02 Sukma, serta warga setempat.

    Melalui kegiatan ini, Polsek Bojonggede menunjukkan komitmennya untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat sebagai langkah proaktif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Konsep on the spot yang diusung memungkinkan personel kepolisian turun langsung ke lingkungan warga untuk melihat kondisi nyata di lapangan sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dan humanis dengan masyarakat.

    Dalam dialog yang berlangsung hangat, warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai keluhan, masukan, dan aspirasi terkait situasi keamanan di lingkungan mereka. Berbagai isu seperti potensi kejahatan jalanan, keamanan lingkungan pada malam hari, kenakalan remaja, hingga upaya pencegahan tindak kriminal menjadi pembahasan bersama antara warga dan pihak kepolisian.

    Kapolsek Bojonggede AKP Abdullah Safi’ih menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian untuk mencegah berbagai bentuk gangguan kamtibmas, seperti aksi begal, tawuran, balap liar, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta tindak kriminalitas lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.

    Selain mendengarkan aspirasi warga, jajaran Polsek Bojonggede juga memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas. Masyarakat diajak untuk terus menjaga kerukunan antarwarga, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, mengawasi pergaulan remaja agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan aksi tawuran, serta mengaktifkan kembali kegiatan siskamling sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan.

    Melalui kegiatan “Jaga Jakarta On The Spot”, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Kehadiran polisi secara langsung di tengah warga menjadi wujud nyata pelayanan Polri yang responsif, humanis, dan dekat dengan masyarakat.

  • Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Dugaan Tawuran di Ciracas, Lima Remaja dan Celurit Diamankan

    Jakarta – Tim patroli gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan dugaan aksi tawuran di kawasan Jalan Masjid Al-Ishlah, Kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026) dini hari. Dalam patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) tersebut, petugas mengamankan lima remaja bersama satu bilah celurit panjang dan satu unit sepeda motor yang diduga akan digunakan untuk aksi tawuran.

    Peristiwa itu bermula saat tim patroli menyisir sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah Jakarta Timur. Sekitar pukul 02.47 WIB, petugas mendapati sekelompok pemuda yang gerak-geriknya mencurigakan di kawasan permukiman Jalan Masjid Al-Ishlah. Tim kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan satu bilah celurit panjang yang disimpan di lokasi tersebut. Untuk mencegah potensi bentrokan antarkelompok yang dapat meresahkan warga sekitar. Kelima remaja beserta barang bukti selanjutnya dibawa dan diserahkan ke Polsek Ciracas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan patroli gabungan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif, khususnya pada malam hingga dini hari. Menurutnya, respons cepat personel di lapangan menjadi bagian penting untuk mencegah terjadinya aksi kekerasan jalanan yang melibatkan remaja.

    “Patroli rutin dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran dan kriminalitas jalanan. Kami mengedepankan tindakan preventif agar situasi tetap aman dan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,” ujarnya.

    Polri juga mengimbau masyarakat dan para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak pada malam hari guna mencegah keterlibatan dalam aksi yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Masyarakat yang menemukan adanya potensi gangguan keamanan dapat segera menghubungi layanan kepolisian 110 untuk mendapatkan penanganan cepat dari petugas.

  • Tak Kenal Kendor, Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok Jaga Kondusifitas Malam, Warga Beri Apresiasi

    DEPOK — Komitmen Polres Metro Depok dalam menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) terus dibuktikan di lapangan. Melalui Tim Patroli Perintis Presisi (3P), kepolisian setempat tak kenal kendor dalam menyisir wilayah Kota Depok, khususnya pada waktu malam hingga dini hari, demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
    Patroli skala sedang hingga besar ini menyasar berbagai titik rawan kriminalitas, mulai dari jalan protokol, area perbatasan, hingga pemukiman padat penduduk. Langkah antisipatif ini difokuskan untuk mencegah aksi kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), balap liar, hingga aksi tawuran remaja.

    Hal yang membedakan pergerakan Tim Perintis Presisi Polres Metro Depok adalah pendekatan dialogis yang mereka terapkan. Petugas tidak sekadar melintas dengan sirine menyala, melainkan aktif turun langsung untuk berkoordinasi dan berbagi informasi terkait peta kerawanan kamtibmas bersama warga, petugas keamanan lingkungan (satpam), dan kelompok sadar kamtibmas.
    “Kami selalu mengedepankan komunikasi dua arah. Informasi dari masyarakat adalah kunci utama kami untuk memetakan potensi gangguan keamanan secara dini dan melakukan tindakan pencegahan yang tepat,” ujar Katim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok.

    Konsistensi dan kehadiran nyata petugas di jam-jam rawan ini menuai respons positif dan apresiasi tinggi dari warga Kota Depok. Sinergi yang dibangun dinilai berhasil memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari.

