Archives 2026

Polri Bersama Gekrafs Lakukan MoU, Komitmen Lindungi Karya dan Dorong Potensi Ekraf

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bersama Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dalam puncak peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (HEKRAFNAS) 2026 di Sampoerna Strategic Building, Jakarta, Sabtu (24/10/2026).

Kerja sama ini menjadi salah satu agenda strategis dalam puncak HEKRAFNAS 2026 yang mengusung semangat Rekacipta, kolaborasi, dan penguatan ekosistem ekonomi kreatif nasional. Kolaborasi GEKRAFS dan Polri diharapkan dapat membuka ruang sinergi antarlembaga dalam mendukung perkembangan industri kreatif Indonesia.

Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto menyampaikan apresiasinya kepada para pelaku ekonomi kreatif yang dinilai memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan bangsa. Ia juga menegaskan komitmen Polri untuk mendukung dan menjaga perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia.

“Saya sangat berbahagia bisa hadir di tengah orang-orang hebat, orang-orang kreatif yang bisa membawa Indonesia semakin luar biasa. Saya senang karena kalau banyak orang kreatif, Indonesia aman,” ujar Suyudi dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa Polri siap mengambil peran dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif, termasuk melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Menurutnya, kreativitas dan inovasi merupakan modal penting untuk membangun Indonesia menjadi bangsa yang semakin maju dan berdaya saing.

“Dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin meyakinkan bahwa Polri berada di depan untuk menjaga ekonomi kreatif,” tegasnya.

Suyudi juga meyakini bahwa kreativitas dan inovasi yang dimiliki masyarakat dapat menjadi kekuatan besar dalam membangun masa depan Indonesia. Dengan dukungan terhadap orang-orang kreatif, ia optimistis Indonesia mampu tumbuh menjadi bangsa yang kuat dan bermartabat.

“Karena memang ketika Indonesia diemban oleh orang-orang yang kreatif, penuh dengan inovasi, saya yakin bangsa ini menjadi bangsa yang hebat, kuat, bermartabat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP GEKRAFS sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian, mengatakan bahwa penguatan ekonomi kreatif membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar potensi kreativitas masyarakat dapat berkembang dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Presiden Prabowo sangat komitmen dengan ekonomi kreatif, bahkan di Asta Cita dua kali beliau menyebutkan ekonomi kreatif. Tentunya perhatian beliau luar biasa dan ini tentunya menjadi semangat kita bersama. Masih banyak lagi yang kita perjuangkan,” kata Kawendra.

Penandatanganan MoU dengan Polri merupakan bagian dari rangkaian agenda puncak HEKRAFNAS 2026. Dalam kegiatan yang sama, GEKRAFS juga menandatangani nota kesepahaman dengan KJRI Pakistan dan Kementerian Hukum RI, serta meluncurkan maskot GEKRAFS Krafa Krafi dan EKRAF Awards.

Melalui semangat Rekacipta, Polri dan GEKRAFS diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk melindungi karya, mengembangkan potensi pelaku ekonomi kreatif, serta mendorong ekonomi kreatif menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Indonesia.

Polisi Bersama Masyarakat, Polda Metro Jaya Gelar Bakti Kesehatan dan Salurkan 1.000 Paket Sembako di Kampung Ambon

JAKARTA — Polda Metro Jaya menggelar bakti kesehatan dan menyiapkan 1.000 paket sembako bagi warga Kampung Ambon, Kompleks Permata, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan yang dihadiri Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto ini merupakan bagian dari program Polisi Bersama Masyarakat, sekaligus bentuk kepedulian kepolisian terhadap warga setelah serangkaian penindakan peredaran narkoba di kawasan tersebut.

Pelayanan kesehatan meliputi pengobatan umum dan khitan massal. Sebanyak 10 tenaga medis dilibatkan dengan sasaran 100 penerima layanan kesehatan. Bantuan sosial berupa 1.000 paket sembako juga disiapkan bagi masyarakat RW 07 dan sekitarnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan sosial di Kampung Ambon, yang sebelumnya dikenal sebagai kawasan rawan peredaran narkoba dan telah menjadi sasaran penindakan intensif kepolisian. Setelah langkah penegakan hukum dilakukan, Polda Metro Jaya melanjutkan pendekatan melalui pelayanan kesehatan, bantuan sosial, dan pendampingan warga untuk mendukung pemulihan lingkungan.

