KOLOM PRESISI

  • Patroli Dialogis, Polsek Bojongsari Bangun Komunikasi dan Ciptakan Rasa Aman

    Patroli Dialogis, Polsek Bojongsari Bangun Komunikasi dan Ciptakan Rasa Aman

    Bojongsari, 24 Oktober 2025 — Personel Unit Samapta Polsek Bojongsari Polres Metro Depok melaksanakan kegiatan patroli dialogis di wilayah hukum Polsek Bojongsari.

    Kegiatan ini bertujuan untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungan sekitar. Dalam patroli tersebut, petugas menyambangi sejumlah warga untuk berdialog, mendengarkan keluhan, serta memberikan imbauan kamtibmas agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

    Kapolsek Bojongsari mengatakan, kegiatan patroli dialogis ini merupakan upaya preventif Polri dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif sekaligus mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.

    Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin merasa aman, terlindungi, serta terjalin kerja sama yang harmonis antara Polri dan warga dalam menjaga keamanan wilayah Bojongsari.

  • Brigadir Renita Rismayanti, Polwan Polri Raih Penghargaan Dunia — “UN Woman Police Officer of The Year 2023”

    Brigadir Renita Rismayanti, Polwan Polri Raih Penghargaan Dunia — “UN Woman Police Officer of The Year 2023”

    Jakarta, Oktober 2025 — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali mencatat prestasi membanggakan di kancah internasional. Brigadir Renita Rismayanti, S.H., anggota Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri, berhasil meraih penghargaan bergengsi United Nations Woman Police Officer of The Year 2023 dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

    Brigadir Renita, yang lahir di Kota Magelang, 28 Oktober 1996, merupakan personel Bhayangkara Administrasi Pelaksana Lanjutan Taud Divhubinter Polri, yang pernah bertugas sebagai Crime Database Officer dalam Misi Perdamaian PBB MINUSCA (United Nations Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic).

    Dalam tugasnya di MINUSCA, Brigadir Renita berperan penting dalam konseptualisasi dan pengembangan Database Criminal Internal Security Force serta UNPOL Case Management Platform, dua inovasi penting yang meningkatkan kemampuan Polisi PBB (UNPOL) dalam memetakan serta menganalisis titik-titik rawan kejahatan dan kekacauan (crime hotspots).

    Inovasi ini memungkinkan pasukan keamanan setempat untuk merencanakan operasi secara lebih efektif dan memberikan perlindungan yang lebih baik kepada kelompok rentan, termasuk perempuan dan anak-anak. Kontribusinya telah diakui sebagai langkah besar dalam mendukung stabilitas dan keamanan masyarakat sipil di Republik Afrika Tengah.

    Apresiasi dari Pimpinan Polri

    Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas prestasi luar biasa yang diraih oleh Brigadir Renita.

    “Prestasi Brigadir Renita menjadi bukti bahwa anggota Polri memiliki potensi besar dalam berbagai bidang, termasuk teknologi dan inovasi yang bermanfaat dalam pencegahan kejahatan di wilayah penugasan. Polri akan terus memberikan dukungan penuh kepada setiap personel yang berprestasi dan membawa nama baik institusi. Kami ingin seluruh anggota terus mengasah kemampuan, berinovasi, dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Wakapolri.

    Senada dengan itu, Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri (Kadivhubinter) Irjen Pol. Amur Chandra Juli Buana juga memberikan apresiasi atas kiprah Brigadir Renita yang telah mengharumkan nama Polri dan Indonesia di forum dunia.

    “Brigadir Renita adalah sosok Polwan inspiratif yang menunjukkan kapasitas dan kompetensi luar biasa di kancah internasional. Melalui kerja keras dan dedikasinya, ia mampu membuktikan bahwa Polwan Indonesia mampu bersaing dan diakui secara global. Prestasi ini juga menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung kesetaraan gender serta peran perempuan dalam menjaga perdamaian dunia,” ujar Kadivhubinter.

    Apresiasi Dunia Internasional

    Capaian Brigadir Renita juga mendapat perhatian dari berbagai kalangan internasional. Salah satunya datang dari Jacquilline O’Neill, Duta Besar Kanada untuk Perempuan, Perdamaian, dan Keamanan, yang menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi tertulis atas prestasi Brigadir Renita.

