KOLOM PRESISI

  • POLRES METRO DEPOK – KAPOLRES BERIKAN PENGHARGAAN KEPADA 60 PERSONEL BERPRESTASI DAN 4 WARGA SIPIL

    Depok – Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., memberikan penghargaan kepada 60 personel Polres Metro Depok serta 4 warga sipil yang dinilai berjasa dalam membantu pengungkapan sejumlah kasus menonjol di wilayah hukum Polres Metro Depok.

    Kegiatan pemberian penghargaan berlangsung pada apel pagi di Lapangan Apel Polres Metro Depok, dan turut disaksikan oleh Wakapolres Metro Depok AKBP Akmal, S.H., S.I.K., M.Si., serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Depok.

    Pengungkapan Kasus Berhasil, Bentuk Dedikasi Anggota dan Warga
    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada anggota maupun warga yang telah menunjukkan dedikasi dan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
    Beberapa keberhasilan yang menjadi dasar pemberian penghargaan antara lain:
    • Personel Polsek Bojonggede yang berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang pria yang ditemukan dengan kondisi terlilit kawat di wilayah Kampung Panjang, Bojonggede.
    • Personel Polsek Bojongsari yang berhasil mengungkap kasus narkotika jenis sabu seberat 1,292 kg, serta dukungan langsung dari empat warga sipil yang turut membantu proses penyelidikan hingga kasus dapat terungkap.

    Dalam amanatnya, Kapolres Metro Depok menegaskan pentingnya kerja keras, soliditas, dan sinergi antara polisi dan masyarakat.
    “Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan kepada personel dan masyarakat yang telah berkontribusi besar dalam menjaga keamanan di Kota Depok. Saya berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi yang lain untuk terus bekerja secara profesional, tulus, dan ikhlas,” ujarnya.

    Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh makna, ditutup dengan sesi foto bersama serta ucapan selamat dari jajaran pimpinan kepada para penerima penghargaan.

  • WAKAPOLRES METRO DEPOK HADIRI UPACARA HUT KORPRI KE-54 DAN HUT DHARMA WANITA PERSATUAN KOTA DEPOK KE-26

    Depok – Wakapolres Metro Depok, AKBP Akmal, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri Upacara Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54 sekaligus peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) tingkat Kota Depok ke-26 pada Jumat (29/11/2025). Upacara berlangsung khidmat di Lapangan DOS Balai Kota Depok.

    Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Depok serta dihadiri oleh unsur Forkopimda Kota Depok, termasuk jajaran TNI–Polri, pejabat daerah, dan perwakilan organisasi masyarakat.

    Wali Kota Depok Sampaikan Ucapan Selamat

    Wali Kota Depok, H. Supian Suri, dalam amanatnya menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota KORPRI dan Dharma Wanita Persatuan. Ia mengapresiasi dedikasi ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta peran penting DWP dalam mendukung tugas-tugas pemerintahan dan kesejahteraan keluarga ASN.

    Supian Suri menegaskan bahwa momentum HUT KORPRI ke-54 menjadi pengingat agar ASN terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan semangat melayani. Sementara HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan diharapkan semakin memperkuat kontribusi kaum perempuan dalam pembangunan daerah.

    Kehadiran Wakapolres sebagai Bentuk Sinergitas

    Kehadiran Wakapolres Metro Depok dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas Polri bersama pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kota Depok. Polres Metro Depok terus berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas agar pelayanan publik dan program pembangunan dapat berjalan optimal.

    Upacara berlangsung lancar, tertib, dan penuh khidmat, mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, ASN, Forkopimda, serta seluruh unsur masyarakat Kota Depok.

  • POLSEK TAJURHALANG BERHASIL MENGUNGKAP PEREDARAN OBAT-OBATAN DAFTAR G TANPA IZIN EDAR

    Depok– Unit Reskrim Polsek Tajurhalang berhasil mengungkap kasus peredaran obat-obatan daftar G tanpa izin edar dan mengamankan dua orang tersangka dalam operasi penindakan yang dilakukan pada Jumat, 28 November 2025 sekitar pukul 16.00 WIB.

