Category: Uncategorized

  • Apel Siaga Kamtibmas Harmoni Organisasi Kemasyarakatan dalam Jaga Jakarta, Kapolda: Sinergi Kunci Keamanan Ibu Kota

    Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Edi Asep Suheri mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi kemasyarakatan, untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Ibu Kota. Ajakan tersebut disampaikan Kapolda saat memimpin Apel Siaga Kamtibmas dengan tema “Harmoni Organisasi Kemasyarakatan dalam Jaga Jakarta”, yang digelar di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu (15/10/2025) pagi.

    Dalam arahannya, Irjen Pol Edi Asep menjelaskan bahwa apel tersebut merupakan bagian dari program strategis “Jaga Jakarta”, yang menjadi wadah kolaborasi antara kepolisian,organisasi kemasyarakatan dan masyarakat dalam menciptakan suasana kota yang aman, tertib, dan harmonis.

    “Apel Siaga Kamtibmas ini merupakan bagian dari program Jaga Jakarta yang memiliki empat pilar, yaitu jaga warga, jaga lingkungan, jaga aturan, dan jaga amanah. Semua ini adalah bentuk sinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta,” ujar Kapolda Metro Jaya.

    Kapolda menegaskan bahwa kehadiran organisasi kemasyarakatan dalam kehidupan masyarakat memiliki peran strategis dalam membangun harmoni sosial dan memperkuat antarwarga.
    Menurutnya, konsep Jaga Jakarta bukan sekadar upaya menjaga keamanan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif agar setiap organisasi masyarakat turut menjaga stabilitas dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

    “Organisasi kemasyarakatan memiliki kekuatan sosial yang besar. Jika seluruh organisasi kemasyarakatan bergerak seirama dengan kepolisian, maka harmoni dalam menjaga Jakarta akan terwujud. Inilah semangat ‘Harmoni Organisasi Kemasyarakatan dalam Jaga Jakarta’ yang kita dorong bersama,” tutur Irjen Pol Edi Asep.

    Empat pilar Jaga Jakarta — jaga warga, jaga lingkungan, jaga aturan, dan jaga amanah, menjadi pedoman sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi dinamika Ibu Kota. Kapolda berharap, kolaborasi ini dapat memperkuat rasa aman sekaligus mempererat hubungan antarwarga di tengah keberagaman Jakarta.

    Lebih lanjut, Irjen Pol Edi Asep menekankan pentingnya semangat kebersamaan, saling menghargai, dan toleransi di tengah masyarakat yang multikultural.

    Ia menegaskan, meskipun terdapat perbedaan latar belakang, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga Jakarta agar tetap damai dan kondusif.

    “Kita harus saling menjaga, saling memahami, dan saling memiliki walaupun ada perbedaan. Tujuannya satu, yaitu Jakarta yang aman, damai, dan penuh kebersamaan,” tegas Kapolda.

    Kapolda Metro Jaya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Ormas dan warga yang selama ini menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga ketertiban. Ia menegaskan komitmen Polda Metro Jaya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan Jakarta yang aman dan harmonis.

    Menutup arahannya, Irjen Pol Edi Asep menyampaikan bahwa Polda Metro Jaya akan terus mendukung kegiatan kemasyarakatan yang berorientasi pada peningkatan keamanan dan pemberdayaan sosial.

    Ia berharap, semangat “Jaga Jakarta” dapat menjadi gerakan bersama lintas organisasi untuk membangun harmoni organisasi kemasyarakatan dan kepolisian demi keamanan Ibu Kota.

    “Jakarta adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga dengan semangat kebersamaan dan tanggung jawab bersama,” pungkasnya

  • Korlantas Polri Gelar Simposium Target PNBP 2025, Dorong Layanan Publik yang Inovatif & Terintegrasi

    Jakarta – Dalam rangka memperkuat tata kelola pelayanan publik serta mendukung optimalisasi penerimaan negara, Korlantas Polri menggelar Simposium Target PNBP T.A. 2025 dalam rangka Penyusunan Justifikasi PNBP Tahun 2026 di Jakarta. Kegiatan ini dibuka oleh Kasubdit Fasmat SBST Ditregident Korlantas Polri, Kombes Pol Jamal Alam.