    “Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas terpilihnya Anda sebagai UN Woman Police Officer of the Year 2023 atas kerja luar biasa Anda sebagai Crime Database Officer di MINUSCA. Saya memahami bahwa pekerjaan Anda telah memberikan dampak positif terhadap kemampuan aparat keamanan lokal dalam merencanakan operasi demi melindungi warga sipil, serta berkontribusi besar dalam meningkatkan keamanan bagi komunitas rentan, termasuk perempuan dan anak-anak,” tulis O’Neill.

    “Sebagai penerima termuda dalam sejarah penghargaan ini, Anda tanpa diragukan telah menginspirasi banyak perempuan, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Saya berkesempatan mengunjungi Pusat Misi Internasional Polri Police Peacekeeping Center di Indonesia pada bulan Mei, dan saya sangat terkesan dengan dedikasi para Polwan yang saya temui. Indonesia menunjukkan kepemimpinan luar biasa dalam mengirimkan personel perempuan ke misi perdamaian PBB,” lanjutnya.

    “Saya memahami bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan semangat luar biasa. Anda telah memberikan kontribusi penting bagi misi perdamaian, bagi keamanan masyarakat di Republik Afrika Tengah, dan bagi misi kemanusiaan PBB di seluruh dunia. Saya mendoakan kesuksesan Anda terus berlanjut dalam karier dan pengabdian yang mulia ini,” tutup O’Neill.

    Kebanggaan Indonesia di Kancah Dunia

    Keberhasilan Brigadir Renita menjadi Polwan pertama dari Indonesia yang menerima penghargaan tertinggi bagi Polisi Wanita Dunia dari PBB merupakan bukti nyata profesionalisme, dedikasi, dan kemampuan anggota Polri di panggung internasional.

    Prestasi ini menegaskan peran Polwan Indonesia dalam misi perdamaian dunia, sekaligus memperkuat posisi Polri sebagai institusi yang modern, adaptif, dan berkelas dunia.

    “Polwan Inspiratif, Polri untuk Dunia.”

  • Satgas Ops Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Kasus Penganiayaan Berat di Dekai, Pelaku Diduga Simpatisan KKB Kodap XVI Yahukimo

    Satgas Ops Damai Cartenz dan Polres Yahukimo Tangani Kasus Penganiayaan Berat di Dekai, Pelaku Diduga Simpatisan KKB Kodap XVI Yahukimo

    Yahukimo — Personel Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz bersama jajaran Polres Yahukimo bergerak cepat menanggapi laporan adanya kasus penganiayaan berat terhadap warga sipil bernama Ambotang (52), seorang warga asal Suku Bugis yang berprofesi sebagai wiraswasta dan berdomisili di Jalan Sosial, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Peristiwa penikaman yang terindikasi dilakukan oleh simpatisan KKB yang mengaku dirinya dari Kodap XVI Yahukimo tersebut terjadi di Perempatan Pasar Baru, Jalan Sosial, Dekai, pada Rabu malam (22/10/2025) sekitar pukul 18.45 WIT.

    Korban mengalami luka robek pada leher kiri, siku kiri, dan rusuk kiri akibat serangan menggunakan senjata tajam jenis kapak. Setelah menerima laporan dari jajaran Polres Yahukimo melalui radio (HT), tim gabungan Satgas Ops Damai Cartenz segera menuju lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke UGD RSUD Dekai untuk mendapatkan perawatan medis. Korban kini dalam keadaan sadar, namun masih mengalami syok berat sehingga belum dapat dimintai keterangan secara detail.

    Dari hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi di lokasi, aksi penganiayaan terjadi secara tiba-tiba saat korban sedang duduk di depan kios miliknya. Dua orang pelaku yang diduga merupakan masyarakat asli Yahukimo langsung melarikan diri ke arah Jalan Sosial Kalibonto setelah melakukan aksinya. Di lokasi kejadian, aparat berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah kapak yang digunakan pelaku serta sepasang sandal berwarna putih biru.

    Berdasarkan hasil analisa awal Satgas Ops Damai Cartenz, pelaku diduga merupakan simpatisan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo. Tindakan tersebut diperkirakan dilakukan untuk meningkatkan eksistensi kelompok dan memicu situasi kamtibmas agar tidak kondusif di wilayah Yahukimo.

    Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengutuk keras tindakan kekerasan terhadap warga sipil tersebut dan menegaskan bahwa aparat gabungan tengah melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap pelaku dan jaringan yang terlibat.

    “Kami mengecam keras aksi penyerangan terhadap warga sipil ini. Dari hasil penyelidikan sementara, kuat dugaan pelaku memiliki keterkaitan dengan simpatisan KKB Kodap XVI Yahukimo yang berupaya menebar ketakutan di tengah masyarakat,” tegas Brigjen Pol Faizal.