Kapolda Metro Jaya menegaskan, penanganan persoalan narkoba tidak cukup hanya melalui penegakan hukum. Diperlukan langkah menyeluruh yang menyentuh kondisi sosial, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat agar persoalan serupa tidak terus berulang.

“Kawasan ini menjadi studi kasus bagaimana penanganan permasalahan tidak hanya dilakukan pada tataran permukaan atau bersifat simptomatis, tetapi juga secara fundamental hingga menyentuh akar persoalannya,” kata Kapolda.

Kapolda juga meminta jajarannya terus mendampingi masyarakat, mendengarkan kebutuhan warga, serta memastikan berbagai kegiatan memberikan manfaat nyata. “Kita harus memastikan apakah program ini benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menambahkan, kegiatan bakti kesehatan dan bantuan sosial merupakan wujud kepedulian Kepolisian terhadap masyarakat yang terus dilakukan seiring dengan upaya penegakan hukum terhadap peredaran narkoba.

“Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat dan Kerja Melayani Jakarta, kami ingin kehadiran polisi tidak hanya dirasakan dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian dan pendampingan yang nyata. Kami mengajak seluruh warga bersama-sama menjaga lingkungan agar Kampung Ambon semakin aman, sehat, dan nyaman bagi keluarga serta anak-anak kita,” tuturnya.

Kapolda Jambi Pimpin Penanaman Pohon di SPN, Wujudkan Komitmen Green Policing dan Pelestarian Lingkungan

JAMBI – Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., memimpin kegiatan penanaman pohon di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jambi, Jumat (23/10/2026) pagi. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polda Jambi dalam mendukung program Green Policing guna menjaga kelestarian lingkungan, memperluas penghijauan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap alam.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., Kapolresta Jambi Kombes Pol. Ananto Herlambang, S.I.K., M.M., serta Ka SPN Jambi Kombes Pol. Dili Yanto, S.I.K., S.H., M.H.

Penanaman pohon tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian institusi Polri terhadap lingkungan hidup sekaligus mendukung program prioritas 100 hari Kapolri. Melalui kegiatan ini, Polda Jambi berupaya menciptakan lingkungan yang hijau, bersih, asri, dan berkelanjutan.

Selain melaksanakan penanaman pohon, Kapolda Jambi bersama para pejabat utama Polda Jambi juga memberikan arahan kepada 46 siswa SPN Jambi di Aula Sultha Taha sekitar pukul 09.05 WIB. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kepada calon anggota Polri agar memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa program Green Policing merupakan wujud komitmen Polri untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Penanaman pohon ini merupakan bentuk kepedulian Polda Jambi terhadap kelestarian lingkungan sekaligus langkah nyata untuk mendukung program Green Policing. Kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama, sehingga lingkungan tetap hijau, bersih, dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji

Ia menambahkan, kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak dini, termasuk kepada para siswa SPN Jambi yang nantinya akan menjadi anggota Polri dan bertugas melayani masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh personel Polri, khususnya para calon anggota Polri, dapat menjadi teladan dalam menjaga kebersihan, merawat lingkungan, dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama melestarikan alam. Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi bagi keberlangsungan lingkungan hidup,” tambahnya.

Polda Jambi berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Polri yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Brimob Polda Metro Jaya Amankan 2 Pemuda Diduga Hendak Tawuran di Lubang Buaya, Celurit Disita

Jakarta — Tim Patroli Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan dua pemuda yang diduga hendak tawuran di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur. Keduanya diamankan saat petugas melakukan patroli pada Kamis (20/8/2026) dini hari.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Bhineka, Kelurahan Lubang Buaya. Saat berpatroli, petugas mendapati sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran. Petugas kemudian melakukan pencegahan dan mengamankan dua orang beserta sejumlah barang bukti.

Dari lokasi, polisi menyita satu senjata tajam jenis celurit, tiga unit sepeda motor, dan tiga telepon seluler. Dua pemuda tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Cipayung untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli akan terus ditingkatkan untuk mencegah aksi tawuran dan tindak kriminalitas jalanan. “Kehadiran personel di lapangan merupakan langkah pencegahan agar potensi gangguan keamanan dapat segera diantisipasi sebelum berkembang dan meresahkan masyarakat,” ujarnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hingga dini hari. Menurutnya, tawuran dan membawa senjata tajam bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga dapat merugikan masyarakat luas.