    Dalam sambutannya, Kombes Jamal menyebut forum ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi wadah penting untuk memperkuat sinergi, memperbaiki sistem, dan memastikan setiap target PNBP dapat dicapai dengan strategi yang terukur.

    “Pemerintah meyakini Indonesia mampu bertahan dan bersaing melalui percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas SDM, serta transformasi digital yang memperkuat daya saing nasional,” ujar Kombes Pol Jamal.

    Ia menegaskan, kehadiran negara di tengah masyarakat dapat dilihat dari kualitas pelayanan publiknya. Karena itu, Polri didorong untuk menghadirkan layanan publik yang cepat, adaptif, dan berorientasi pada hasil.

    “Polri mengusung semangat transformasi menuju institusi yang predictive, responsibility, dan transparency berkeadilan. Ini menjadi pondasi penting dalam memperkuat layanan publik, termasuk di bidang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor maupun pengemudi,” jelasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Jamal juga menjelaskan bahwa target PNBP fungsi lalu lintas tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp12,39 triliun, meningkat 28,74 persen dari target tahun sebelumnya. Adapun capaian tahun 2024 tercatat sebesar Rp8,5 triliun atau 88,28 persen dari target.

    “Dengan target yang meningkat signifikan, dibutuhkan extra effort dari seluruh jajaran. Tantangan juga semakin kompleks, mulai dari kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan hingga kondisi ekonomi yang memengaruhi daya beli,” ungkapnya.

    Jamal menekankan pentingnya kebijakan berbasis data dan analisis yang akurat. Ia juga menyampaikan tiga poin utama yang harus dijalankan jajaran Regident Polri.

    “Pertama, analisis secara cermat dinamika strategis yang berkembang. Kedua, perkuat sinergi dan kolaborasi dengan para stakeholder. Ketiga, manfaatkan forum ini untuk membangun relasi dan komitmen bersama demi peningkatan layanan publik,” paparnya.

    Kombes Jamal menutup sambutannya dengan optimisme.
    “Melalui kerja sama dan semangat kolektif, saya yakin target PNBP 2025 dapat tercapai, bahkan melampaui. Yang terpenting, masyarakat dapat merasakan peningkatan nyata dari layanan publik Polri,” pungkasnya.

    Selain jajaran Korlantas Polri, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah narasumber, salah satunya M. Hafiz Basari dari Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat). Dalam pemaparannya, Hafiz menjelaskan sistematika dan problematika penerbitan SUT dan SRUT untuk kendaraan konversi serta kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

    “Pertumbuhan kendaraan listrik ke depan akan berpengaruh terhadap peningkatan penerbitan dokumen kendaraan dan berdampak langsung pada PNBP kepolisian. Namun, untuk kendaraan konversi, tren tersebut bersifat unik,” ujar Hafiz.

    Menurutnya, konversi kendaraan tidak menambah jumlah unit kendaraan, melainkan hanya mengubah jenis motor penggerak dan bahan bakarnya.

    “Jadi, penerbitan STNK dan BPKB meningkat, tapi jumlah kendaraannya tidak bertambah. Ini bisa menjadi bahan diskusi bahwa PNBP tidak selalu sejalan dengan jumlah kendaraan yang beredar di Indonesia,” tambahnya.

    Hafiz menegaskan, pihaknya mendukung penuh kegiatan simposium ini sebagai bentuk kolaborasi antara Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri.

    “Saya sangat mendukung kegiatan ini dan berterima kasih atas kolaborasi antara kepolisian dan Kementerian Perhubungan Darat. Harapannya, penerbitan dokumen kendaraan seperti SUT, SRUT, STNK, dan BPKB dapat lebih terkoneksi, sehingga memudahkan masyarakat serta meningkatkan kualitas layanan,” katanya.

    Ia juga menekankan pentingnya integrasi data antara penerbitan SUT dan STNK dalam upaya mendukung pengawasan kendaraan Over Dimension Over Loading di lapangan.

    “Dengan data yang saling terhubung, pengawasan kendaraan Over Dimension Over Loading akan lebih mudah dan efisien,” tutup Hafiz.

    Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi Korlantas Polri dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor serta mempercepat transformasi layanan publik menuju sistem yang semakin modern, efisien, dan terintegrasi.

