KOLOM PRESISI

  • Pentingnya Inovasi Menu Bergizi Lokal dengan Rasa yang Disukai Anak-anak Penerima Manfaat SPPG Plawa Polda Bali

    Denpasar, 30 Oktober 2025 — Kepolisian Negara Republik Indonesia terus memperkuat perannya dalam mendukung Program Astacita Presiden Prabowo Subianto, khususnya melalui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan kesejahteraan gizi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di seluruh wilayah Indonesia.

    Salah satu wujud nyata dukungan tersebut diwujudkan melalui Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) — dapur bergizi gratis yang dikelola Polri. Di antara 692 unit yang telah dibangun di seluruh Indonesia, SPPG Plawa Polda Bali menjadi salah satu dapur percontohan yang telah beroperasi, menunjukkan kinerja konsisten dalam pelayanan pangan bergizi yang higienis, lezat, dan bernilai gizi tinggi.

    Dalam kunjungan kerja ke SPPG Plawa pada Kamis, 30 Oktober 2025 pukul 13.00 WITA, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menyoroti pentingnya inovasi menu bergizi lokal yang disesuaikan dengan selera anak-anak penerima manfaat. Menurutnya, cita rasa merupakan jembatan penting agar anak-anak tidak hanya makan karena kebutuhan, tetapi juga karena menikmati dan menyukai makanannya.

    “Kandungan gizi yang tinggi akan lebih bermakna jika diolah dengan rasa yang disukai anak-anak. Inovasi menu lokal bukan hanya menjaga keberagaman kuliner Indonesia, tetapi juga memastikan anak-anak makan dengan senang hati setiap hari,” ujar Wakapolri.

    Wakapolri menegaskan, setiap SPPG Polri harus memiliki menu khas daerah yang menjadi identitas dan simbol inovasi. Dengan begitu, setiap dapur bergizi Polri tidak hanya menjadi pusat distribusi pangan sehat, tetapi juga ruang edukasi tentang pentingnya gizi seimbang yang dikemas dengan cita rasa lokal.

    Dalam kunjungan tersebut, Wakapolri didampingi:
    • Irjen Pol. Iman Prijantoro, S.H., Analis Kebijakan Utama Bidang Manajemen Operasional Itwasum Polri;
    • Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., Kapolda Bali; dan
    • Brigjen Pol. I Komang Sandi Arsana, S.I.K., M.H., Wakapolda Bali.

    Mereka meninjau langsung dapur, peralatan, ruang penyimpanan, serta mekanisme distribusi ompreng ke sekolah-sekolah penerima manfaat. Wakapolri juga berdialog dengan para relawan dan tenaga dapur untuk memastikan standar food security dan higienitas dijalankan dengan ketat guna mencegah dampak negatif terhadap kesehatan penerima manfaat.

    Kekhasan SPPG Polri terletak pada sistem ketahanan pangan (food security) yang terintegrasi dan diawasi secara berlapis. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan, semua melalui pengawasan ahli gizi dan inspeksi rutin oleh pengawas internal Polri. Langkah ini memastikan bahwa setiap makanan yang keluar dari dapur SPPG benar-benar aman, bergizi, dan layak konsumsi.

    Selain itu, Polri juga menanamkan nilai akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran, termasuk dalam perbaikan sarana dan prasarana dapur, penyediaan air panas, pengering ompreng, serta kelayakan penyimpanan bahan pangan. Semua diarahkan agar pelayanan publik Polri melalui SPPG tetap konsisten dan berkelanjutan.

    Hingga 30 Oktober 2025, Polri telah mengoperasikan 233 unit SPPG dari total 692 unit yang dibangun secara nasional, dengan 70 unit siap operasional dan 389 unit dalam tahap pembangunan. Di wilayah Provinsi Bali, terdapat 10 unit SPPG di bawah pembinaan Polda Bali, terdiri atas 2 unit operasional (termasuk SPPG Plawa), 4 unit siap operasional (100%), dan 4 unit dalam tahap pembangunan.