“Kami mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Jangan biarkan anak-anak terlibat tawuran atau membawa senjata tajam. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kombes Budi.

Polri mengimbau para orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hingga dini hari. Masyarakat juga diminta tidak membawa senjata tajam atau terlibat dalam aksi tawuran karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Informasi dan bantuan kepolisian dapat disampaikan melalui layanan Polisi 110.

Brimob Polda Metro Jaya Amankan 5 Pemuda Diduga Hendak Balap Liar di Duren Sawit

Jakarta — Tim Patroli Gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan lima pemuda yang diduga hendak melakukan balap liar di Jalan Pondok Kelapa Raya, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (20/8/2026) dini hari. Mereka ditemukan bersama dua sepeda motor setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas balap liar di lokasi tersebut.

Petugas langsung mendatangi lokasi dan memeriksa kelima pemuda serta kendaraan yang digunakan. Dari pemeriksaan awal, dua sepeda motor yang dibawa tidak dilengkapi surat-surat kendaraan. Polisi kemudian membawa kelima pemuda beserta kendaraan tersebut ke Polsek Duren Sawit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Lima unit handphone turut diamankan dalam proses tersebut.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan patroli malam hingga dini hari terus dilakukan untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, aktivitas yang mengarah pada balap liar menjadi salah satu perhatian karena tidak hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Patroli akan terus dilakukan secara rutin dengan menyasar sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti sebagai langkah pencegahan agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Patroli gabungan kemudian kembali menyisir sejumlah wilayah Jakarta Timur, termasuk Jalan I Gusti Ngurah Rai, Pondok Kopi dan Jalan Pemuda, Pulo Gadung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja agar tidak terlibat dalam aktivitas yang berisiko, termasuk balap liar maupun tindakan lain yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Kami mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari. Jangan sampai mereka terlibat kegiatan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kombes Budi.

Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya dan dapat menghubungi layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian.

Menuju Hutan Indonesia Aman: 583 Polisi Kehutanan Dididik di Pusdik Binmas Polri

Semarang, 19 Agustus 2026 – Menjaga hutan Indonesia membutuhkan personel yang terlatih, profesional, dan siap menghadapi tantangan di lapangan. Untuk pertama kalinya, 583 peserta Pendidikan dan Latihan Polisi Khusus Kehutanan (Polsus Kehutanan) Tahun Anggaran 2026 dididik di Pusat Pendidikan (Pusdik) Binmas Lemdiklat Polri.

Sebanyak 583 peserta dari berbagai daerah mengikuti pendidikan selama dua bulan. Mereka menjadi tahap awal penguatan kapasitas menuju 6.500 Polisi Kehutanan yang akan dididik secara bertahap ke depan.

Pendidikan dibuka Rabu (19/8/2026), pukul 08.11–08.40 WIB, di Lapangan R. Oetomo, Pusdik Binmas Lemdiklat Polri, oleh Wakil Menteri Kehutanan RI Rohmat Marzuki, S.Hut.

Wamenhut: Polisi Kehutanan Harus Siap Bertugas

Wamenhut Rohmat Marzuki menyampaikan apresiasi kepada Polri yang memfasilitasi pelaksanaan pendidikan.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Kapolri, Kalemdiklat Polri beserta jajaran, serta Korbinmas Baharkam Polri yang telah memfasilitasi Pendidikan dan Latihan Polisi Khusus Kehutanan Tahun Anggaran 2026. Ini merupakan bagian penting dalam meningkatkan kompetensi Polisi Kehutanan,” ujar Rohmat.

Ia menegaskan, setelah pendidikan para peserta harus mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam menjaga kawasan hutan dan ekosistemnya.

“Setelah pendidikan, Polisi Kehutanan harus mampu menjaga kawasan hutan dan ekosistemnya dengan bekal keterampilan yang telah dipelajari, serta mampu membangun kolaborasi dengan TNI-Polri dan aparat penegak hukum lainnya,” katanya.