    Pengungkapan ini berawal saat anggota Reskrim Polsek Tajurhalang melaksanakan observasi wilayah dan menerima informasi dari seorang warga yang tidak ingin disebutkan identitasnya. Informasi tersebut menyebutkan adanya aktivitas dugaan peredaran obat-obatan keras tanpa izin di wilayah Kampung Sasakpanjang, Desa Sasakpanjang, Kecamatan Tajurhalang.

    Menindaklanjuti informasi itu, petugas melakukan penyelidikan dan pemantauan di samping Sekolah KKGJ Kampung Sasakpanjang. Saat situasi diyakini tepat, polisi menangkap tersangka MA.
    Dari hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa:
    • 115 butir Tramadol
    • 25 butir Trihexyphenidyl
    • 16 butir Alprazolam
    • 5 butir Prohiper
    • 65 butir Dextro
    • 6 butir Ricklona
    • Uang tunai Rp430.000 hasil penjualan
    • Obat-obatan tersebut ditemukan di dalam tas selempang warna biru milik tersangka.

    Berdasarkan keterangan MA, petugas kemudian bergerak menuju Warung Pojok Ceringin, Bojonggede, tempat tersangka mengambil obat-obatan tersebut. Di lokasi itu polisi berhasil menangkap SD, yang juga diduga sebagai pemasok obat keras tersebut.
    Hasil penggeledahan terhadap SD ditemukan barang bukti tambahan berupa:
    • 2 plastik berisi masing-masing 10 lembar (100 butir) Tramadol, dengan total 200 butir Tramadol.
    Kedua tersangka mengakui bahwa seluruh obat-obatan keras tersebut adalah milik mereka dan diperjualbelikan tanpa izin edar.

    Petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:
    • Tas selempang biru berisi:

    • 315 butir Tramadol
    • 6 butir Ricklona
    • 25 butir Trihexyphenidyl
    • 16 butir Alprazolam
    • 65 butir Dextro
    • 5 butir Prohiper
      • 1 unit HP Infinix Smart 5
      • 1 unit Honda Supra X warna hitam
      • Uang tunai Rp430.000

    Kedua tersangka kini ditahan di Polsek Tajurhalang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Mereka akan dijerat dengan Tindak Pidana Mengedarkan Sediaan Farmasi Tanpa Izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 435 dan/atau 436 Undang-Undang RI No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.
    Dengan pengungkapan ini, Polsek Tajurhalang menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran obat-obatan berbahaya yang dapat merusak generasi muda serta mengganggu ketertiban masyarakat.

  • Ditreskrimum Polda Metro Jaya Bentuk Posko Sipadu untuk Percepat Penanganan Dumas dalam penanganan Perkara Pidana

    Jakarta – Ditreskrimum Polda Metro Jaya meluncurkan inovasi baru bernama Posko Sipadu (Sistem Pengawasan Dumas Terpadu) untuk mempercepat penanganan pengaduan masyarakat (Dumas) terkait penanganan perkara pidana umum. Program ini merupakan bagian dari Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIX Tahun 2025 yang digagas oleh AKBP Armayni, S.H., M.H., selaku Penyidik Madya Ditreskrimum.

    Posko Sipadu hadir sebagai pusat pengawasan dan koordinasi yang mengintegrasikan proses percepatan penanganan perkara dengan standar pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berintegritas. Melalui posko ini, Ditreskrimum berupaya memastikan setiap laporan pengaduan masyarakat dapat dipantau secara lebih sistematis dan mendapatkan tindak lanjut yang jelas.

    Sebagai bagian dari strategi marketing proyek perubahan, Ditreskrimum mengedepankan strategi deseminasi komunikasi, yakni penyebarluasan informasi secara terencana melalui berbagai saluran resmi. Sosialisasi dilakukan lewat surat elektronik, platform internal kepolisian, hingga media online, dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman seluruh anggota mengenai inovasi Posko Sipadu.

    Dalam rangka memperkuat dasar hukum implementasi posko, Ditreskrimum juga menerbitkan sejumlah produk strategis, antara lain MoU, SOP, Surat Telegram, serta Surat Perintah Kapolda Metro Jaya. Dokumen-dokumen tersebut menjadi pedoman operasional bagi seluruh jajaran penyidik dalam melaksanakan percepatan penanganan Dumas.