    “Kami sangat mengapresiasi bapak-bapak dari Polres Metro Depok yang tidak pernah kendor menjaga kota ini. Kehadiran mereka di malam hari, bahkan mau mampir ke pos ronda untuk berbagi informasi dan berkoordinasi dengan kami, membuat lingkungan terasa jauh lebih aman dan kondusif,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat di kawasan Sukmajaya.
    Dengan kerja keras yang terus konsisten dan sinergi yang makin erat bersama warga, Polres Metro Depok berkomitmen untuk terus mengawal kenyamanan malam hari, memastikan Kota Depok tetap menjadi rumah yang aman bagi seluruh warganya. (a/p)

  • Tak Kenal Kendor, Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok Jaga Kondusifitas Malam, Warga Beri Apresiasi

    Tak Kenal Kendor, Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok Jaga Kondusifitas Malam, Warga Beri Apresiasi

    DEPOK — Komitmen Polres Metro Depok dalam menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) terus dibuktikan di lapangan. Melalui Tim Patroli Perintis Presisi (3P), kepolisian setempat tak kenal kendor dalam menyisir wilayah Kota Depok, khususnya pada waktu malam hingga dini hari, demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

    Patroli skala sedang hingga besar ini menyasar berbagai titik rawan kriminalitas, mulai dari jalan protokol, area perbatasan, hingga pemukiman padat penduduk. Langkah antisipatif ini difokuskan untuk mencegah aksi kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), balap liar, hingga aksi tawuran remaja.

    Hal yang membedakan pergerakan Tim Perintis Presisi Polres Metro Depok adalah pendekatan dialogis yang mereka terapkan. Petugas tidak sekadar melintas dengan sirine menyala, melainkan aktif turun langsung untuk berkoordinasi dan berbagi informasi terkait peta kerawanan kamtibmas bersama warga, petugas keamanan lingkungan (satpam), dan kelompok sadar kamtibmas.

    “Kami selalu mengedepankan komunikasi dua arah. Informasi dari masyarakat adalah kunci utama kami untuk memetakan potensi gangguan keamanan secara dini dan melakukan tindakan pencegahan yang tepat,” ujar Katim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok.

    Konsistensi dan kehadiran nyata petugas di jam-jam rawan ini menuai respons positif dan apresiasi tinggi dari warga Kota Depok. Sinergi yang dibangun dinilai berhasil memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari.

    “Kami sangat mengapresiasi bapak-bapak dari Polres Metro Depok yang tidak pernah kendor menjaga kota ini. Kehadiran mereka di malam hari, bahkan mau mampir ke pos ronda untuk berbagi informasi dan berkoordinasi dengan kami, membuat lingkungan terasa jauh lebih aman dan kondusif,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat di kawasan Sukmajaya.

    Dengan kerja keras yang terus konsisten dan sinergi yang makin erat bersama warga, Polres Metro Depok berkomitmen untuk terus mengawal kenyamanan malam hari, memastikan Kota Depok tetap menjadi rumah yang aman bagi seluruh warganya.

  • Tak Kenal Kendor, Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok Jaga Kondusifitas Malam, Warga Beri Apresiasi

    Tak Kenal Kendor, Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok Jaga Kondusifitas Malam, Warga Beri Apresiasi

    DEPOK — Komitmen Polres Metro Depok dalam menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) terus dibuktikan di lapangan. Melalui Tim Patroli Perintis Presisi (3P), kepolisian setempat tak kenal kendor dalam menyisir wilayah Kota Depok, khususnya pada waktu malam hingga dini hari, demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

    Patroli skala sedang hingga besar ini menyasar berbagai titik rawan kriminalitas, mulai dari jalan protokol, area perbatasan, hingga pemukiman padat penduduk. Langkah antisipatif ini difokuskan untuk mencegah aksi kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), balap liar, hingga aksi tawuran remaja.

    Hal yang membedakan pergerakan Tim Perintis Presisi Polres Metro Depok adalah pendekatan dialogis yang mereka terapkan. Petugas tidak sekadar melintas dengan sirine menyala, melainkan aktif turun langsung untuk berkoordinasi dan berbagi informasi terkait peta kerawanan kamtibmas bersama warga, petugas keamanan lingkungan (satpam), dan kelompok sadar kamtibmas.

    “Kami selalu mengedepankan komunikasi dua arah. Informasi dari masyarakat adalah kunci utama kami untuk memetakan potensi gangguan keamanan secara dini dan melakukan tindakan pencegahan yang tepat,” ujar Katim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Depok.

    Konsistensi dan kehadiran nyata petugas di jam-jam rawan ini menuai respons positif dan apresiasi tinggi dari warga Kota Depok. Sinergi yang dibangun dinilai berhasil memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari.

    “Kami sangat mengapresiasi bapak-bapak dari Polres Metro Depok yang tidak pernah kendor menjaga kota ini. Kehadiran mereka di malam hari, bahkan mau mampir ke pos ronda untuk berbagi informasi dan berkoordinasi dengan kami, membuat lingkungan terasa jauh lebih aman dan kondusif,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat di kawasan Sukmajaya.

    Dengan kerja keras yang terus konsisten dan sinergi yang makin erat bersama warga, Polres Metro Depok berkomitmen untuk terus mengawal kenyamanan malam hari, memastikan Kota Depok tetap menjadi rumah yang aman bagi seluruh warganya.