Kurikulum Berbasis Kemampuan Nyata

Pendidikan Polsus Kehutanan Keterampilan Pelaksana Teknis Tahun Anggaran 2026 menggunakan pendekatan Outcome Based Education (OBE). Artinya, peserta tidak hanya dituntut memahami materi, tetapi harus mampu menerapkannya ketika bertugas.

Kurikulum mencakup empat kompetensi utama:

  • Sikap dan tata nilai: integritas, karakter kebangsaan, HAM, kode etik, disiplin dan tanggung jawab.
  • Pengetahuan tugas kepolisian: deteksi dini, patroli, penjagaan, pengawalan, pengamanan TKP/TPTKP, pengamanan barang bukti, operasi penertiban, regulasi serta komunikasi dan kemitraan masyarakat.
  • Keterampilan dasar: navigasi dan pemetaan, pemeriksaan tumbuhan dan satwa, pengenalan jenis dan handling satwa, pengendalian kebakaran hutan, komunikasi efektif serta penyusunan laporan.
  • Keterampilan khusus: PBB, pengenalan senjata api, bela diri Polri, SAR dan PPGD, halang rintang serta mountaineering.

Lulusan ditargetkan menjadi anggota Polisi Kehutanan yang terampil dalam perlindungan dan pengamanan hutan, berintegritas, berkarakter kebangsaan, serta bekerja sesuai kewenangan dan peraturan perundang-undangan.

Kalemdiklat Polri: Diperkuat untuk Siap Menghadapi Lapangan

Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si. mengatakan pendidikan di lingkungan Polri memberikan penguatan kemampuan yang relevan dengan tugas Polisi Kehutanan.

“Polisi Kehutanan tidak cukup hanya memahami aspek kehutanan. Mereka juga harus memiliki kemampuan menghadapi kondisi lapangan, memahami prosedur, menjaga barang bukti, menangani TKP, memiliki kemampuan SAR, serta mampu berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya,” ujar Panca.

Menurutnya, pendidikan tersebut tidak mengubah kewenangan Polisi Kehutanan.

“Pendidikan ini bukan untuk mengubah kewenangan Polisi Kehutanan, tetapi memperkuat kapasitasnya agar tugas perlindungan dan pengamanan hutan dapat dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Tahap Awal Menuju 6.500 Polisi Kehutanan

Wamenhut menyampaikan, sesuai arahan Presiden RI, Kementerian Kehutanan akan mendidik 6.500 Polisi Kehutanan secara bertahap.

“Ke depan, sesuai arahan Presiden, Kementerian Kehutanan akan mendidik 6.500 Polisi Kehutanan secara bertahap. Untuk itu, kami berharap kerja sama dengan Polri dapat terus diperkuat,” ujar Rohmat.

Sebanyak 583 peserta pada pendidikan tahap awal ini menjadi bagian dari proses menuju penguatan 6.500 Polisi Kehutanan yang profesional dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan tugas.

Kerja sama Polri dan Kementerian Kehutanan juga akan dikembangkan, tidak hanya dalam pendidikan dasar, tetapi mencakup pendidikan tingkat manajerial dan pengembangan kompetensi lainnya.

Untuk Hutan, Untuk Masyarakat

Penguatan Polisi Kehutanan pada akhirnya ditujukan untuk kepentingan masyarakat.

Hutan yang terlindungi berarti sumber air lebih terjaga, ekosistem terlindungi, keanekaragaman hayati terpelihara, dan masyarakat di sekitar kawasan hutan mendapatkan lingkungan yang lebih aman.

“Menjaga hutan tidak bisa dilakukan oleh satu institusi. Dibutuhkan kolaborasi Kementerian Kehutanan, Polri, TNI, pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh aparat penegak hukum sesuai kewenangannya,” ujar Panca.

583 peserta menjadi awal. Menuju 6.500 Polisi Kehutanan yang semakin siap menjaga hutan Indonesia.

Menuju Hutan Indonesia Aman, lingkungan terjaga, dan masa depan terlindu

Polres Metro Depok Gelar Apel Siaga Kesiapan Pengamanan Unjuk Rasa

Depok – Polres Metro Depok melaksanakan apel siaga dalam rangka memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi serta mengamankan kegiatan unjuk rasa yang berlangsung di wilayah hukum Polres Metro Depok.