    Ia menambahkan, aparat TNI-Polri akan terus meningkatkan langkah-langkah penegakan hukum dan patroli pengamanan di wilayah rawan untuk memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa aparat tidak akan memberikan ruang bagi kelompok atau individu yang berupaya mengganggu stabilitas keamanan di Yahukimo.

    “Kami akan memperkuat patroli dan pengawasan di sejumlah titik strategis. Negara tidak boleh kalah oleh teror dan kekerasan. Kami pastikan masyarakat tetap merasa aman dan terlindungi,” ujar Kombes Pol Adarma.

    Hingga kini, situasi di wilayah Dekai dilaporkan aman dan terkendali. Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo terus melakukan pemantauan dan pengumpulan keterangan (pulbaket) dari saksi-saksi di lokasi kejadian.

    Satgas Ops Damai Cartenz mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan segera melapor kepada aparat keamanan bila menemukan aktivitas mencurigakan atau orang tidak dikenal di lingkungan sekitar.

  • Bikin SKCK Kini Gak Ribet, Cukup Lewat POLRI Super App: Cepat, Praktis, dan Transparan

    Bikin SKCK Kini Gak Ribet, Cukup Lewat POLRI Super App: Cepat, Praktis, dan Transparan

    Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan publik. Salah satunya lewat layanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) secara online melalui POLRI Super App, yang kini semakin memudahkan masyarakat tanpa harus antre panjang di kantor polisi.

    Dengan aplikasi ini, proses pembuatan SKCK bisa dilakukan langsung dari ponsel. Masyarakat cukup mengunduh POLRI Super App di Play Store atau App Store, lalu mengikuti langkah-langkah sederhana mulai dari verifikasi identitas hingga pengunggahan dokumen persyaratan. Setelah registrasi selesai, pemohon hanya perlu datang ke kantor polisi pilihan untuk mencetak SKCK.

    “Cukup unduh aplikasi POLRI Super App, pilih menu SKCK, isi keperluan, unggah dokumen, dan cetak bukti registrasi online yang dikirimkan melalui e-mail. Setelah itu, datang ke kantor polisi sesuai pilihan untuk melakukan pencetakan SKCK,” jelas Ps. Kasi Yanmin AKP Wahyu Safaro Sahron, Rabu (22/10/2025).

    Kemudahan ini langsung dirasakan oleh masyarakat. Salah satu pemohon, Made, yang baru saja membuat SKCK di Polda Metro Jaya, mengaku puas dengan pelayanan yang cepat dan efisien.

    “Haloo, nama saya Made. Saya baru bikin SKCK di Polda Metro Jaya pakai aplikasi POLRI Super App. Gampang banget, tinggal daftar pakai HP, masukin data-data, terus pas ke kantor polisi tinggal tunjukin di aplikasi dan KTP, langsung jadi. Terima kasih,” ujarnya.

    Dengan hadirnya layanan digital ini, Polri berharap masyarakat semakin mudah mengakses pelayanan kepolisian secara cepat, efisien, dan transparan—sejalan dengan komitmen Polri untuk menjadi institusi yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

  • Satgas Ops Damai Cartenz Distribusikan Logistik ke Pos Kiwirok Lewat Airdrop

    Satgas Ops Damai Cartenz Distribusikan Logistik ke Pos Kiwirok Lewat Airdrop

    Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan — Personel Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz bersama jajaran TNI kembali melaksanakan pengiriman logistik bagi personel yang bertugas di Pos Kiwirok, Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Rabu (22/10/2025). Pengiriman logistik berupa bahan makanan (bama) ini dilakukan melalui udara menggunakan tiga helikopter jenis Bell dengan metode airdrop, mulai pukul 04.00 WIT hingga selesai.

    Kegiatan distribusi logistik tersebut melibatkan dua helikopter milik TNI dan satu helikopter milik Polri yang menurunkan logistik menggunakan total enam parasut. Dari jumlah tersebut, dua parasut diturunkan oleh heli TNI pada pukul 11.10 WIT, diikuti oleh heli Polri yang juga menurunkan dua parasut tambahan. Seluruh logistik berhasil diterjunkan dengan aman di area Distrik Kiwirok dan langsung diamankan oleh personel Satgas Ops Damai Cartenz bersama Satgas Yonif 753.