  • Korlantas Polri Siapkan SDM Unggul Hadapi Era BPKB Elektronik

    KORLANTAS POLRI, Jakarta — Kegiatan Sertifikasi Petugas Penerbit Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) Tahun Anggaran 2025 resmi dibuka pada Selasa (14/10/2025) di Cililitan, Jakarta. Pembukaan dilakukan langsung oleh Kasubdit BPKB Ditregident Korlantas Polri, Kombes Pol Sumardji. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital layanan kepolisian, termasuk implementasi BPKB elektronik.

    Kombes Pol Sumardji menjelaskan bahwa sertifikasi ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi upaya nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

    “Kegiatan ini urgensinya adalah bagaimana seluruh anggota bisa mempunyai kompetensi, khususnya di bidang pelayanan BPKB. Karena sekarang pelayanan BPKB sudah tidak konvensional lagi, semuanya sudah digital, mulai dari cek fisik digital, arsip digital, sampai BPKB elektronik,” ujar Kasubdit BPKB Ditregident Korlantas Polri, Kombes Pol Sumardji.

    Ia menambahkan, pelatihan yang berlangsung selama tujuh hari dan dilanjutkan dengan ujian sertifikasi selama tiga hari ini diharapkan dapat membekali peserta dengan kemampuan yang dapat langsung diterapkan di masing-masing satuan kerja sehingga peningkatan kualitas pelayanan benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

    “Harapannya tentu setelah mendapatkan ilmu, pelatihan, dan diakhiri nanti dengan peningkatan kualitas dengan ujian kompetensi, maka ilmu itu dilaksanakan di masing-masing loket. Bagi perwiranya tentu harus bisa menyalurkan ilmu yang didapat,” tambahnya.

    Dengan pelatihan dan sertifikasi ini, Korlantas Polri berupaya memastikan seluruh petugas penerbit BPKB siap menghadapi sistem pelayanan digital yang terintegrasi dan lebih efisien, sejalan dengan komitmen Polri untuk memberikan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan akuntabel.

  • Kabid Kesjas Korbrimob Polri Pimpin Kegiatan Donor Darah Peringati HUT Ke-54 KORPRI Polri Tahun 2025

    Kelapadua, 14 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Polri, Bidang Kesehatan dan Jasmani (Kesjas) Korbrimob Polri menyelenggarakan kegiatan donor darah yang berlangsung di Gedung Fasilitas Umum Lantai 3, Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, Kelapadua, Cimanggis, Depok.

    Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Kabid Kesjas Korbrimob Polri Kombes Pol. Bambang Wiji Asmoro Sadarusalam, dan dihadiri oleh Ketua Dewan Pengurus KORPRI Polri Pembina Utama Muda dr. Niken Manohara, Ketua Panitia HUT Korpri Polri TK. 1 dr. Jekson Surung Simanjuntak, Ketua Sie Bakti Sosial Pembina Utama Muda Dr. Drg. Rike Rayanti, para Dewan Pengurus Korpri Polri, serta Ibu Bhayangkari PG06 Korbrimob Polri.

    KORPRI merupakan wadah yang berfokus pada peningkatan profesionalisme, persatuan, dan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN). Tahun ini, KORPRI Polri telah menunjukkan kiprahnya dalam berbagai kegiatan besar, termasuk ajang Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) KORPRI XVII 2025 di Palembang, Sumatera Selatan, dengan tema “KORPRI Bersinergi dalam Prestasi.”

    Dalam amanatnya, Kabid Kesjas menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa karena masih dapat berbuat kebaikan dan memberikan manfaat bagi sesama melalui kegiatan donor darah ini.

    “Tentunya merupakan suatu kebahagiaan tersendiri tatkala kita masih menjadi hamba yang mampu memberikan manfaat bagi orang lain,” pernyataan Kabid Kesjas.

    Beliau juga menegaskan bahwa kegiatan donor darah tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-54 KORPRI Polri, tetapi juga bentuk nyata kedekatan Polri dengan masyarakat serta wujud kepedulian terhadap sesama.

    Menutup amanatnya, Kabid Kesjas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan donor darah ini.

    “Semoga apa yang kita lakukan hari ini diridhai oleh Allah SWT, dan kita semua senantiasa diberikan kesehatan jasmani maupun rohani,” lanjutan pernyataan Kabid Kesjas.

    Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat semangat pengabdian, kepedulian sosial, dan rasa kemanusiaan anggota Polri dalam melayani masyarakat, sejalan dengan semangat Presisi dan nilai-nilai luhur Korps Brimob Polri.

  • Densus 88 AT Polri Gelar Kegiatan PAKEM (Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat) di Wilayah Kota Serang

    Densus 88 AT Polri melalui Tim Pencegahan menjadi Narasumber dalam kegiatan PAKEM (Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat) di Wilayah Kota Serang pada Selasa, 14 Oktober 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari mahasiswa/i UNIBA, UNSERA, dan pejabat terkait.

    Tim Pencegahan menyampaikan terkait kegiatan Pencegahan Densus 88 AT Polri dalam Mencegah Penyebaran Paham Intoleran, Radikal dan Teror. Dasar Hukum Pencegahan Densus 88 AT Polri tertuang pada Peraturan Perundang-Undangan Nomor 5 Tahun 2018 dan Perpres Nomor 7 Tahun 2021 tentang RAN PE.

    Kegiatan Pencegahan Densus 88 AT Polri juga masuk ke dalam Asta Cita Presiden Wakil Presiden yang tertuang di dalam 8 Poin. Data Teror yang Terhitung dari Tahun 2019 sampai 2024 menunjukkan penurunan yang sangat drastis berkat Program Extra Pencegahan Densus 88 AT Polri. Pada Tahun 2023 sampai dengan 2024, Indonesia nihil teror atau zero attack.

    Tim pencegahan juga menyampaikan peran masyarakat dalam pencegahan penyebaran paham intoleran, radikal, dan teror, yaitu mampu mendeteksi dini dan berpartisipasi dalam menyebarkan Paham yang moderat. Masyarakat dapat memilah mana Paham-paham yang dianggap menyimpang di dalam ajaran agama maupun di mata hukum.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mencegah penyebaran paham intoleran, radikal, dan teror di wilayah Kota Serang.

  • Kakorlantas Apresiasi Kinerja Jajaran Dorong Transformasi Digital ETLE dan Modernisasi Pelayanan Lalu Lintas

    KORLANTAS POLRI, Jakarta. Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H, M.Hum memberikan arahan kepada para personel terkait kesiapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dalam hal penegakkan hukum lalu lintas.

    Dalam arahannya, ia bercerita tentang dirinya yang pernah terlibat dalam tim perumusan ETLE pada tahun 2018, hingga peluncuran ETLE Tahap I untuk 12 Polda pada 2022, hingga Korlantas mampu mengendalikan sistem ETLE secara nasional.

    “Tahun 2018 saya masih ingat saya menjadi tim teknis ETLE, saya waktu itu di Kasubditlaka, ada pencanangan atau launching ETLE tahap pertama pada 2022 dan bagaimana ETLE Nasional itu bisa dikendalikan oleh Korlantas Polri,” tutur dia.

    “Jadi saya berterima kasih kepada Pak Dirgakkum, silahkan anda berkolaborasi membangun proses transformasi pendekatan hukum ini agar bisa dirasakan oleh masyarakat,” sambungnya.

    Selain itu, Kakorlantas juga menyampaikan perihal dirinya yang ditunjuk menjadi Ketua Transformasi Bidang Pelayanan Publik pada Tim Reformasi Polri. Ia berharap agar tidak boleh ada lagi pungutan liar (pungli) dalam setiap pelayanan lalu lintas.

    Irjen Agus juga meminta agar seluruh jajaran dapat berbenah dan menjadi teladan integritas dalam setiap kebijakan dan pelayanan publik termasuk penanganan kecelakaan.

    “Jadi transformasi pelayanan publik yang ada di Korlantas dan lalu lintas jajaran sudah tegas dan jelas bahwa tidak ada lagi pungutan-pungutan di wilayah termasuk pelayanan satuan lalu lintas. Saya tegaskan sudah saatnya kita berbenah. Kita harus memberi contoh,” ungkap Kakorlantas.

    Terakhir, Kakorlantas berharap agar polantas kedepannya menjadi pengayom, pelindung, dan pelayanan masyarakat. Sebab, kondisi Polri saat ini menuntut kontribusi nyata seluruh jajaran untuk memperkuat kepercayaan publik.

    ” Saya sampaikan bahwa transformasi digital bukan sekedar alat peningkatan hukum tetapi simbol transformasi pelayanan ini kita bicara bagaimana kita melayani masyarakat di era saat ini. Saya punya harapan besar untuk bisa memberikan warna yang terbaik ke jajaran,” ujar dia.

    “Ini adalah prioritas utama kita untuk mengembangkan, untuk mengontrol, dan tentunya bisa dilakukan dan dirasakan oleh masyarakat. Sudah saatnya kita berubah supaya pola pikir kita memang sudah harus modern kepada masyarakat,” pungkasnya.

  • Wakapolres Jakut Tinjau Tes Psikologi Relawan SPPG Polri di Kelapa Gading

    Jakarta – Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP James H. Hutajulu, S.I.K., S.H., M.H., M.I.K. meninjau langsung pelaksanaan tes psikologi bagi relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang digelar di Kantor Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (13/10/2025) pagi.

    Sebanyak 32 relawan SPPG mengikuti kegiatan tersebut. Tes dilakukan oleh Tim Psikotes Polda Metro Jaya untuk menilai kesiapan mental dan psikologis para relawan sebelum diterjunkan mendukung program pelayanan masyarakat di bidang pemenuhan gizi.

    Dalam kegiatan itu, AKBP James didampingi sejumlah pejabat utama Polres Metro Jakarta Utara dan jajaran Polsek Kelapa Gading. Ia memastikan seluruh tahapan kegiatan berjalan dengan tertib dan kondusif.

    “Kami ingin memastikan pelaksanaan tes berjalan lancar dan sesuai prosedur. Relawan yang lolos nantinya akan menjadi bagian penting dalam mendukung program Polri di bidang kesehatan masyarakat,” ujar James.

    Usai meninjau tes psikologi, Wakapolres juga melakukan pengecekan ke lokasi SPPG Polres Metro Jakarta Utara untuk memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta dukungan logistik bagi relawan yang akan bertugas.

    AKBP James menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polres Metro Jakarta Utara dalam mendukung program kemanusiaan Polri, terutama dalam pemenuhan gizi masyarakat.

    “Kami ingin hadir tidak hanya dalam konteks keamanan, tapi juga dalam pelayanan sosial yang langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.

    Melalui kegiatan ini, Polres Metro Jakarta Utara berharap kolaborasi antara Polri dan masyarakat semakin erat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan sejahtera.

  • Polsek Tebet Bubarkan Tawuran Antarwarga, Pelaku Diduga Bawa Sajam

    Jakarta – Aksi tawuran antarwarga pecah di Jalan Bukit Duri Selatan, Tebet, Jakarta Selatan, pada Minggu (12/10/2025) sore. Peristiwa itu sempat menimbulkan kepanikan sebelum berhasil dibubarkan oleh personel Polsek Tebet Polres Metro Jakarta Selatan.

    Kapolsek Tebet Kompol Iwan Gunawan, S.E. mengatakan, tawuran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di depan Alfamart Bukit Duri Selatan 5. Petugas yang mendapat laporan langsung menuju lokasi dan melakukan pembubaran massa.

    “Personel piket fungsi kami yang dipimpin Aiptu I Putu Ariana segera mendatangi TKP dan berhasil membubarkan massa yang terlibat. Tidak ada korban jiwa maupun luka,” ujar Iwan dalam keterangannya, Senin (13/10/2025).

    Menurut keterangan saksi, bentrokan itu berawal dari suara petasan yang diduga menjadi tanda dimulainya keributan. Dua kelompok warga disebut sudah saling menantang sebelumnya. “Keributan berlangsung sekitar 15 menit,” kata Dicky Soepratman (29), pedagang di sekitar lokasi.

    Saksi lain, Jhonny Hetaria (50), petugas parkir Alfamart, menuturkan bahwa situasi sempat memanas sebelum polisi datang. “Begitu polisi datang, mereka langsung bubar,” ujarnya.

    Meski situasi sudah terkendali, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku yang membawa senjata tajam (sajam).
    “Belum ada yang diamankan, namun kami akan menindak tegas jika ditemukan bukti pidana,” tegas Kapolsek.

    Polsek Tebet mengimbau warga agar tidak mudah terpancing emosi dan menyelesaikan persoalan melalui jalur hukum atau mediasi.
    “Jika ada gangguan kamtibmas, segera hubungi Call Center 110 untuk mendapatkan respon cepat dari kepolisian,” tutup Iwan.