    Pelaksanaan awal Posko Sipadu dipusatkan di Bagwassidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan akan diperluas ke seluruh Polres jajaran Polda Metro Jaya. Proses deseminasi turut didukung biaya operasional yang digunakan untuk kegiatan sosialisasi, pelatihan, pembuatan materi publikasi, serta pendampingan teknis selama masa implementasi.

    Sasaran utama penerapan posko ini meliputi para Kasubdit, Kanit, dan Penyidik Ditreskrimum, penyidik Polres jajaran, hingga masyarakat sebagai pihak yang langsung merasakan manfaat layanan. Ditreskrimum berharap, melalui Posko Sipadu, proses penanganan pengaduan masyarakat dapat berlangsung lebih cepat, terukur, dan mudah dipantau.

    Inovasi ini sekaligus menjadi komitmen Ditreskrimum Polda Metro Jaya dalam meningkatkan kualitas layanan penegakan hukum serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

  • Wakapolres Metro Depok Gelar Ngopi Kamtibmas di Wilayah Polsek Cinere, Warga Sambut Hangat

    Depok, 29 November 2025 — Polres Metro Depok kembali melaksanakan program Ngopi Kamtibmas sebagai sarana mempererat komunikasi antara pihak kepolisian dan masyarakat. Kegiatan kali ini dilaksanakan di Pos Kamling RT 007/07 Kelurahan Pangkalan Jati, Kecamatan Cinere, Kota Depok, dan mendapat sambutan antusias dari warga setempat.

    Acara berlangsung pada pukul 20.00–22.00 WIB dengan dipimpin langsung oleh AKBP Akmal, S.H., S.I.K., M.H. selaku Wakapolres Metro Depok. Turut hadir jajaran pejabat wilayah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta lebih dari 100 warga sekitar.

    Penguatan Komunikasi Polisi–Masyarakat

    Dalam sambutannya, Wakapolres menjelaskan bahwa kegiatan Ngopi Kamtibmas merupakan program dari Kapolda Metro Jaya untuk memperkuat hubungan langsung antara Polri dan masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat warga serta menegaskan bahwa situasi kamtibmas di Kota Depok secara umum masih kondusif.

    Namun demikian, Wakapolres menyoroti masih adanya kasus curanmor di beberapa wilayah, serta maraknya anak di bawah umur yang terlibat kejahatan melalui media sosial akibat minimnya pengawasan orang tua.

    “Polri melaksanakan tugas secara berjenjang, mulai dari preemtif, preventif hingga represif. Pendekatan kepada masyarakat tetap menjadi kunci utama,” tegasnya.

    Program Jaga Jakarta Plus Plus

    Wakapolres turut memaparkan Program Jaga Jakarta Plus Plus yang meliputi:

    • Jaga Lingkungan
    • Jaga Warga
    • Jaga Aturan
    • Jaga Amanah

    Program ini diharapkan menjadi gerakan bersama guna menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

    Sesi Diskusi & Tanya Jawab

    Dalam sesi tanya jawab, salah satu warga, Bapak H. Umar, menanyakan fenomena anak-anak yang mudah terpengaruh tren berbahaya di media sosial. Wakapolres menegaskan bahwa hal tersebut dipicu oleh:

    • Lemahnya pengawasan orang tua, serta
    • Pengaruh lingkungan dan teman sebaya.

    Penyerahan Cinderamata & Penutup

    Sebagai bentuk apresiasi, Polres Metro Depok menyerahkan cinderamata kepada Ketua RT 07 Kelurahan Pangkalan Jati. Acara ditutup dengan ramah tamah dan komunikasi langsung antara polisi serta warga.

    Kegiatan Berjalan Lancar

    Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, kondusif, dan penuh keakraban. Melalui program ini, diharapkan terjalin sinergi kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.


    Polres Metro Depok – Melindungi, Mengayomi, dan Melayani Masyarakat.