    Selain logistik rutin, jajaran TNI–Polri di Distrik Kiwirok juga menyerahkan bantuan beras sebanyak 150 kilogram dari Bupati Pegunungan Bintang yang turut dikirim melalui sistem airdrop. Setelah proses penurunan logistik selesai, ketiga helikopter bertolak menuju Senggi – Sentani, Jayapura.

    Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasinya atas koordinasi dan kerja sama antara Satgas TNI–Polri dalam menjamin distribusi logistik bagi personel di wilayah pegunungan.

    “Pengiriman logistik melalui airdrop merupakan upaya strategis agar kebutuhan personel di wilayah Papua tetap terpenuhi. Kami bersyukur kegiatan hari ini berjalan aman tanpa gangguan, dan seluruh logistik telah diterima dengan baik,” ujar Brigjen Faizal.

    Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan pentingnya kolaborasi dan kesiapsiagaan dalam setiap kegiatan distribusi logistik, terutama di daerah pegunungan.

    “Kami terus memastikan bahwa dukungan logistik kepada personel di lapangan berjalan lancar. Kegiatan airdrop ini juga mencerminkan sinergi kuat antara TNI–Polri dalam menjaga stabilitas dan mendukung tugas kemanusiaan di Papua,” ungkap Kombes Adarma.

    Hasil pemantauan menggunakan drone menunjukkan bahwa selama proses airdrop berlangsung aman terkendali. Seluruh rangkaian kegiatan pengiriman logistik berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali.

  • Pelayanan Cepat dan Ramah, Samsat Jakarta Barat Dapat Apresiasi dari Warga

    Jakarta – Layanan publik di Samsat Jakarta Barat mendapat apresiasi positif dari masyarakat. Respons cepat, keramahan petugas, dan kemudahan proses administrasi membuat warga merasa puas saat mengurus pajak kendaraan mereka.

    Agil, warga Jakarta Barat, mengatakan dirinya merasa terbantu dengan pelayanan yang diberikan.

    “Pelayanannya cukup oke, cepat dan tertib. Semangat terus Samsat Jakarta Barat, terima kasih,” ujarnya.

    Hal senada disampaikan Surahmi, warga yang baru saja memperpanjang pajak kendaraan roda empat.

    “Pelayanannya cepat, responsif, dan petugasnya ramah. Pertahankan terus pelayanannya,” katanya.

    Apresiasi publik ini menjadi bukti bahwa upaya peningkatan pelayanan publik yang dilakukan Samsat Jakarta Barat mendapat respon positif dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

    Menanggapi hal tersebut, Pamin Si STNK Samsat Jakarta Barat IPTU Topan Ari Nugroho, S.H., menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus mempercayakan pelayanan administrasi kendaraannya di Samsat Jakarta Barat.

    “Kami sangat berterima kasih atas apresiasi dari masyarakat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik — cepat, tepat, dan transparan. Kami ingin memastikan masyarakat merasa nyaman dan terbantu dalam setiap proses di Samsat,” ujar IPTU Topan, Rabu (22/10).

    Ia menambahkan, seluruh petugas di Samsat Jakarta Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik di loket utama maupun layanan keliling (Samling), agar masyarakat semakin mudah mengurus dokumen kendaraannya.

    Dengan terus melakukan inovasi dan perbaikan layanan, Samsat Jakarta Barat berupaya menjaga kepercayaan publik sekaligus mendukung program Polri dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas.

  • Pelayanan Cepat dan Transparan, SPKT Polda Metro Jaya Dapat Apresiasi dari Masyarakat

    Jakarta – Pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya mendapat apresiasi dari masyarakat atas kinerja cepat, transparan, dan profesional dalam menangani laporan warga. Hal ini disampaikan oleh beberapa pelapor yang merasa terbantu dengan sistem pelayanan yang diterapkan.

    Salah satunya datang dari Topan Fajri, warga Jakarta, yang baru saja melapor terkait kasus penipuan online yang dialaminya.

    “Terima kasih untuk SPKT Polda Metro Jaya yang telah menerima pelaporan saya. Pelayanannya baik, cepat, dan transparan. Saya merasa terbantu sekali,” ujarnya, Rabu (22/10/2025).

    Apresiasi tersebut menjadi cerminan nyata kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian, khususnya di SPKT Polda Metro Jaya yang terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan.

    Kasiaga SPKT Polda Metro Jaya, Kompol Deti Juliawati, menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan pelayanan prima melalui sistem kerja yang terstruktur dan akuntabel. Ia memaparkan alur pelayanan yang dilakukan SPKT mulai dari kedatangan pelapor hingga laporan diterbitkan secara resmi.