  • “Jaga Jakarta”, Brimob Polda Metro Jaya Gelar Patroli Dialogis Rayonisasi Ciptakan Rasa Aman di Tengah Masyarakat

    Jakarta, 12 Oktober 2025 — Dalam semangat program “Jaga Jakarta” yang digagas Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., personel Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan Patroli Dialogis Rayonisasi di sejumlah titik rawan aksi premanisme dan potensi tawuran warga, Minggu dini hari (12/10).

    Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Jaga Jakarta” melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran menekan angka kejahatan C-3 (curat, curas, curanmor), tawuran, judi online, serta penipuan online di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

    Sebanyak 25 unit Patroli Brimob diterjunkan dari Detasemen Gegana serta Batalyon A, B, C, dan D Pelopor. Patroli Dialogis Rayonisasi digelar secara serentak dengan rute meliputi wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Tangerang Selatan, Tangerang Kota, dan Bekasi.

    Sebelum bergerak, seluruh personel melaksanakan apel kesiapan dan mendapat arahan di masing-masing titik keberangkatan.
    Patroli Brimob kemudian menyusuri sejumlah kawasan seperti Palmerah, Slipi, Tomang, Sudirman, Blok M, Kelapa Gading, hingga Cikarang.
    Dalam pelaksanaannya, personel Brimob melakukan pendekatan dialogis dengan warga untuk menyerap informasi, menyampaikan pesan kamtibmas, sekaligus memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan terkendali.

    Kehadiran Patroli Dialogis Rayonisasi di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari warga. Mereka mengaku merasa lebih aman dan nyaman dengan adanya kegiatan patroli rutin, terutama pada malam hari di wilayah rawan gangguan kamtibmas. Interaksi hangat antara personel dan masyarakat mencerminkan kedekatan serta sinergi dalam menjaga keamanan bersama.

    Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa ditemukan kejadian menonjol. Usai pelaksanaan, tim kembali ke markas masing-masing untuk melaporkan hasil patroli.

    Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa Patroli Dialogis Rayonisasi merupakan bentuk kesiapsiagaan dan tanggung jawab Brimob dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
    “Melalui program Jaga Jakarta, Brimob Polda Metro Jaya hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan dialogis untuk memastikan keamanan tetap kondusif. Kami akan terus mendukung satuan kewilayahan dalam menjaga situasi kamtibmas serta memberikan rasa aman bagi seluruh warga,” ujarnya.

    Melalui kegiatan ini, Brimob Polda Metro Jaya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian sosial, dan segera melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di sekitar tempat tinggal.

  • Jaga Jakarta, Polda Metro Jaya Gelar Patroli di Dua Wilayah

    Jakarta – Polda Metro Jaya kembali melaksanakan patroli rutin Cipta Kondisi dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum DKI Jakarta, Senin (13/10/2025). Patroli ini melibatkan 116 personel gabungan yang terdiri dari berbagai fungsi, antara lain fungsi preventif, fungsi penegakan hukum (gakkum), dan fungsi pengawasan.

    Kasiaga 3 Biro Operasi (Roops) Polda Metro Jaya, AKBP SF. Aritonang, mengatakan bahwa patroli malam ini dibagi menjadi dua wilayah utama, yakni Jakarta Selatan dan Jakarta Utara, guna memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat.

    “Patroli ini merupakan bentuk komitmen Polda Metro Jaya untuk mendukung program Jaga Jakarta sekaligus memastikan bahwa niat dan kesempatan tidak bertemu, sehingga potensi kejahatan bisa dicegah sejak dini,” ujar AKBP Aritonang.

    Ia menjelaskan, kegiatan patroli dilakukan secara dialogis dan humanis dengan menyambangi kawasan pemukiman, pusat keramaian, serta lokasi-lokasi rawan gangguan kamtibmas. Personel juga siap membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan di lapangan.

    “Ketika kami melintas di wilayah warga Jakarta, jika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, silakan berhentikan kami. Kami siap berdialog, mendengarkan keluhan, dan mencari solusi bersama,” tambahnya.

    AKBP Aritonang juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

    “Menjaga Jakarta bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama. Dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, kita bisa menciptakan Jakarta yang aman dan nyaman untuk semua,” tutupnya.