Apel siaga tersebut dipimpin oleh Wakapolres Metro Depok, AKBP Dr. Samian, S.I.K., M.Si. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran personel Polres Metro Depok yang terlibat dalam pengamanan.

Dalam arahannya, Wakapolres Metro Depok menekankan pentingnya kesiapsiagaan, kedisiplinan, serta pelaksanaan tugas secara profesional dan humanis. Seluruh personel diminta memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta mengedepankan komunikasi dalam setiap pelaksanaan pengamanan.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jaga keselamatan diri serta ciptakan situasi yang aman dan kondusif,” tegas AKBP Dr. Samian.

Apel siaga ini juga menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat selama berlangsungnya aksi unjuk rasa.

Dengan kesiapan personel yang optimal, Polres Metro Depok berkomitmen memberikan pelayanan dan pengamanan secara maksimal, sehingga penyampaian aspirasi masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

Polri Distribusikan Bantuan Logistik Kapolri untuk Korban Gempa di Pulau Flores

LABUAN BAJO – Polri terus bergerak membantu masyarakat terdampak bencana gempa bumi di daratan Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan logistik dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo disiapkan untuk segera didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Proses pengemasan bantuan berlangsung pada Senin (17/8/2026) sejak pukul 14.00 Wita di Gudang Bulog Labuan Bajo, Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.

Proses packing dikoordinasikan oleh Pengelola PB/J Polri Madya TK III selaku Ketua LO Polda NTT Kombes Pol. Edwar Jacky Tofani Umbu Kaledi, S.I.K., M.M., bersama Kasubaghapus Baginvent Ropal Kompol Yogi Maulana, S.I.

Personel Polwan Polres Manggarai Barat turut membantu proses pengemasan bantuan di bawah pimpinan Kabag Ren Polres Manggarai Barat AKP Ratna Yuda Topang.

Setelah proses pengemasan selesai, seluruh bantuan dipindahkan menuju Dermaga Pelni Marina Labuan Bajo menggunakan dua unit dump truck dan satu unit kendaraan Dalmas roda enam. Selanjutnya, bantuan dimuat ke dua kapal Polairud, yakni KM BIMA-7014 milik Polairud Mabes Polri dan KP Pulau Padar XXII-3018 milik Polairud Polda NTT.

Pendistribusian bantuan direncanakan diberangkatkan pada Selasa (18/8/2026) dari Dermaga Pelni Marina Labuan Bajo menuju Dermaga Reo, Kabupaten Manggarai. Dermaga Reo dipilih karena dinilai menjadi akses yang relatif aman untuk memasuki wilayah terdampak pascagempa.

Adapun bantuan yang disiapkan meliputi 3.500 kantong beras Bulog dengan kapasitas 5 liter atau sekitar 17.500 kilogram, minyak goreng sebanyak sekitar 3.500 liter, 3.500 paket sembako, serta 500 buah mainan anak.

Setiap paket sembako berisi lima bungkus mi instan, satu botol kecap, satu kotak teh, satu kilogram gula pasir, dan satu kotak biskuit. Bantuan tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak mulai dari Kabupaten Manggarai hingga Kabupaten Sikka, dengan jumlah distribusi disesuaikan kebutuhan di masing-masing wilayah.

Selain bantuan dari Kapolri, turut dimuat bantuan peralatan dapur dari Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, S.I.K., berupa 10 lusin sendok makan, 10 panci, 10 wajan atau kuali, serta 10 centong sayur atau ikan.

Kepala Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Kakorpolairud) Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan Ferry, S.I.K., M.H., turut melakukan monitoring proses pemuatan bantuan ke kedua kapal tersebut pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 17.10 Wita.

Kakorpolairud Irjen Pol. Raden Firdaus Kurniawan Ferry mengatakan, Polri memastikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores dapat segera didistribusikan.

«“Polri memastikan bantuan logistik untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores dapat segera didistribusikan. Kami terus melakukan monitoring dan memastikan seluruh bantuan yang telah dikumpulkan dan dimuat ke kapal dalam kondisi siap untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.”»

Menurutnya, pendistribusian bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi tanggap darurat bencana.

«“Pendistribusian ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Bantuan akan disalurkan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah terdampak, sehingga dapat diterima oleh masyarakat secara tepat sasaran.”»