    “Masyarakat yang datang pertama kali akan diterima oleh petugas siaga dan diminta mengisi daftar tamu, kemudian mendapatkan nomor antrean. Setelah itu, pelapor akan mendapat konseling dari fungsi terkait — seperti Reskrimum, Reskrimsus, Reserse Siber, atau PPA — tergantung jenis laporannya,” jelas Kompol Deti.

    Ia menambahkan, jika laporan memenuhi unsur pidana, petugas konseling akan memberikan rekomendasi untuk diterbitkan Laporan Polisi (LP). Petugas SPKT kemudian menyiapkan dokumen LP yang dikoreksi dan ditandatangani oleh Kepala Siaga sebelum pelapor menerima tanda bukti laporan resmi.

    Menurutnya, mekanisme ini dirancang agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum secara cepat, profesional, dan sesuai prosedur.

    “Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan percaya bahwa setiap laporan mereka ditangani secara profesional dan transparan,” tegas Kompol Deti Juliawati.

    Apresiasi masyarakat terhadap pelayanan SPKT ini menjadi bukti nyata komitmen Polda Metro Jaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, sejalan dengan semangat Presisi — Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan.

  • Bidpropam Polda Metro Jaya Tekankan Etika dan Profesionalisme, Dorong Layanan Pengaduan Cepat bagi Masyarakat

    Jakarta – Bidpropam Polda Metro Jaya terus memperkuat komitmennya dalam menegakkan etika dan profesionalisme anggota Polri. Melalui kegiatan Asistensi Pembinaan Etika Profesi Polri dan Sosialisasi Optimalisasi Pengawasan PNPP yang digelar di Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025), Bidpropam menekankan pentingnya pengawasan internal serta pencegahan terhadap perilaku arogan dan ketidakprofesionalan anggota di lapangan.

    Kegiatan asistensi berlangsung mulai pukul 12.10 hingga 13.00 WIB, dipimpin oleh tim Bidpropam Polda Metro Jaya yang terdiri dari AKP Donny Widianto, S.H., M.H., AKP Lukas Pardamean E. Marbun, S.H., M.H., IPTU Anto Catur Pamungkas, S.H., M.H., dan Bripda Ilham Fadillah.

    Dalam arahannya, AKP Donny Widianto menegaskan pentingnya setiap personel Polri untuk menjunjung tinggi etika profesi dan melayani masyarakat dengan sikap humanis.

    “Personel Polri harus menjunjung tinggi profesionalisme dan menghindari perilaku arogan. Setiap tindakan anggota di lapangan harus mencerminkan nilai-nilai pelayanan publik yang humanis,” ujarnya.

    Ia juga menegaskan bahwa pengawasan melekat menjadi kunci dalam mencegah pelanggaran disiplin dan etika, dengan berpedoman pada sejumlah regulasi, seperti Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri, Perkap Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengawasan Melekat, PP Nomor 2 Tahun 2003 tentang Disiplin Anggota Polri, serta STR Kapolda Metro Jaya Nomor STR/389/III/WAS.2./2025 tentang larangan penolakan laporan masyarakat oleh petugas Polri.

    Selain penyampaian materi dan sesi tanya jawab, tim Bidpropam juga melakukan pengecekan langsung ke SPKT, ruang SKCK, dan Rutan Polsek Kebayoran Lama. Hasil pengecekan menunjukkan kondisi mako bersih, siap operasional, bebas pungli, dan fasilitas ruang tahanan telah sesuai standar kelayakan Rutan Polri.

    Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Polsek Kebayoran Lama, antara lain IPTU Jumono (Kanit Binmas), IPDA Suprayogi (Ps. Kanit Patroli), IPDA Wahyu Hidayat (Panit 2 Reskrim), AIPTU Sri Indriatu (Ps. Kasium), serta seluruh personel Polsek.

    Sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan dan transparansi, Propam Polri juga menghadirkan layanan “Pengaduan Cepat Propam Polri” untuk memudahkan masyarakat melaporkan dugaan pelanggaran oleh oknum anggota Polri.

    Melalui fitur ini, masyarakat cukup memindai kode QR yang tersedia di berbagai platform resmi Propam Polri untuk menyampaikan laporan secara cepat, mudah, dan aman. Selain itu, laporan juga dapat dikirim melalui situs resmi https://yanduan.propam.polri.go.id/ dengan mengisi formulir aduan daring.