  • Brimob Polda Metro Jaya Hadirkan Kepedulian untuk Warga Kp. Gasong

    Jakarta, 28 November 2025 — Brimob Polda Metro Jaya kembali melaksanakan kegiatan bakti sosial sebagai wujud pengabdian dan kepedulian kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Jumat Peduli yang secara rutin digelar sebagai komitmen Brimob dalam mendukung kesejahteraan warga.

    Kali ini, kegiatan berlangsung di Kp. Gasong, Jl. Hj. Sarmo RT 09/RW 10, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan. Lokasi tersebut menjadi sasaran program mengingat tingginya kebutuhan masyarakat setempat akan dukungan sosial.

    Dipimpin oleh Kabagops Satbrimob Polda Metro Jaya, kegiatan yang berlangsung pada Jumat sore ini menyalurkan bantuan kepada 121 kepala keluarga. Bantuan tersebut mencakup beras @5 Kg sebagai bagian dari rangkaian Jumat Peduli untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

    Proses distribusi berjalan tertib dan terkoordinasi berkat sinergi antara Brimob, perangkat kelurahan, pengurus RT/RW, serta tokoh masyarakat. Kolaborasi ini memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan diterima dengan baik oleh warga.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan sosial merupakan komitmen berkelanjutan Brimob. “Brimob tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga memastikan nilai kemanusiaan tetap menjadi bagian dari pengabdian kami,” ujarnya.

    Brimob Polda Metro Jaya berupaya menjaga kesinambungan program Jumat Peduli maupun kegiatan sosial lainnya di berbagai wilayah. Melalui langkah seperti ini, Brimob berharap hubungan Polri dan masyarakat semakin kuat dan mampu menumbuhkan semangat saling mendukung dalam kehidupan sehari-hari.

  • Polri Kirim Paket Obat dan Tim Kesehatan Khusus ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Pondok Cabe, 29 November 2025 — Upaya bantuan untuk wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara kembali diperkuat dengan dukungan medis dari Polri. Melalui Sespusdokkes Polri, bantuan berupa obat-obatan, bahan habis pakai, serta peralatan kesehatan diberangkatkan dari Mako Polisi Udara Pondok Cabe.

    Sespusdokkes Polri, Brigjen Pol. Dr. dr. Farid Amansyah, Sp.PD., menjelaskan bahwa pengiriman bantuan medis tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan.
    “Berdasarkan asesmen lapangan dari Biddokkes Polda Aceh, Sumut, dan Sumbar, Biddokkes Polri mengirimkan bantuan berupa obat-obatan, bahan habis pakai, serta peralatan kesehatan,” ujarnya.

    Farid menyebutkan bahwa setiap polda terdampak menerima bantuan dengan jumlah yang sama.
    “Hari ini dikirimkan 59 paket obat-obatan per polda, yang kami kemas dalam 9 koli,” jelasnya.

    Tak hanya pengiriman logistik kesehatan, Polri juga menurunkan tim khusus untuk memperkuat layanan medis di lokasi bencana.
    “Biddokkes Polri telah menyiapkan Tim DVI, Tim Kesehatan Lapangan, serta tenaga pendukung lainnya untuk membantu identifikasi korban dan layanan kesehatan di lokasi bencana,” tambah Farid.

    Dengan pengiriman dukungan medis ini, Polri berharap pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak dapat berjalan optimal, terutama di wilayah yang aksesnya masih terbatas akibat bencana.

  • Polri Kirim Ribuan Paket Kebutuhan dan Peralatan SAR ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Pondok Cabe, 29 November 2025 — Polri memberangkatkan dua pesawat CN dan Fokker dari Mako Polisi Udara Pondok Cabe, membawa berbagai jenis bantuan logistik dan peralatan penyelamatan untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa pengiriman logistik ini merupakan tindak lanjut instruksi negara untuk merespons cepat situasi darurat.
    “Atas perintah Bapak Presiden kepada Bapak Kapolri, Polri diminta segera melakukan tindakan nyata dalam rangka mitigasi bencana. Instruksi ini langsung ditindaklanjuti hari ini,” ujarnya.

    Bantuan yang diberangkatkan hari ini mencakup kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu.
    “Untuk masing-masing daerah, Polri menyiapkan paket kebutuhan anak dan ibu sebanyak 1.500 pcs, termasuk pakaian, tas sekolah, obat-obatan, makanan siap saji, kasur lipat, selimut, pelampung, serta air mineral,” jelas Trunoyudo.

    Selain kebutuhan dasar, Polri juga mengirimkan peralatan pertolongan dan pendukung operasi SAR dalam jumlah besar.
    Untuk Polda Aceh, bantuan terdiri dari 20 unit perahu karet, 220 pelampung, 10 tenda peleton, 2 tenda dokas, 200 fieldbed, 2.000 MTP, hingga portable solar generator dan Techno WiFi.
    Sementara Polda Sumut menerima 10 perahu karet, 60 pelampung, 500 jas hujan, 7 tenda peleton, 300 fieldbed, 3.000 MTP, 1.000 pack masker, 3 genset, serta 500 nasi cepat saji dan 4 unit wontek.
    Untuk Polda Sumbar, peralatan yang dikirim mencakup 3 perahu karet, 18 pelampung, 5 senso, 10 tenda peleton, 300 fieldbed, 2.000 MTP, 200 skop runcing, hingga 100 ponco coklat.

    Trunoyudo menegaskan bahwa kelengkapan logistik tersebut disesuaikan dengan kebutuhan lapangan yang berkembang.
    “Semua unsur kami kerahkan—dari Polisi Udara, Polair, Tim Rescue Baharkam, K9, Brimob, Logistik, hingga Forensik DVI dan Kedokteran Polri—untuk memastikan bantuan yang dikirim benar-benar tepat guna,” katanya.

    Untuk mendukung pendistribusian ke lokasi yang sulit dijangkau, Polri juga menggerakkan kapal-kapal Polair seperti Jalak 5002, Kutilang 5005, Pingwin 5011, serta kapal bantuan dari Polda Riau, dan helikopter dari berbagai polda di Indonesia.

    Sebagai tambahan dukungan kebutuhan harian warga, Polri telah mengoperasikan 28 dapur lapangan yang tersebar di 22 polda, siap melayani penyediaan makanan bagi masyarakat terdampak.

  • Polri Kerahkan Pesawat CN dan Fokker untuk Distribusi Logistik ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

    Pondok Cabe, 29 November 2025 — Polri kembali mempercepat distribusi bantuan logistik menuju wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dua pesawat jenis CN dan Fokker diberangkatkan dari Mako Polisi Udara Pondok Cabe sebagai bagian dari operasi besar mitigasi bencana nasional.

    Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan duka cita mendalam atas korban bencana.
    “Polri mengucapkan turut berbelasungkawa kepada saudara-saudara kita yang mengalami musibah. Mari kita doakan para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan, dan keluarga diberikan ketabahan,” ujarnya.

    Menurut Trunoyudo, langkah cepat Polri merupakan instruksi langsung pemerintah.
    “Atas perintah Bapak Presiden kepada Bapak Kapolri, Polri diminta segera melakukan tindakan nyata dalam rangka mitigasi bencana. Instruksi ini langsung ditindaklanjuti hari ini,” tegasnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa lebih dari 87 ribu personel telah disiagakan secara nasional, sementara kekuatan lapangan di tiga daerah terdampak sudah bergerak.
    “Polda Aceh telah menurunkan 4.550 personel, Polda Sumut 1.754 personel, dan Polda Sumbar 2.743 personel,” ungkapnya.

    Bantuan logistik untuk ketiga daerah tersebut mencakup ribuan paket kebutuhan anak dan ibu, obat-obatan, kasur lipat, makanan cepat saji, selimut, dan air mineral. Sementara peralatan SAR meliputi puluhan perahu karet, ratusan pelampung, tenda peleton, tenda dokas, genset, hingga portable solar generator.

    “Semua unsur dilibatkan: Polisi Udara, Polair, Tim Rescue Baharkam, K9, Brimob, Logistik, Forensik DVI, Kedokteran Polri, dan unsur lainnya,” tambah Trunoyudo.

    Selain itu, Polri juga mengerahkan kapal-kapal Polair seperti Jalak 5002, Kutilang 5005, dan Pingwin 5011, serta memperkuat operasi dengan helikopter dari berbagai polda.
    Untuk mendukung kebutuhan pangan, 28 dapur lapangan di 22 polda telah dioperasikan.

  • Polri Dorong Bantuan Logistik ke Aceh, Sumut, dan Sumbar dari Pondok Cabe

    Pondok Cabe, 29 November 2025 — Polri mengerahkan kekuatan logistik dan udara untuk mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya pendorongan bantuan ini dipusatkan di Mako Polisi Udara Pondok Cabe sebagai titik awal distribusi udara menuju wilayah-wilayah yang masih sulit dijangkau.

    Waastamaops Kapolri, Irjen Pol Laksana, S.I.K., dalam doorstop kepada media menyampaikan bahwa Polri bergerak cepat untuk memastikan masyarakat terdampak segera mendapatkan bantuan.

    “Pagi hari ini kita bersama-sama berada di Pondok Cabe, Pol Udara, untuk melaksanakan pendorongan bantuan kepada masyarakat yang ada di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Irjen Laksana.

    Ia menekankan bahwa percepatan pengiriman dilakukan agar masyarakat dapat bertahan dalam kondisi darurat. “Pendorongan logistik ini kita upayakan secepatnya agar dapat membantu masyarakat, sehingga mereka dapat bertahan dalam keadaan yang darurat,” tegasnya.

    Irjen Laksana menjelaskan bahwa fasilitas udara telah disiapkan secara maksimal. “Fasilitas udara sudah siap, rekan-rekan bisa lihat sendiri. Dari Mabes Polri kita mendorong bantuan dari Pondok Cabe, sedangkan dari masing-masing polda akan didorong menggunakan kapal terdekat atau helikopter yang ada di polda sekitar,” bebernya.

    Ia juga menyampaikan bahwa Kapolri telah menginstruksikan jajaran untuk segera menangani berbagai kebutuhan di daerah terdampak.
    “Bapak Kapolri memerintahkan agar segera membantu menyelesaikan masalah-masalah di daerah terdampak, baik kekurangan bahan makanan, peralatan seperti genset, alat komunikasi, alat-alat SAR seperti perahu karet, pelampung, maupun peralatan medis,” jelasnya.

    Pengiriman bantuan dilakukan hari ini dengan mempertimbangkan kondisi cuaca yang tidak menentu.
    “Pagi ini kita akan segera mengirimkan seluruh bantuan tersebut, mengingat cuaca beberapa hari terakhir tidak mendukung. Karena itu, barang-barang harus segera diberangkatkan supaya masyarakat di Aceh, Sumbar, dan Sumut dapat segera merasakan bantuan dari Polri,” ungkapnya.

    Selain kebutuhan masyarakat, bantuan tersebut juga ditujukan untuk memperkuat operasional aparat kepolisian di lapangan. “Aparat kepolisian di sana juga membutuhkan peralatan tambahan, dan semoga bantuan ini membantu operasional mereka,” tambah Irjen Laksana.

    Terkait mekanisme distribusi, ia menyampaikan bahwa pengiriman dilakukan dalam beberapa tahap.
    “Ya, pengiriman dilakukan bertahap: tahap pertama, kedua, dan ketiga. Tahap pertama adalah bantuan dari polda-polda tetangga yang tidak terdampak. Tahap berikutnya dari Mabes Polri,” jelasnya.

    Sejumlah kendala juga turut memengaruhi distribusi, mulai dari cuaca hingga akses menuju lokasi terdampak.
    “Kendala pasti ada: cuaca, jalan putus, serta lokasi pendaratan helikopter yang terbatas. Namun polda dan polres di daerah terdampak sudah menyiapkan titik-titik landing untuk mempercepat pendistribusian,” paparnya.

    Ia menambahkan bahwa Polri membuka ruang bagi masyarakat yang ingin ikut menyalurkan bantuan ke Posko Penerimaan Bantuan Kemanusian Ditsamapta Koorsabhara.
    “Polri terbuka bagi masyarakat yang ingin mengirim bantuan,” tutupnya.