Kakorpolairud menambahkan, Polri juga terus berkoordinasi dengan jajaran kewilayahan dan pihak terkait untuk memastikan proses distribusi berjalan aman dan lancar.

«“Kami juga terus berkoordinasi dengan jajaran kewilayahan dan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses distribusi berjalan aman, lancar, dan efektif. Apabila masih terdapat tambahan bantuan, tentunya akan kami data dan distribusikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.”»

Polri memastikan seluruh bantuan yang telah dimuat ke KM BIMA-7014 dan KP Pulau Padar XXII-3018 akan didistribusikan secara bertahap kepada masyarakat terdampak gempa di daratan Pulau Flores.

Pendistribusian bantuan juga akan terus menyesuaikan kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak, mulai dari Kabupaten Manggarai hingga Kabupaten Sikka.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk hadir secara langsung dalam penanganan bencana, membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, serta memastikan bantuan dapat diterima secara tepat sasaran oleh warga yang membutuhkan.

Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Dugaan Tawuran di Cipayung, Empat Pemuda Diamankan

JAKARTA — Tim Patroli Gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur menggagalkan dugaan aksi tawuran di Jalan Raya Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (19/8/2026) dini hari.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan empat pemuda, tiga bilah senjata tajam, dan dua unit sepeda motor. Seluruhnya kemudian diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Peristiwa bermula ketika tim melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sejak Selasa (18/8) malam. Sekitar pukul 03.51 WIB, petugas menerima informasi dari masyarakat mengenai sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran.

Tim segera mendatangi lokasi untuk mencegah terjadinya bentrokan. Sejumlah pemuda berupaya melarikan diri saat melihat kedatangan petugas, namun empat orang berhasil diamankan beserta barang-barang yang ditemukan di lokasi.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan patroli pada waktu dan lokasi rawan terus ditingkatkan sebagai langkah pencegahan terhadap tawuran serta gangguan keamanan lainnya.

“Kehadiran personel di lapangan merupakan upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya aksi yang dapat merugikan dan membahayakan warga,” ujar Kombes Pol Henik.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengapresiasi kepedulian masyarakat yang segera menyampaikan informasi kepada petugas. Menurutnya, keterlibatan warga sangat penting dalam mencegah gangguan keamanan sejak dini.

“Kami mengapresiasi masyarakat yang cepat memberikan informasi sehingga petugas dapat segera melakukan pencegahan. Kami mengajak para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hingga dini hari, agar tidak terlibat tawuran maupun perbuatan yang membahayakan diri sendiri dan orang lain,” kata Kombes Pol Budi.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat segera melapor apabila mengetahui adanya potensi tawuran atau gangguan keamanan melalui kantor kepolisian terdekat maupun layanan Call Center Polri 110.

Brimob Polda Metro Jaya Bantu Padamkan Kebakaran Gudang di Kosambi

Tangerang – Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya dikerahkan untuk membantu penanganan kebakaran di kawasan Pergudangan Sentra Kosambi, Kabupaten Tangerang, Minggu (9/8/2026). Tim SAR Brimob turut mengoperasikan satu unit Armored Water Cannon (AWC) guna mendukung proses pemadaman.

Setibanya di lokasi, personel Brimob bersama anggota Polsek Teluknaga langsung mengamankan perimeter dan membantu petugas pemadam kebakaran. Api dilaporkan berdampak pada sejumlah bangunan, antara lain gudang toko daring, gudang suku cadang kendaraan bermotor, dan gudang plastik.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan pengerahan personel merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam membantu penanganan keadaan darurat sekaligus menjaga keamanan masyarakat.

“Kami memastikan personel di lapangan bergerak cepat membantu proses penanganan, mengamankan lokasi, serta mencegah situasi berkembang dan membahayakan masyarakat,” ujar Kombes Henik.

Sekitar pukul 18.00 WIB, api berhasil dipadamkan. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan informasi awal yang diperoleh di lokasi, kebakaran diduga dipicu gangguan arus listrik. Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Brimob Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat dan pengelola gudang memastikan instalasi serta peralatan listrik dalam kondisi aman untuk mencegah kebakaran. Apabila mengetahui adanya keadaan darurat atau gangguan keamanan, masyarakat dapat segera menghubungi layanan Kepolisian 110 agar cepat ditindaklanjuti.