    Tahapan pengaduan meliputi:

    1. Identitas pelapor,
    2. Kronologi lengkap kejadian (tanggal, tempat, dan uraian peristiwa),
    3. Bukti pendukung seperti foto atau dokumen.

    Setelah laporan dikirim, pelapor akan menerima nomor pengaduan untuk memantau perkembangan penanganan melalui fitur “Cek Status Pengaduan.”

    “Propam Polri terus berupaya memberikan layanan pengaduan yang mudah diakses oleh masyarakat, sekaligus memastikan setiap laporan ditangani dengan cepat dan profesional,” tambah AKP Donny.

    Dengan tagline “Scan – Lapor – Beres!”, Propam Polri menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sistem pelaporan yang aman, transparan, dan menjamin kerahasiaan pelapor, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri dalam menjaga integritas dan profesionalisme anggotanya

  • Tokoh Akademisi Dari Politeknik Amamapare Timika Dukung Satgas Ops Damai Cartenz Jaga Keamanan Papua

    Timika — Dukungan terhadap upaya penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan di Tanah Papua kembali mengalir dari kalangan akademisi. Salah satunya datang dari Mapuay Manasye T. Afasedanja, yang akrab disapa Theo Afasedanja, seorang akademisi dari Politeknik Amamapare Timika.

    Dalam pernyataannya, Theo Afasedanja menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kinerja Satgas Operasi Damai Cartenz yang selama ini dinilai konsisten menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Papua.

    “Kami selaku tokoh akademisi memberikan dukungan penuh kepada Satgas Ops Damai Cartenz dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberadaan Satgas telah membawa rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.
    Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap kelompok-kelompok yang sering mengganggu kedamaian masyarakat Papua harus terus dilakukan secara tegas dan profesional.

    “Kami juga mendukung langkah penindakan dan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang berupaya merusak kedamaian di tengah masyarakat. Hukum harus ditegakkan demi terciptanya Papua yang aman dan damai,” tegas Theo.

    Sebagai akademisi, ia menilai keamanan merupakan fondasi utama bagi pembangunan sumber daya manusia dan kemajuan pendidikan di Papua. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda dan kalangan intelektual, untuk bersama-sama menjaga kedamaian dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.

    “Kami memberikan apresiasi atas kerja nyata, keberhasilan, dan komitmen Satgas Ops Damai Cartenz dalam menjaga Papua tetap aman, damai, dan tenteram. Papua damai adalah harapan kita semua,” tutupnya.

  • Polda Metro Jaya Pastikan Jakarta Aman Lewat Patroli Rutin Skala Besar

    Jakarta – Polda Metro Jaya kembali melaksanakan patroli rutin skala besar untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta. Patroli ini dipimpin oleh AKBP SF. Aritonang, S.Sos., M.H., selaku Kasiaga 3 Biro Operasi (Roops) Polda Metro Jaya.

    “Selamat sore, kami dari Polda Metro Jaya. Saya Ari Tonang, Kasiaga 3 Biro Operasi Polda Metro Jaya. Sore ini kami melaksanakan patroli rutin bersama rekan-rekan dari Lantas, Samapta, Reskrim, serta tim Urai,” ujar AKBP Aritonang di Jakarta, Rabu (22/10/2025).

    Ia menjelaskan, kegiatan patroli kali ini dibagi menjadi dua tim besar yang menyisir berbagai wilayah, mulai dari Jakarta Selatan, Pusat, Timur, Utara, hingga Barat. Sebanyak 119 personel diterjunkan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

    “Tujuan patroli ini adalah mencegah terjadinya kejahatan. Kami berupaya agar ‘N dan K’ tidak bertemu — niat dan kesempatan. Jadi kalau warga melihat kami melintas dan membutuhkan bantuan atau informasi, jangan segan untuk menghentikan kami. Kami siap membantu,” tegasnya.

    AKBP Aritonang menambahkan, kegiatan patroli ini merupakan bagian dari komitmen Polda Metro Jaya dalam menjaga keamanan ibu kota. Ia juga menekankan bahwa menjaga Jakarta bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga seluruh warga.

    “Polda Metro Jaya siap jaga Jakarta. Namun menjaga keamanan adalah tanggung jawab kita semua — seluruh warga Jakarta dan aparat kepolisian,” tuturnya.

    Patroli rutin ini juga dilaksanakan serentak di 13 polres jajaran Polda Metro Jaya, dengan tujuan yang sama: memastikan terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat.