Jakarta – Itwasda Polda Metro Jaya menyosialisasikan SP4N-Lapor kepada masyarakat yang sedang membuat laporan di SPKT Polda Metro Jaya, Rabu (10/12/2025). Kegiatan berlangsung pukul 10.00–11.15 WIB dan dipimpin oleh Ps. Kasubbagdumasanwas Itwasda Polda Metro Jaya AKP Andi M. Fatra.
Dalam paparannya, AKP Andi menjelaskan bahwa SP4N-Lapor merupakan platform nasional yang dikelola KemenPANRB, KSP, dan Ombudsman RI untuk menerima serta memproses pengaduan publik secara cepat dan transparan.
“SP4N-Lapor memudahkan masyarakat menyampaikan aspirasi dan keluhan tentang layanan publik. Identitas pelapor juga bisa dirahasiakan,” ujarnya.
Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui lapor.go.id, SMS 1708, aplikasi seluler, atau Twitter @lapor1708. Peserta sosialisasi tampak antusias mendengarkan penjelasan terkait fungsi dan kemudahan kanal pelaporan tersebut.
AKP Andi menyebut partisipasi publik sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan kepolisian. “Kritik dan saran masyarakat membantu kami memperbaiki pelayanan agar lebih baik ke depan,” tegasnya.
Sosialisasi ini sejalan dengan komitmen Polri mewujudkan pelayanan publik yang terbuka, responsif, dan terpercaya, sesuai konsep Polri Presisi.
Depok – Sat Lantas Polres Metro Depok melakukan penertiban terhadap angkutan kota (angkot) yang kerap ngetem dan menyebabkan kemacetan di kawasan Stasiun Citayam, Jl. Raya Citayam, pada Rabu, 10 Desember 2025 pukul 14.00 WIB.
Kegiatan ini dipimpin oleh Wakasat Lantas Polres Metro Depok Kompol Yayat S., melibatkan personel Sat Lantas, Dinas Perhubungan Kota Depok, serta Satuan Polisi Pamong Praja. Penertiban dilakukan sebagai respons atas banyaknya keluhan masyarakat terkait kemacetan dan kesemrawutan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk saat warga berangkat dan pulang beraktivitas.
Angkot yang berhenti sembarangan dan menunggu penumpang (ngetem) di depan stasiun menjadi salah satu penyebab utama tersendatnya arus kendaraan di lokasi tersebut. Selain angkot, keberadaan pedagang kaki lima di bahu jalan juga menambah kepadatan lalu lintas.
Dalam kegiatan penertiban tersebut, petugas menindak tegas kendaraan yang melanggar aturan. Sebanyak 5 unit angkot ditilang oleh petugas Dishub karena tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan yang sah.
Sat Lantas Polres Metro Depok menegaskan bahwa kegiatan penertiban akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan menciptakan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan di kawasan Stasiun Citayam.
Depok – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polsek Cimanggis meningkatkan kesiapsiagaan keamanan dengan menggelar Apel Kamtibmas bersama Potensi Masyarakat (Potmas) Banser Cimanggis dan Tapos, Kamis (11/12/2025). Apel berlangsung di Lapangan Polsek Cimanggis mulai pukul 08.00 WIB dan diikuti sekitar 15 personel Banser.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Cimanggis, Kompol Dr. Jupriono, S.H., M.M., CPM, didampingi jajaran pejabat Polsek, yakni Kanit Intelkam Iptu Agus Mulyono, Panit Intelkam Ipda Kunto TB, dan Kanit Provos Ipda I Gusti Agung N.G., S.H.. Dari unsur Banser hadir Asep dari PAC Cimanggis serta Ibrahim dari Banser Tapos.
Apel diawali dengan pemeriksaan kesiapan peserta, dilanjutkan doa dan amanat dari Kapolsek Cimanggis. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi Polri dengan organisasi kemasyarakatan untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh Potensi Masyarakat yang hadir hari ini. Kami berharap Banser terus bersinergi dengan Polsek Cimanggis dalam menjaga keamanan lingkungan. Jangan menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan keresahan, dan mari bersama mendukung kelancaran perayaan Natal dan Tahun Baru dengan penuh keikhlasan,” tegas Kompol Jupriono.
Sebagai bentuk kemitraan, Kapolsek Cimanggis menyerahkan bantuan paket sembako kepada perwakilan Banser. Usai apel, kegiatan dilanjutkan foto bersama dan ramah tamah sebagai penguatan hubungan kemasyarakatan.
Apel Kamtibmas ini menjadi langkah nyata Polsek Cimanggis dalam mempersiapkan pengamanan akhir tahun, sekaligus memperkuat jejaring partisipasi masyarakat dalam menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Jakarta – RS Polri Kramat Jati resmi menuntaskan identifikasi seluruh 22 korban kebakaran gedung PT Terra Drone Indonesia di Kemayoran, Jakarta Pusat. Seluruh jenazah kini telah diketahui identitasnya dan diserahkan kepada keluarga. Karumkit RS Polri, Brigjen Prima Heru, menegaskan proses identifikasi dilakukan secara cepat dan akurat.
“Kami bekerja secepat dan seteliti mungkin agar keluarga mendapat kepastian,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).
Identifikasi terakhir dilakukan melalui proses rekonsiliasi pada pukul 15.30 WIB yang menghasilkan 12 identitas baru. Jumlah itu melengkapi 10 jenazah yang telah teridentifikasi sebelumnya, sehingga total 22 korban dinyatakan lengkap. Metode identifikasi mencakup sidik jari, pemeriksaan gigi, rekam medis, hingga pencocokan properti pribadi.
Dengan tuntasnya seluruh identifikasi, Kabid Yandokpol RS Polri, Kombes Ahmad Fauzi, menyatakan Operasi Disaster Victim Identification (DVI) resmi ditutup. Namun RS Polri tetap bersiaga jika ditemukan korban tambahan.
“Jika ada penemuan jenazah baru, kami siap membuka kembali operasi DVI,” ucapnya.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan dugaan sementara bahwa para korban meninggal akibat paparan gas karbon monoksida (CO) berkadar tinggi yang bersifat mematikan. Mayoritas korban tercatat berusia antara 20 hingga 40 tahun. Seluruh jenazah telah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.
Kasubbidpenmas Bid Humas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald T.S. Simanjuntak, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran.
“Cek kembali instalasi listrik, perangkat elektronik, dan kondisi peralatan di rumah maupun kantor. Pencegahan adalah kunci agar kejadian seperti ini tidak terulang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.
“Mari bersama-sama kita jaga Jakarta agar tetap aman bagi kita semua,” tutupnya.
Jayapura — Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Papua, Polda Papua, serta seluruh komunitas yang hadir dalam Apel Mitra Kamtibmas Presisi 2025. Lebih dari 1.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat turut serta, menunjukkan kuatnya kolaborasi menjaga keamanan dan ketertiban di tanah Papua, Selasa (9/12).
Dalam kesempatan itu, Wakapolri menegaskan bahwa situasi kamtibmas di Papua saat ini terbilang kondusif, berkat kerja sama erat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Ini bukti nyata bahwa kamtibmas di Papua bukan hanya hasil kerja satu pihak, tapi kerja bareng semua stakeholder. Komunitas ojek, satpam, nelayan, petani, rapi, orari, UMKM, semuanya terlibat. Inilah kekuatan Papua,” ujar Komjen Dedi.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten/Kota dan Gubernur Papua sehingga apel besar ini dapat berjalan aman dan meriah.
Menurut Wakapolri, keberadaan lebih dari seribu peserta yang hadir secara sukarela menunjukkan bahwa masyarakat Papua memiliki kepedulian tinggi terhadap keamanan wilayahnya.
Wakapolri juga menegaskan bahwa menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Papua berada dalam kondisi aman dan siap menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat.
“Alhamdulillah, kondisi Papua sangat kondusif. Kita semua berharap momen Natal dan Tahun Baru nanti bisa berjalan lancar dan damai,” ujarnya.
Wakapolri juga menyampaikan bahwa seluruh unsur keamanan di Papua telah berada dalam kondisi siap menghadapi situasi kontinjensi apa pun.
“Kita tentu tidak menginginkan terjadi hal yang tidak diinginkan. Tapi kalau pun ada kondisi darurat, Polda Papua sudah sangat siap dengan personel, sarana-prasarana, dan kemampuan yang dimiliki,” tegasnya.
Menutup keterangannya, Wakapolri menyampaikan duka mendalam atas musibah yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Kami ikut berduka. Semoga saudara-saudara kita diberi kekuatan dan ketabahan untuk melewati ujian ini,” tutur Komjen Dedi.
Apel Mitra Kamtibmas Presisi Polri di Papua menjadi bukti kuatnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan. Polri menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kemitraan dan menghadirkan pelayanan terbaik demi Papua yang aman, produktif, dan nyaman bagi seluruh warganya.
Bekasi – Polres Metro Bekasi menggelar kegiatan Pembekalan Psikologi bagi PNPP (Pegawai Negeri Pada Polri) sebagai upaya meningkatkan kompetensi pelayanan, komunikasi, serta kesiapan mental dalam menghadapi dinamika tugas sehari-hari. Kegiatan ini diikuti oleh para PNPP dari seluruh satuan kerja dan berlangsung dengan antusias, Bekasi, 8 Desember 2025.
Pembekalan dipimpin oleh AKP Kurnia Boby S. Hasibuan, M.Psi., Psikolog, yang memaparkan materi terkait konsep grieving atau proses berduka dalam konteks tugas kepolisian. Ia menjelaskan bahwa personel seringkali menghadapi situasi kehilangan—baik kehilangan rasa aman, rekan kerja, suasana kerja, maupun kondisi traumatis lainnya—yang dapat memengaruhi stabilitas emosi dan kinerja.
“Proses grieving memiliki tahapan seperti Denial, Anger, Bargaining, Depression, hingga Acceptance. Pemahaman ini penting agar personel mampu menyadari respon emosional, mengelola tekanan, dan mendapatkan dukungan yang tepat,” ujar AKP Kurnia Boby dalam penyampaiannya.
Kabag SDM Polres Metro Bekasi Kompol Endang Longla, menegaskan bahwa pembekalan ini menjadi bagian penting dalam mendukung profesionalitas PNPP. “PNPP adalah ujung tombak layanan administrasi dan sistem kerja internal Polri. Dengan pembekalan psikologi, kami berharap para peserta mampu bekerja dengan lebih humanis, stabil secara emosional, dan profesional,” tuturnya.
Kegiatan juga diisi dengan sesi interaktif, di antaranya: Ice Breaking & Brain Gym untuk meningkatkan fokus dan energi, Journaling & Mapping Stres agar peserta mampu mengenali pola stres dan respons internal secara personal, Konseling Kelompok sebagai sarana saling mendengar dan saling menguatkan, Relaksasi Psikologis untuk memulihkan kondisi mental dan menjaga ketenangan pikiran.
Para peserta mengaku kegiatan ini memberikan wawasan baru yang aplikatif dalam menjalankan tugas. Salah satu PNPP menyampaikan bahwa materi grieving membuatnya lebih sadar bagaimana cara mengekspresikan emosi secara sehat serta menerima dukungan dalam situasi penuh tekanan.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan pembekalan ini dan menegaskan komitmen Polres dalam memperkuat kualitas SDM.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pembekalan psikologi ini. PNPP merupakan bagian penting dari sistem pelayanan Polri. Dengan pemahaman psikologis yang baik, stabilitas emosi, serta ketahanan mental yang kuat, kinerja layanan akan semakin presisi, humanis, dan terpercaya,” ujar Kapolres.
Beliau juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan mengingat tantangan tugas kepolisian semakin kompleks.
“Pembekalan seperti ini harus terus dilakukan, karena pelayanan publik bukan hanya soal teknis administrasi, tetapi juga kesiapan mental dan kemampuan mengelola tekanan. Melalui penguatan ini, PNPP akan semakin siap menghadapi dinamika kerja dan tetap menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambah Kombes Pol Mustofa.
Mustofa menegaskan bahwa pembekalan psikologi bagi PNPP menjadi salah satu strategi penguatan kultur kerja suportif, mental tangguh, serta pelayanan publik yang presisi dan berorientasi pada empati. Dengan kapasitas mental dan emosional yang lebih baik, PNPP diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik dan responsif bagi masyarakat.
Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Aceh menempatkan personelnya di Masjid Jamik Desa Ule Tutu, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, untuk mengoperasionalkan layanan Wontech WiFi Polri guna mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keterangannya pada Senin, 8 Desember 2025, menjelaskan bahwa kehadiran layanan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam mempermudah akses jaringan komunikasi.
“Bidang TIK Polda Aceh menghadirkan Wontech WiFi Polri di Masjid Jamik Desa Ule Tutu, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam memudahkan akses jaringan komunikasi,” ujarnya.
Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran Wontech WiFi Polri tersebut. Layanan ini sangat membantu warga yang saat ini masih menghadapi kendala akses komunikasi akibat dampak pasca banjir, di mana sebagian jaringan mengalami gangguan bahkan terputus sama sekali, sambung Kabid Humas
Dengan hadirnya layanan ini, Polda Aceh berharap kebutuhan komunikasi masyarakat dapat kembali terpenuhi sehingga aktivitas warga, termasuk koordinasi penanganan pasca bencana, dapat berjalan lebih lancar, tutup Kabid Humas.
Depok – Senin (08/12/2025) Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K menghadiri upacara bendera di SMK 2 Perintis Depok yang berlokasi di Jalan Raya Siliwangi No.39, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Kehadiran Kapolres dalam kegiatan ini merupakan bagian dari program Police Goes To School yang bertujuan mempererat hubungan kepolisian dengan dunia pendidikan serta memberikan pembinaan kepada para pelajar.
Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan berlangsung dengan tertib hingga selesai. Upacara diikuti oleh seluruh guru dan murid SMK 2 Perintis Depok dengan penuh khidmat. Upacara bendera tsb juga dihadiri oleh Hadir dalam kegiatan Kasat Binmas Polres Metro Depok Kompol Ahmad Khaerudin, Kapolsek Pancoran Mas AKP Hartono, SH, Kanit Binmas Polsek Pancoran Mas AKP Sunarto, Panit Binmas Polsek Pancoran Mas Iptu Dede Kurniawan
Dalam amanatnya selaku pembina upacara, Kapolres Metro Depok menyampaikan sejumlah pesan penting terkait pembentukan karakter, disiplin, serta upaya menjaga keamanan diri dan lingkungan sekolah.
Beliau menekankan agar seluruh siswa senantiasa menghormati kedua orang tua, yang telah bekerja keras demi masa depan anak-anaknya. Kapolres juga mengingatkan pentingnya menghormati para guru, karena mereka merupakan figur pengganti orang tua di sekolah serta berperan besar dalam membentuk perilaku dan masa depan pelajar.
Kapolres turut menyinggung fenomena pelajar yang ikut serta dalam aksi demonstrasi. Beliau menjelaskan bahwa secara undang-undang, menyampaikan pendapat memang diperbolehkan. Namun, pemerintah dan pihak sekolah telah mengeluarkan imbauan agar pelajar tidak ikut demonstrasi fisik, mengingat tingginya risiko provokasi, kerusuhan, dan keselamatan, serta agar fokus utama siswa tetap pada proses belajar.
Selain itu, Kapolres mengingatkan secara tegas agar para pelajar menghindari tawuran, karena hal tersebut tidak akan menguntungkan bagi siapa pun. Tawuran hanya membawa risiko pidana, cedera fisik hingga menyebabkan kematian, serta dapat menghancurkan cita-cita dan masa depan. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga memberikan pesan keras mengenai bahaya narkoba. Beliau menegaskan agar para siswa tidak pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun, karena dampaknya sangat merusak masa depan generasi muda.
Kegiatan upacara dan pembinaan berjalan lancar, penuh kedisiplinan, serta disambut positif oleh seluruh peserta. Program Police Goes To School ini menjadi salah satu langkah nyata Polres Metro Depok dalam membangun kedekatan dengan pelajar serta menanamkan nilai-nilai positif sejak dini.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara Kapolres, para guru, dan seluruh siswa SMK 2 Perintis Depok.
Depok – Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada pelaksanaan upacara bendera di SMK Perintis 2 Depok, didampingi Kapolsek Pancoran Mas, dalam rangka kegiatan mitigasi serta pembinaan kepada para pelajar, Senin (08/12/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi sejak dini kepada para siswa agar menjauhi perilaku menyimpang, khususnya keterlibatan dalam aksi anarkis yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa masa depan generasi muda ditentukan oleh kesungguhan dalam menimba ilmu, kedisiplinan, serta sikap bijak dalam pergaulan. Ia mengingatkan para siswa agar tidak mudah terprovokasi ajakan negatif yang berpotensi merusak masa depan.
“Pelajar memiliki tugas utama yaitu belajar dan mempersiapkan diri untuk menggapai cita-cita. Jangan sampai masa depan yang cerah hancur karena terlibat dalam tindakan anarkis,” tegas Kapolres.
Selain itu, Kapolres juga mengajak pihak sekolah, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing para pelajar agar tetap berada pada jalur yang positif.
Kegiatan upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat serta disambut antusias oleh para siswa dan tenaga pendidik. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Polri dan dunia pendidikan dalam menciptakan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan taat hukum.
Srikandi Polres Metro Depok kembali melaksanakan patroli malam dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan patroli yang berlangsung di sejumlah titik rawan dan area pemukiman ini dilakukan dengan metode dialogis, di mana personel Polwan Srikandi aktif berinteraksi dengan Ojol dan Pedagang yang ditemui.
Dalam patroli tersebut, para personel tidak hanya memantau situasi wilayah, tetapi juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada serta tidak ragu menghubungi layanan darurat 110 apabila melihat tindak kejahatan, aksi mencurigakan, atau kondisi darurat lainnya. Pendekatan humanis ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman dan kondusif.
Kegiatan patroli malam Srikandi Polres Metro Depok ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga harkamtibmas. Kehadiran polisi di tengah masyarakat pada malam hari diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan.
Dengan sinergi antara petugas dan warga, Polres Metro Depok menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang responsif dan dekat dengan masyarakat.