    Wakapolri menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis Polri bukan hanya soal menyediakan makanan, tetapi tentang membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Melalui inovasi menu lokal yang digemari anak-anak, Polri menghadirkan wajah humanis institusi — menjaga keamanan sekaligus menyehatkan bangsa.

    “Polri tidak hanya menjaga keamanan negara, tetapi juga memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat dengan gizi yang cukup. Itulah bagian dari tugas mulia Polri hari ini dan ke depan,” pungkas Wakapolri.

  • Melayani Aksi Damai Guru, Brimob Polda Metro Jaya Tunjukkan Pendekatan Humanis

    Jakarta, 30 Oktober 2025 — Brimob Polda Metro Jaya memberikan dukungan layanan masyarakat secara humanis dalam aksi unjuk rasa damai yang digelar oleh Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI), Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM), Persatuan Guru Inpassing Nasional (PGIN), dan Punggawa Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) di Silang Selatan Monas dan Taman Aspirasi, Jakarta Pusat.

    Pelayanan kegiatan ini dipimpin oleh IPTU Edianto Manurung dan IPDA Evan Budi Setiawan dengan pengendali Kompol Anisa Nimerorkena Imapuly, S.I.K., M.Si. selaku Danyon D Pelopor. Seluruh rangkaian berlangsung aman, tertib, dan mendapat apresiasi dari peserta aksi atas pendekatan humanis Brimob. Sebagai bentuk pelayanan dan perhatian kepada para peserta aksi, personel Brimob juga membagikan makanan kepada peserta guna mendukung kenyamanan selama kegiatan berlangsung.

    Aksi yang diikuti sekitar 8.000 peserta berjalan damai dengan penyampaian aspirasi mengenai kebijakan inpassing, sertifikasi, dan afirmasi ASN bagi guru swasta, khususnya madrasah. Massa juga melaksanakan istighosah dan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penyampaian aspirasi secara santun.

    Pelaksanaan tugas ini sejalan dengan arahan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Drs. Asep Edi Suheri, S.H., M.H., yang menekankan pelayanan publik kepolisian yang humanis, responsif, dan profesional dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk penyampaian pendapat di muka umum.

    Sepanjang kegiatan, personel Brimob mengedepankan pendekatan ramah, komunikatif, dan persuasif, memastikan kenyamanan massa serta kelancaran kegiatan sehingga situasi berjalan kondusif.

    Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si. menyampaikan komitmen Brimob dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    “Brimob hadir memberikan pelayanan terbaik dengan pendekatan humanis dan profesional untuk mendukung kegiatan masyarakat demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bersama.”

    Brimob Polda Metro Jaya akan terus hadir mendampingi dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga dalam setiap kegiatan kemasyarakatan, serta memastikan ruang demokrasi berjalan tertib, lancar, dan bermartabat.

  • Pelayanan SKCK Online di Polda Metro Jaya Disambut Positif, Ramayani: Terima Kasih, Pelayanannya Ramah dan Cepat

    Jakarta – Kepuasan masyarakat terhadap layanan publik Polri kembali mendapat apresiasi. Kali ini datang dari Ramayani, warga yang baru saja memperpanjang Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) secara online melalui POLRI Super App dan melakukan proses cetak di Polda Metro Jaya.

    Ramayani mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pelayanan yang diberikan. Ia menilai proses perpanjangan SKCK kini jauh lebih mudah, cepat, dan efisien berkat inovasi layanan digital Polri.
    “Pelayanannya ramah dan cepat, saya juga bisa menghemat waktu. Terima kasih kepada Polri, khususnya petugas di Polda Metro Jaya,” ujar Ramayani dengan senyum puas.

    Diketahui, Kepolisian Republik Indonesia terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui POLRI Super App, masyarakat kini dapat mengurus pembuatan maupun perpanjangan SKCK secara online, tanpa harus antre panjang di kantor polisi.

    Cukup dengan mengunduh aplikasi POLRI Super App di Play Store atau App Store, pemohon dapat melakukan verifikasi identitas, mengunggah dokumen persyaratan, dan mencetak bukti registrasi online sebelum datang ke kantor polisi — termasuk Polda Metro Jaya — untuk proses pencetakan SKCK.

    Ps. Kasi Yanmin Polda Metro Jaya, AKP Wahyu Safaro Sahron, menjelaskan bahwa layanan digital ini dibuat untuk memudahkan masyarakat dan mempercepat proses administrasi.
    “Cukup unduh aplikasi POLRI Super App, pilih menu SKCK, isi keperluan, unggah dokumen, dan cetak bukti registrasi online yang dikirim melalui e-mail. Setelah itu, datang ke kantor polisi sesuai pilihan — seperti Polda Metro Jaya — untuk mencetak SKCK,” jelas AKP Wahyu.

    Dengan adanya layanan digital ini, Polda Metro Jaya berharap masyarakat semakin mudah mengakses pelayanan kepolisian yang cepat, efisien, dan transparan, sejalan dengan komitmen Polri Presisi — prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan — menuju institusi yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

  • “STIK Lemdiklat Polri Lakukan Penelitian Kinerja Pelayanan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok”

    “STIK Lemdiklat Polri Lakukan Penelitian Kinerja Pelayanan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok”

    “Penelitian dan Supervisi dari STIK Lemdiklat Polri Terkait Parameter Kinerja Polri Dalam Prespektif Masyarakat”

    Jakarta, 29 Oktober 2025 — Polres Pelabuhan Tanjung Priok menerima kunjungan Tim Penelitian dan Supervisi dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka penelitian mengenai kinerja pelayanan Polri berdasarkan perspektif masyarakat.

    Kunjungan tersebut dipimpin oleh Kabag SDM Polres Pelabuhan Tanjung Priok KOMPOL Supriyadi, S.H., M.H., dan dihadiri oleh Ketua Tim Penelitian STIK Lemdiklat Polri, Kombes Pol Dr. Eko Wagiyanto, S.I.K., S.H., M.H., beserta jajaran tim peneliti STIK. Dalam kegiatan ini, turut hadir sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga yang dilibatkan sebagai responden penelitian.

    Dalam sambutannya, Kombes Pol Dr. Eko Wagiyanto menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran objektif mengenai tingkat kepuasan publik terhadap pelayanan Polri.

    “Kami datang untuk mendengar langsung pandangan masyarakat sebagai pengguna layanan kepolisian. Data dan masukan yang diperoleh akan menjadi bahan penting dalam peningkatan kualitas pelayanan Polri ke depan,” ujarnya.

    Penelitian dilakukan melalui Forum Group Discussion (FGD) serta penyebaran survei kepada perwakilan masyarakat yang hadir. Hasil dari kegiatan ini nantinya akan dianalisis dan disusun menjadi rekomendasi strategis bagi Polri, khususnya dalam mendukung implementasi program Presisi serta Gerakan Jaga Jakarta.

    Kegiatan penelitian oleh STIK Lemdiklat Polri ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menjadi acuan dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang lebih transparan, profesional, dan berorientasi pada kepuasan publik.

  • Brimob Polda Metro Jaya menggelar kembali bakti kesehatan di Ciputat

    Brimob Polda Metro Jaya menggelar kembali bakti kesehatan di Ciputat

    Tangerang Selatan, 29 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Korps Brimob Polri, Satuan Brimob Polda Metro Jaya kembali melaksanakan kegiatan Bakti Kesehatan yang memasuki hari ketiga di Aula Budiman, Batalyon C Pelopor, Ciputat, Tangerang Selatan.

    Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini merupakan bagian dari rangkaian aksi sosial Brimob Polda Metro Jaya untuk mendekatkan kepada masyarakat serta memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi warga sekitar.

    Bakti kesehatan tersebut dipimpin oleh AKP Ali Muryanto, S.Kep selaku penanggung jawab kegiatan, dengan dukungan tim tenaga medis dan personel kesehatan di bawah koordinasi IPTU dr. Randy Prayogo, M.A.R.S. serta Penda I dr. Yuliantikha Nurul Qumariah bersama para tenaga kesehatan lainnya.

    Pelayanan yang diberikan mencakup berbagai pemeriksaan kesehatan seperti pendaftaran, pemeriksaan tensi darah, cek laboratorium sederhana, konsultasi kesehatan, pemberian obat dan vitamin, serta pembagian paket sembako kepada masyarakat.

    Kegiatan ini disambut antusias oleh warga sekitar RW 11 Ciputat, Tangerang Selatan. Tercatat sebanyak 146 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan, dengan berbagai keluhan yang berhasil ditangani di antaranya myalgia, kolesterol, diabetes, flu dan batuk, asam urat, gastritis, serta hipertensi. Sebanyak 53 peserta juga menjalani pemeriksaan laboratorium sederhana untuk deteksi awal kondisi kesehatan mereka.

    Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Korps Brimob Polri terhadap kesejahteraan masyarakat. “Melalui momentum HUT ke-80 Korps Brimob Polri, kita ingin hadir di tengah masyarakat bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan manfaat melalui pelayanan sosial dan kesehatan. Semoga kegiatan ini membawa berkah dan mempererat hubungan Brimob dengan masyarakat,”

    Suasana keakraban dan kepedulian tampak mewarnai kegiatan ini. Masyarakat merasa terbantu dan mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan oleh Brimob Polda Metro Jaya dalam memberikan pelayanan dan perhatian kepada kesehatan warga sekitar. Kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban, lancar, serta mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar.

  • Prabowo Apresiasi Upaya Polri Cegah Peredaran Narkoba di RI

    Prabowo Apresiasi Upaya Polri Cegah Peredaran Narkoba di RI

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi sebesar-besarnya keberhasilan Polri mengungkap kasus narkoba dari berbagai jenis seberat 214,84 ton. Kata Prabowo, ratusan ribu kilogram (kg) narkoba itu nilainya lebih dari Rp 29 triliun.
    “Pemusnahan barang bukti narkoba hasil bekerjanya Polri selama satu tahun Oktober 2024-Oktober 2025 yang berhasil mereka sita, rebut, adalah 214,84 ton, yang nilai uangnya Rp 29,37 triliun,” kata Prabowo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).

    Prabowo mengatakan penyitaan narkoba berkat kinerja Polri ini telah menyelamatkan dua kali jumlah penduduk bangsa Indonesia. Ada 629 juta jiwa yang bisa diselamatkan.

    “Dan bila tidak berhasil mereka cegah atau mereka sita, mereka tangkap, itu bisa digunakan oleh 629 juta manusia, berarti lebih dari dua kali bangsa Indonesia, hampir dua kali,” ujar Prabowo.

    Karena itulah, Prabowo pun menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas penangkapan dan penyitaan terkait narkoba ini. Prabowo menyampaikan penghargaan kepada anggota kepolisian di mana pun yang tengah bertugas.

    “Saya dalam hal ini menyampaikan penghargaan saya sebesar besarnya kepada seluruh anggota kepolisian negara Indonesia di mana pun sedang bertugas,”ujar Prabowo.

    214,84 Ton Narkoba Dimusnahkan
    Polri memusnahkan barang bukti narkoba dari berbagai jenis seberat 214,84 ton. Jika dikonversi ke rupiah, ratusan ribu kilogram (kg) narkoba itu nilainya lebih dari Rp 29 triliun.

    “Total nilai konversi setara dengan Rp 29,37 triliun dan menyelamatkan kurang lebih 629,93 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Rabu (29/10).

    Kapolri mengatakan pemusnahan barang bukti narkoba ini dalam rangka mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming dalam memberantas narkoba di Indonesia. Dia mengatakan pemusnahan narkoba ini menjadi wujud dukungan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

    “Upaya pemberantasan narkoba merupakan tindak lanjut dari Misi Asta Cita Bapak Presiden RI yang juga ditegaskan melalui sasaran prioritas ke-4 pada Program Pemerintah, yaitu ‘pencegahan dan pemberantasan narkoba’,” kata Kapolri.

    Dalam kurun waktu setahun pemerintahan Prabowo-Gibran, Polri telah mengungkap 49.306 kasus narkoba yang melibatkan 65.572 tersangka. Polri juga menyita berbagai jenis narkoba dengan berat total 214,84 ton.

    Total barang bukti narkoba yang sudah dimusnahkan seberat 212,7 ton. Sisa barang bukti yang akan dimusnahkan oleh Presiden Prabowo sebanyak 2,1 ton.

    Barang bukti narkoba seberat total 214,84 ton yang dimusnahkan terdiri atas 186,7 ton ganja, 9,2 ton sabu, 1,9 ton tembakau Gorilla, 2,1 juta butir ekstasi, 13,1 juta butir obat keras, 27,9 kg ketamin, 34,5 kg kokain, 6,8 kg heroin, 5,5 kg tetrahidrokanabinol (THC), 18 liter etomidate, 132,9 kg hashish, 1,4 juta butir Happy Five, dan 39,7 kg Happy Water.

    Pembinaan Penyalahgunaan Narkoba
    Polri akan terus mencegah dan memberantas peredaran narkoba yang berdampak buruk pada masyarakat, terutama generasi muda usia 15-24 tahun. Selain penindakan, Polri juga memberantas narkoba dengan pencegahan hingga penanganan korban penyalahgunaan narkoba.

    “Polri telah mengidentifikasi 228 kampung narkoba di seluruh Indonesia, dan 118 di antaranya telah berhasil ditransformasi menjadi kampung bebas dari narkoba,” katanya.

    Jenderal Sigit juga melaporkan saat ini terdapat 615 lembaga rehabilitasi di seluruh Indonesia, yang terdiri atas 393 rehabilitasi medis dan 222 rehabilitasi sosial.

  • Tren Narkoba Baru Ketamine-Etomidate, Kapolri: Akan Ada Terobosan Hukum

    Tren Narkoba Baru Ketamine-Etomidate, Kapolri: Akan Ada Terobosan Hukum

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan tren baru penyalahgunaan narkoba yang cukup mengkhawatirkan.

    Menurut Sigit, tren itu penggunaan senyawa berbahaya berupa Ketamine dengan cara dihirup melalui hidung dan Etomidate yang dicampur dengan liquid vape dan kemudian dihisap menggunakan pods.

    “Kedua senyawa berbahaya tersebut belum diatur dalam produk hukum, sehingga penggunanya tidak dapat dipidana,” kata Sigit dalam pemusnahan narkoba di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2025).

    Oleh karena itu, Sigit menegaskan, Polri sebagai bagian dari Komite Nasional Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor, saat ini sedang bekerja sama dengan Tim Kerja Akses Obat Kemenkes RI.

    Hal itu, kata Sigit dilakukan untuk mencari suatu terobosan hukum terkait penggolongan senyawa berbahaya Ketamine dan Etomidate.

    “Agar dapat dilampirkan dalam daftar yang dimuat dalam revisi UU Narkotika, termasuk dalam jangka pendek dituangkan dalam Lampiran Permenkes terkait penggolongan narkotika,” tegas Sigit.

    Dengan adanya terobosan hukum itu, Sigit menjelaskan, pengguna senyawa berbahaya dapat dilakukan penegakan hukum atau pidana.

    “Diharapkan ke depannya penyalahgunaan kedua senyawa berbahaya tersebut dapat dipidana,” tutup Sigit.

  • Audiensi Dengan Menhut, Kapolri Siap Bersinergi Hadapi Karhutla

    Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar audiensi dengan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/10/2025). Sejumlah pembahasan dan isu dibahas keduanya dalam kesempatan tersebut.

    Dalam pertemuan tersebut, Sigit menekankan soal optimalisasi kepolisian dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Indonesia.

    “Saya baru saja menerima audiensi dari Menteri Kehutanan untuk memperkuat koordinasi dan mengoptimalkan pelaksanaan tugas dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,” kata Sigit.

    Menurut Sigit, saat ini, Indonesia mulai memasuki musim hujan yang diprediksi terjadi pada periode September hingga November 2025. Puncak musim hujan diperkirakan berlangsung pada November 2025 hingga Februari 2026, yang dimulai dari wilayah Indonesia bagian barat dan secara bertahap bergerak ke bagian timur. Namun, karhutla masih harus diwaspadai di sejumlah titik.

    “Meski demikian, BMKG juga menjelaskan saat ini masih terjadi kondisi panas ekstrem di beberapa wilayah Indonesia di antaranya yang terjadi di Majalengka, Surabaya, Gorontalo, Kupang, hingga Sentani,” ujar Sigit.

    Sigit memapatkan, berdasarkan hasil monitoring titik hotspot pada periode Januari sampai 22 Oktober 2025, terdapat 2.517 titik hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (confidence level high).

    Menurutnya, angka ini menurun sebanyak 833 titik atau 24,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Adapun wilayah dengan titik hotspot tertinggi terjadi di wilayah Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur.

    “Kondisi ini disebabkan oleh rendahnya curah hujan, kondisi cuaca kering, angin kencang yang menyebabkan penyebaran titik api dengan cepat serta karakteristik wilayah yang sebagian besar merupakan lahan gambut,” ucap Sigit.

    Sigit memastikan, dalam penanggulangan Karhutla, Polri bersama stakeholders terkait, termasuk Kementerian Kehutanan, telah melakukan langkah-langkah mitigasi untuk mengoptimalkan penanggulangan Karhutla.

    Pada tahun 2025, Polri telah melaksanakan 27.621 kegiatan sosialisasi dan 11.949 kegiatan patroli. Selain itu, hingga saat ini Polri bersama stakeholders terkait telah membangun 4.032 embung atau kanal serta 1.457 menara pantau di beberapa wilayah rawan kebakaran hutan.

    “Dalam menghadapi ancaman karhutla yang berpotensi mengganggu stabilitas lingkungan, ekonomi, dan sosial masyarakat, Polri bersama Kementerian dan Lembaga terkait berkomitmen melakukan langkah-langkah cepat, terpadu, dan berkesinambungan,” papar Sigit.

    Upaya tersebut diawali dengan peningkatan kesiapsiagaan personel dan Sarpras, serta pendirian Posko Tanggap Darurat terpadu di wilayah rawan Karhutla.

    “Kami juga menerapkan early warning system dalam rangka monitoring dan deteksi dini terhadap potensi Karhutla melalui pemanfaatan aplikasi Geospatial Analytic Center (GAC), yang terpadu dan berkesinambungan dengan
    aplikasi instansi lainnya seperti SiPongi (Kemenhut), Fire Danger Rating System, Himawari (BMKG), dan TMAT (KLHK),” papar Sigit.

    Kemudan, melakukan patroli darat maupun udara terpadu yang melibatkan TNI, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat peduli api untuk mendeteksi dan memverifikasi titik hotspot secara real time. Ketika, ditemukan adanya titik Karhutla, maka dilakukan upaya pemadaman dengan melibatkan melalui personel dan Sarpras pada jalur darat ataupun operasi modifikasi cuaca.

    Selanjutnya, Sigit menuturkan, terkait penegakan hukum, pihaknya mengedepankan tindakan tegas dan profesional. Pada periode
    Januari sampai 23 Oktober 2025, Polri telah menangani 86 kasus tindak pidana Karhutla dengan menetapkan 83 tersangka perorangan.

    “Adapun modus operandi dari para pelaku yaitu melakukan pembakaran lahan untuk kegiatan usaha, khususnya perkebunan. Terakhir, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena selain dapat merusak lingkungan, tindakan tersebut juga membahayakan kesehatan dan keselamatan banyak orang,” tutup Sigit.

  • Polsek Cimanggis Gelar Program “Jumat Berkah” Bersama WINGS FOOD

    Cimanggis, 24 Oktober 2025 — Polsek Cimanggis Polres Metro Depok kembali melaksanakan program rutin “Jumat Berkah”, yang kali ini bekerja sama dengan WINGS FOOD.
    Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Cimanggis, Kompol Dr. Jupriono, S.H., M.M., S.H., dan dilaksanakan di halaman Mapolsek Cimanggis.

    Program “Jumat Berkah” merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat. Pada kegiatan hari ini, Polsek Cimanggis bersama WINGS FOOD membagikan Mie Gratis kepada kalangan ojol dan masyarakat sekitar.

    Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara Polri, pihak WINGS FOOD, dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan sekitar.